"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

Rabu, 02 Juni 2021

Migrasi Digital - ASO Tahap I - Di Wilayah Perbatasan Malaysia / S'pore - 17 agustus 2021

Kabar dari kementrian Kominfo menyebutkan bahwa Analog Switch Off (ASO) atau penghentian siaran analog tahap satu akan di eksekusi paling lambat 17 Agustus 2021, sehingga proses persiapan peralihan sudah dimulai sejak sekarang. Jadi jangan sampai terkejut kalau siaran TV tabung di rumah anda yg berada di wilayah perbatasan dengan Malaysia dan Singapura, akan segera berkurang siarannya dan akan MATI total di 17 agustus 2021.






ASO ada lima tahap. Tahap Satu, daerah layanan yang dimatikan siaran analognya dan mulai migrasi penuh ke digital adalah sebagian kabupaten dan kota di provinsi berikut ini:


1️⃣ Aceh (Kab. Aceh Besar Kota Banda Aceh),

2️⃣ Kepulauan Riau (Kab. Bintan, Kab. Karimun, Kota Batam, Kota Tj. Pinang),

3️⃣ Banten (Kab. Serang , Kota Cilegon, Kota Serang),

4️⃣ Kalimantan Timur (Kab. Kutai Karta negara, Kota Samarinda, Kota Bontang),

5️⃣ Kalimantan Utara (Kab. Bulungan, Kota Tarakan, Kab. Nunukan).





Sekalipun siarannya digital, pesawat penerima televisi jadul anda (TV tabung dan TV Led generasi dibawah 2015)  tetap bisa digunakan kok. Cukup tambahkan Set Top Box (STB) Digital berteknologi DVB-T2. Harga STB sangat terjangkau serta mudah merangkaikannya dengan televisi anda. Caranya gimana? Bisa dibaca pada tulisan kami sebelumnya Klik Disini


Kenapa sih didahulukan di wilayah perbatasan Malaysia dan Singapura? 


Jawabannya karena ada kenyataan kalau TV analog di wilayah jiran tersebut sudah di - MATI - kan secara keseluruhan di 2020, sehingga frekuensi 700MHz yg dulunya merupakan channel UHF 50 keatas akan kosong, sehingga istilahnya ada "Digital Deviden" yg akan diberikan oleh dunia penyiaran televisi ke dunia telekomunikasi seluler. 


Frekuensi 700Mhz merupakan spektrum impian dari dunia seluler GSM karena sifat pitanya yg sangat tahan gangguan dan jangkauan yang cukup jauh dibandingan frekensi GSM di 900, 1800 dan 2100 Mhz. Sehingga Malaysia dan Singapura yg sudah seharusnya bersih dan bisa menggelar jaringan 5G di spektrum 700MHz tetap mendapatkan gangguan dari TV analog di perbatasan dengan Indonesia. 


Nah inilah menjadi alasan kenapa Indonesia yg paling telat melakukan migrasi TV digital, memprioritaskan wilayah yg berbatasan dengan Malaysia dan Singapura untuk  segera mengeksekusi Analog Switch Off Tahap I. Demi persahabatan antar negara jiran kah ? Atau takut terhadap sanksi dari badan regulator telekomunikasi internasional / ITU ?





Samsung Electronics berhasil mengudarakan solusi 700MHz canggihnya untuk peluncuran komersial 5G KDDI. Penggunaan spektrum 700MHz dalam penerapan ini akan meningkatkan jangkauan jaringan 5G KDDI, meningkatkan pengalaman seluler dalam dan luar ruangan, dan menyediakan konektivitas 5G yang andal kepada pengguna.


Jaringan 5G pita rendah ini merupakan tambahan signifikan untuk layanan 5G KDDI yang sudah ada, yang telah mendukung spektrum pita menengah dan mmWave, memperkenalkan gelombang layanan baru kepada lebih banyak pengguna. Dengan manfaat pita spektrum ganda ini, KDDI dapat menyediakan konektivitas yang andal, bersama dengan kecepatan tinggi dan jangkauan yang lebih luas. Untuk peluncurannya, KDDI memilih solusi 5G canggih Samsung, termasuk radio 700MHz dan unit baseband indoor dan outdoor generasi berikutnya.


“Kami bangga dapat memenuhi misi kami dalam menyediakan layanan 5G canggih kepada pelanggan kami, dengan memanfaatkan teknologi jaringan mutakhir,” kata Toshikazu Yokai, CEO dan Chief Mobile Technology Officer, KDDI. “Dengan dukungan penyedia terkemuka seperti Samsung, kami berharap dapat terus memperluas area layanan 5G kami dengan tujuan mencapai cakupan populasi 90 persen awal tahun depan. Kami berharap dapat menghadirkan pengalaman 5G yang lebih baik kepada lebih banyak pengguna."


“Samsung dengan senang hati berpartisipasi dalam peluncuran KDDI 5G 700MHz dan untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik bagi jutaan pelanggan di Jepang. Kami bangga berkontribusi pada ekspansi 5G Jepang, "kata Sohyong Chong, wakil presiden senior dan direktur R&D perangkat lunak, bisnis jaringan, Samsung Electronics, strategi 5G dan tujuan bisnisnya."


Samsung telah mempelopori keberhasilan pengiriman solusi 5G end-to-end, termasuk chipset, radio, dan core. Melalui penelitian dan pengembangan berkelanjutan, Samsung mendorong industri untuk memajukan jaringan 5G dengan portofolio produknya yang terdepan di pasar, dari RAN dan Core yang sepenuhnya tervirtualisasi hingga solusi jaringan pribadi dan alat otomatisasi bertenaga AI. Saat ini, perusahaan menawarkan konektivitas ke ratusan juta pengguna di seluruh dunia.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (8) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (13) android (12) antares (3) arduino (16) artikel (5) attiny (2) attiny2313 (18) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (41) display (3) esp8266 (3) euro2020 (11) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (23) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (15) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (7) lain-lain (8) lcd (2) led (13) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (56) mikrokontroller (10) mikrotik (5) ninmedia (2) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (66) pcb (2) praktek (2) project (33) proyek (1) python (1) radio (13) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) solar (1) solusi (1) tachometer (2) technology (1) teknologi (2) telepon (9) televisi (135) television (21) transistor (2) troubleshoot (3) tulisan (81) tutorial (80) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika