"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

  • IC Timer 555 yang Multifungsi

    IC timer 555 adalah sirkuit terpadu (chip) yang digunakan dalam berbagai pembangkit timer, pulsa dan aplikasi osilator. Komponen ini digunakan secara luas, berkat kemudahan dalam penggunaan, harga rendah dan stabilitas yang baik

  • Animasi LED Dengan IC 4017

    IC 4017 adalah IC 16-pin CMOS dekade counter dari seri IC CMOS 4000. Sangat berguna jika ingin membuat animasi lampu atau LED secara sederhana seperti led berjalan, tulisan berjalan , counter/timer dan masih banyak kegunaan lainnya

  • Bermain DOT Matrix - LOVEHURT

    Project Sederhana dengan Dot Matrix dan Attiny2313. Bisa menjadi hadiah buat teman atau pacarmu yang ulang tahun dengan tulisan dan animasi yang dapat dibuat sendiri.

  • JAM DIGITAL 6 DIGIT TANPA MICRO FULL CMOS

    Jika anda pencinta IC TTL datau CMOS maka project jam digital ini akan menunjukkan bahwa tidak ada salahnya balik kembali ke dasar elektronika digital , sebab semuanya BISA dibuat dengan teknologi jadul

  • BIKIN PCB SEDERHANA TAPI GA MURAHAN

    Bikin PCB itu ga susah kok..dengan software EAGLE CAD dan teknik sterika kamu dapat membuat PCB untuk berbagai project elektronika mu ...

Tampilkan postingan dengan label tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Maret 2021

Kewajiban Pelaporan Pajak Untuk Pekerja Bebas Seperti Tukang Parabola - Bagaimana Caranya ?

 



Pelaporan pajak merupakan salah satu bentuk kepatuhan warganegara dalam memenuhi kewajibannya sebagai WNI. Sebagaimana pada umumnya setiap orang di negara Indonesia yang bekerja dan memiliki cukup rasa ikut mensukseskan pembangunan, maka membayar pajak adalah salah satu bentuk ikut bela negara, tidak harus berperang lhooo...

Namun tukang parabola seperti saya ini mau makan saja susah, apalagi membayar pajak? Kejam ya negeri ini..masyarakat kecil kena pandemi disuruh bayar pajak....Eiiitt jangan salah paham, kita tidak akan dikenakan pajak kok, hanya diminta jujur dalam melaporkan hasil dari pekerjaan kita, dan nantinya akan dikenakan pajak FINAL sesuai penilaian orang pajak, dan umumnya akan GRATIS apabila bernilai dibawah 60 juta rupiah. Itupun ada kemudahan  dalam masa pandemi ini dimana pemerintah menghilangkan kewajiban pajak para pekerja bebas sampai nilai 200 juta rupiah. 

Bagaimana cerita nya itu kok bisa ada babak final seperti nonton bola segala ? Ikuti cerita saya yaa...


Saya memiliki NPWP sejak bekerja di kantoran puluhan tahun yang lalu, dimana sebagai karyawan tidak perlu pusing mengurus perpajakan karena akan diurus bagian administrasi. SPT atau Surat Pelaporan Pajak Tahunan saat itu hanya menuliskan pada kertas, jumlah harta dan ikuti saja sesuai arahan dari kantor. Semenjak internet mulai umum digunakan maka kini pelaporan tidak menggunakan kertas lagi, namun menggunakan website https://djponline.pajak.go.id/account/login sebagai alamat yg dituju. Tentunya harus mengurus terlebih dahulu aktivasinya dikantor pajak terdekat (EFIN).




Saat saya mengalami pemutusan hubungan kerja, bergabunglah beberapa teman ex sekantor mendirikan sebuah perusahaan kontraktor. Sampai 5 tahun masih beruntung mendapatkan pekerjaan diberbagai instansi, sehingga pelaporan pajaknya ikut ke PT yang saya dan kawan-kawan dirikan, gak jauh beda seperti pelaporan SPT PPH 21 saat kerja ikut orang korea dulu itu. Namun sebelum pandemi kami memutuskan untuk men-nonaktifkan perpajakan sesuai arahan petugas pajak, karena proyek kami terlalu kecil untuk dikatakan LABA dan malahan bisa dicurigai penggelapan penghasilan. Jadi saat itu memang banyak pekerjaan yang dibawah tangan, proyek tanpa pajak jelas yang kemudian hasilnya dibagi secara langsung ke karyawan lepas harian.


Jadi saat pelaporan pajak 2020 saya masih melapor SPT PPH 21 seperti biasa, namun kebingungan melanda saat tahun 2021 karena status perpajakan saya menjadi pekerja bebas, seperti yang tampak pada profil saya di halaman dashbord :


Yang dikenakan ke saya adalah pph 25/29 yang bersifat FINAL, artinya pajak dikenakan sesuai pengakuan saya ke orang pajak (tentunya dicek juga keuangan saya di bank). Apakah saya tutup atau nonaktifkan saja ya seperti NPWP perusahaan saya yg terdahulu? Hmmm..akhirnya saya mencari kebeberapa sumber di internet - youtube - blog dan lain sebagainya sehingga saya Pede untuk mengisikan SPT saya seperti langkah berikut ini :


1. Unduh E-form dan IBM Viewer pada halaman LAPOR



Jangan lupa untuk meng Instal IBM FORM Viewer nya ya, karena file nya hanya bisa jalan menggunakan software tersebut. PIN akan dikirmkan ke email yang terdaftar, berguna saat melakukan verifikasi submit laporan SPT di akhir bagian pengisian.


2. Isikan daftar Kekayaan, Hutang, dan Daftar Susunan Keluarga



Saat dulu mendirikan perusahaan dan buta mengenai perpajakan, saya mengikuti kursus perpajakan di suatu lembaga dan sempat diberikan penjelasan bahwa pelaporan HARTA pada SPT sebaiknya jujur bahkan melebih-lebihkan pun tidak apa-apa. Tujuannya untuk memberikan kesan anda orang mampu sehingga saat ada audit tidak perlu mengarang cerita ke petugas pajak , harta ini kok tidak pernah dilaporkan di SPT ?  

Kenapa begitu? Karena menurut konsultan tadi, akan lebih mudah mengaku ke auditor pajak bahwa anda telah menjual barang yang tercatat pada SPT beberapa bulan yang lalu, ketimbang membuktikan asal uang pembelian Mobil BMW yang tidak tercatat pada SPT. 

Ini juga menurut konsultan pajak tersebut, akan menguntungkan kita apabila ternyata ada dana besar  sempat masuk ke rekening, dan terendus oleh perpajakan. Ini akan cukup memudahkan crosscheck orang pajak ketika di SPT terakhir tercatat anda memiliki rumah seluas 2 hektar. 



3. Mengisi Pencatatan Bruto Pada Lampiran III






Kita akan mengisikan "pencatatan" penghasilan bulanan dalam tahun yang akan dilaporkan melalui PP46/23. Ini akan memudahkan pembukuan manual yang kita buat sendiri, tanpa harus diaudit oleh akuntan publik. Sehingga jangan lupa centang kotak pada lampiran III no 16, sehingga tombol biru paling atas pp46/23 muncul dan bisa diklik.



Isikan penghasilan bulanan dari januari - desember dan juga langan lupa NPWP kita sendiri di kolom NPWP. Kita juga perlu membuat file excel dari penghasilan bulanan seperti contoh berikut ini :




Nilai 0.5% merupakan pajak Final untuk UMKM yang memudahkan untuk pemotongan. Nilai peredaran bruto ini seyogyanya harus diisi dengan jujur karena Dirjen Pajak kini berhak membuka pembukuan pada rekening bank kita. Jadi jangan main-main ya...



Jangan lupa untuk menyimpan file excel ke dalam format pdf yang akan diperlukan sebagai attachment di bagian pengiriman / submit.


5. Isikan potongan pajak sesuai status perkawinan dan jumlah anak


Setelah pengisian laporan peredaran bruto, 2 buah lampiran kita akan skip, kalau mau dilengkapi ya terserah anda,karena bagi saya itu merupakan bagian bagi mereka yang menggunakan pembukuan yang diaudit akuntan. Lanjut saja sampai bagian utama dan kita akan mengisi bagian potongan PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK. TK= Tidak kawin, K= Kawin, KII = Bojo loro ...Isian dibawahnya berupa dropdwon menu jumlah anak. Nilainya jika anda baru kawin dan belum punya anak adalah 58.500.000 . Nilai ini akan mengurangi kewajiban pajak Final yang 0.5 % dari penghasilan bruto di tahun pajak yang dilaporkan. Sehingga TIPS & TRICK nya adalah usahakan Bruto peredaran uang di usaha kita jika dikalikan 0.5% tidak melebihi PTPK yang saya maksud tadi.



Jangan lupa scroll kebawah dan isikan tanggal pelaporan pajak anda karena ini sering kelupaan.


6. Lampirkan peredaran Bruto dan Submit 




dibagian akhir ini lampirkan bukti peredaran uang Bruto yang telah kita buat sebelumnya, dan jangan lupa memasukkan kode VERIFIKASI yang telah di email. Jika sukses, maka akan mendapatkan email bukti lapor pajak sebagai berikut:





Dimasa pandemi ini banyak kemudahan perpajakan yang diberikan oleh pemerintah dan kita sebagai wajib pajak yang baik dapat memanfaatkannya. Jadi semoga anda dapat tercerahkan dan segera melaporkan SPT TAHUNAN anda sebagai Waga Negara Indonesia yang baik.

Share:

Selasa, 09 Februari 2021

I Wish The World Would Restart in 2019 - Then it Happens ! Do i have Psychic Power ?


In a broken and limited english of mine, i will try to write on how i become a 'psychic' by predicting there will be a restart of all earth last year. Or maybe not ? Maybe i was only being overwhelmed by the fear of falling into a deep crisis, doubt and anxiety , triggered by Indonesian business style and the bureaucracy with it's toxic hanky panky corruption. But it is a common secret among business in this archipelago, even my closest friend whom i knew since teenager ,which he was a honest student, has now become a grown man as greedy as others.




I hate it so much to see someone cheating on exams day, the root of it can be seen when i was in 3rd grade, when my math exams got 98 out of 100 marks, while my friend who then became 1st rank on that semester, got perfect 100. He cheat on me by saying " hey this math exam is difficult, will you share me the answer of question number 10 ?" And as i felt all the math exams was not that hard then i gave him the answer, and as i remember it was a disappointment for me. I turned into the enemy of the class by becoming an asshole that will raise hand and speak loudly " Miss Teacher ! Someone is cheating !"



As an electronics designer i love to make things working in perfectly order by simply writing the best code i could. Reset it when it is going to be hang and re-write the code. The nature of it imprint on my deepest consciousness as i always has a tendency to see the reset button in everything. Moreover when i was so incepted by Nolan's movie Inception, I wish i could awake form dreaming by throwing my self into a river. No that is suicidal and i am not that brave to do such thing but somehow it was creating a self believe that there is a shortcut exit button like CTRL+ALT+DEL. And the truth was in 2019 i had a strange wish that the world ( or my world) should restart and re-write the code.


And what a surprise ! it all come true in 2020 ? Did i just became a psychic ? I can predict things now and the world has pushed it own button. Or it just because there are so many others just wishing as i did last year ? Who knows and so do i in 2020 stranded in uncertainty of the world's covid 19 pandemic. But one thing for sure that now i can start re-write the code of my life! Yeeeeeaaaaahhh !


And one thing for sure that in the time of crisis the best way to react is doing no resistance, acceptance and defenselessness. All of it called as "The Law of Least Effort" . Wish me luck friends !


Share:

Senin, 01 Februari 2021

Salah Paham Penerapan Pajak Untuk Jual Beli Pulsa Seluler - Pulsa Harganya Tetap Mas Bro !

 


Dunia telekomunikasi seluler di Indonesia dimulai dari jaman handphone segede batu bata - AMPS, kini tidak terasa sudah  memasuki usia 30an, dan ini usia yg cukup dewasa menjadi pendukung perekonomian negara tercinta ini. Semenjak Telkom dengan elegan nya merelakan monopolinya di dunia telekomunikasi, maka berbagai pihak berlomba-lomba menyedot madu dunia telco dan boomingnya terasa sekali saat tahun 2000an dimana jaringan GSM & CDMA dengan andalan layanan SMS nya menjadi pundi-pundi uang (dengan jumlah digit fantastis per hari nya) para pebisnis telekomunikasi nirkabel. Ini dilanjut dengan era internet - medsos dan gaming pada tahun-tahun ketika smartphone hadir. Penulis sempat juga 10 tahunan berkecimpung di dunia telco sampai pada suatu titik nilai ekonomisnya terlalu receh dan padat karya, sementara yang dilupakan  adalah alih teknologi yang sekedar menjadi wacana, namun tetap saja ilmu dan otaknya dipegang luar negeri.

Akan tetapi yang tetap klasik semenjak dulu itu adalah ada bagian episode pengisian "PULSA" prabayar yang menjadi cara pembayaran hampir 95% pengguna jaringan seluler. 


Dan sadarkah anda kalau bisnis pengisian pulsa itu cenderung berbentuk PIRAMIDA ? Coba perhatikan gambar dibawah paling atas dari tulisan ini. Ada kecenderungan terlalu panjangnya rantai perjalanan pembayaran "pulsa" dari pengguna layanan ke pusat seluler.  Terlalu banyak orang yang ingin memanfaatkan selisih harga antar level piramidanya yang kalau tingkat eceran dipikir sangat kecil, 100 - 1000 perak per sekali beli pulsa, namun jika dilakukan dalam jumlah banyak perhari maka akan menyentuh angka yang fantastis.


Hal inilah yang kini oleh Ibu Menteri Keungan, Sri Mulyani dan jajarannya ingin tertibkan, dan terdorong oleh kebutuhan negara untuk menjadikan berbagai kegiatan "Value Added" atau kegiatan "Penambahan Nilai " dari barang apapun menjadi lebih berharga dan bisa dijual, harus terjaring kedalam sistem perpajakan. Yang dimaksud kegiatan value added misalnya itu seorang penjual Gorengan yang merubah singkong menjadi singkong keju dimana singkong yang sepotongnya dibeli dari pasar seharga 100 rupiah dan karena ditambahkan usaha pengukusan dan penggorengan (plus bumbu nya) menjadi bernilai 10x lipat Rp. 1000. Tentunya tidak sesederhana itu karena ada aturan perpajakan pengusaha kena pajak (PKP) seperti penjelasan di berbagai media masa.



Berdasarkan per undang-undangan yang berlaku, Pengusaha Kena Pajak adalah seorang pengusaha / bisnis / perusahaan yang memenuhi kriteria berikut:

  1. Memiliki pendapatan bruto (omzet) dalam 1 tahun buku mencapai Rp 4,8 miliar. Tidak termasuk pengusaha / bisnis / perusahaan dengan pendapatan bruto kurang dari Rp 4,8 miliar, kecuali pengusaha tersebut memilih dikukuhkan jadi Pengusaha Kena Pajak.
  2. Melewati proses survey yang dilakukan KPP atau KP2KP tempat pendaftaran
  3. Melengkapi dokumen dan syarat pengajuan PKP atau pengukuhan PKP.


Atau kalau mau gambar yang lebih jelasnya seperti ini :




Nah..jelas bukan? Kalau dipikir pengusaha server pulsa kelas atas seperti agen PPOB pasti ada syaratnya ber badan usaha saat mendirikan usahanya,  sehingga perpajakannya sudah terang benderang disana. Yang terlihat gelap adalah para MASTER DEALER yang pada piramida penjualan pulsa biasanya bergerak secara sembunyi-sembunyi namun memutar uang yang sangat BESAR ! Inilah oleh pihak kemenkeu yang akan dijadikan objek penerimaan pajak baru. Yang dikenakan adalah PPH 22 sebesar 0.5 % dari nilai selisih penjualan pulsa, dari mereka pemain pulsa yang berada di tingkat piramida ke 2 kebawah. Aturannya sedikit ribet memang untuk PPH 22, saya pun kadang hanya meng-iyakan saja jika dipotong jasa pekerjaannya oleh pemberi kerja, karena PPH 22 tidak bersifat final jadi pasrah aja menurut si pemungut PPH.




Bagaimana dengan kios pulsa sekelas toko klontong di kampung ? Ya harus tertib dong, kalau tokonya beromset 4.8 milyar setahun otomatis pasti berada dalam radar orang-orang perpajakan di KPP terdekat. Sebenarnya ini banyak manfaatnya lhoo jika usaha anda ber PKP, karena saat konsidi pandemi gini maka ketika ada bantuan usaha dari pemerintah, maka legalitas sangat diperlukan. Sedangkan jika usaha kios rumahan umumnya AMAN dari segala pajak yang dikeluarkan dirjen pajak. 




Pengguna bisnis telco di bagian akhir yaitu masyarakat tak perlu khawatir, karena sebenarnya setiap pembelian pulsa sudah dipotong pajak PPN nya dari tingkat operator seluler (piramida paling atas) sehingga harga tidak mungkin dinaikkan. Yang menjadi heboh belakangan ini adalah ulah beberapa orang, oknum pemain pulsa,  yang ingin memanfaatkan momen demi meningkatkan harga jual pulsa dimasyarakat. Ya kita harusnya pemain kios pulsa dapat berpikir jernih setelah membaca tulisan saya ini.


SEMOGA BERMANFAAT

Share:

Senin, 18 Januari 2021

Migrasi Televisi Digital Teresterial di Yogyakarta dan Sekitarnya - Ada RCTI dan MNC Group

 


RCTI yang bernaung di group media terbesar di Indonesia - MNC group - mulai serius melakukan migrasi siaran televisi teresterial, dari UHF Analog menjadi berformat DIGITAL DVB T2, ini terbukti setelah melakukan penyalaan kembali MUX digitalnya di jakarta, maka kota-kota lainnya menyusul seperti yang kita bahas sekarang adalah di wilayah Yogyakarta. Jangkauan pemancar digitalnya meliputi kota-kota sekitarnya yaitu Bantul, Magelang, Solo dan Surakarta.




Frekuensi yang digunakan adalah 634 Mhz atau channel UHF 41 dan terdapat 4 buah channel milik MNCgroup yaitu RCTI - MNC TV - GTV - INews TV. Jadi anda yang berada di yogyakarta dan sekitarnya kini dapat melihat siaran sinetron IKATAN CINTA lebih jernih. Total ada 30 saluran di Yogyakarta yaitu :


  • 25 UHF  (506 Mhz) : EMTEK Group - SCTV - Indosiar - Ochannel
  • 27 UHF (522 Mhz) : Media Group  - Metro TV (HD) - BN TV (HD)- Magna Channel (HD) - JiTV
  • 29 UHF (538 Mhz) : Mux TVRI - TVRI Nasional -TVRI Jogja -TVRI Jateng - TVRI 3 Budaya - TVRI 4 Sport - Nusantara TV - Inspira TV - TV MU - Tegar TV - TA TV - TA TV Jogja -  ADi TV 
  • 41 UHF (634 Mhz) : MNC Group - RCTI - MNC TV - GTV - Inews TV
  • 47 UHF (682 Mhz) : TransMedia - Trans TV (HD) - Trans7 (HD) - CNN Indonesia (HD) - CNBC Indonesia (HD) - Kompas TV


Bagaimana kualitas siaran RCTI di jogja ? Seperti ini kira-kira :




Lumayan cukup bening seperti halnya jika menggunakan parabola besar maupun mini, yang sejak 2019 hanya bisa disaksikan melalui STB pay tv Kvision / GOL - Nusantara / Transvision dan Nex Parabola. Sehingga wilayah jogja dan sekitarnya tanpa parabola pun siarannya sudah sangat jernih. Ini membuat menangis para teknisi parabola yang menjadikan sinetron RCTI sebagai promosi untuk pemasangan parabola mininya. Mungkin jualan STB TV digital dan pemasangan Antena UHF bisa menjadi alternatif sepinya pemasangan parabola mini dijaman pandemi ini. Karena masih banyak TV jadul yang harus menggunakan STB untuk menonton siaran TV DIGITAL.




Dengan undang-undang cipta kerja ( OMNIBUSLAW) yang menyertakan pasal tentang migrasi Televisi Digital harus kelar pada tahun 2022, maka tidak lama lagi akan laris manis penjualan STB digital DVBT2 dan akankah menggerus pasar parabola mini yang sedang dilanda kegalauan akibat persaingan melawan jalur optik ? Kita tunggu keseruannya kawan.





Share:

Rabu, 13 Januari 2021

Daftar Teknologi Masa Pandemi Covid 19 Yang Segera Usang

 


Pandemi covid 19 yang sangat menyita perhatian seluruh dunia pada tahun 2020 ternyata trend nya tambah mengkhawatirkan setelah memasuki tahun 2021. Padahal banyak usaha telah dilakukan oleh individu maupun pemerintah seperti halnya pada masa awal PSBB yang sangat terasa efeknya, jalan sepi dan gerbang kompleks perumahan jadi seperti cek point di film-film bertema "epocalyptic". Tapi ada sesuatu yang tidak disadari bahwa pandemi ini juga menjadi sangat memasyarakat akibat semakin canggih dan terjangkaunya internet melalui smartphone. Informasi baik yang benar maupun berbau "click bait" menjadi semakin sering menjadi santapan publik. 

Kali ini aisi555 akan membahas teknologi dan penemuan selama pandemi yang pada awalnya menjadi harapan untuk menghadapi virus covid-19, namun segera saja menjadi ZONK karena keefektifannya dipertanyakan. Apa saja itu ? 


Bilik Desinfektan 



Di bulan maret - april 2020 hampir semua publik figure terutama politisi rajin menampilkan solusi pencegahan penyebaran covid 19, seperti di gambar diatas adalah bilik semprot kuman yang di yakini akan membunuh virus corona. Jadi hampir semua tempat keramaian baik mall, toko, restauran maupun kantor-kantor memasang bilik semprot desinfektan, dan kadang menjadi masalah kalau kita sering keluar masuk lokasi tersebut. Bayangkan kalau seorang sopir gojek yang dapat orderan go food nya lumayan gacor, dijamin sebulan jaket gojeknya berubah jadi putih tuh...


Namun ini tak berlangsung lama karena tidak ada standarisasi bahan desinfektan yang dipakai dan banyak pakar meragukan bahkan mengecam penggunaan cairan yang dapat membahayakan seperti chlorin yang akan berakibat buruk jika terhirup atau terkena selaput lendir (semisal mata). Dan dapat ditebak kini umumnya bilik desinfektan tidak digunakan lagi bahkan jadi pajangan di pintu masuk yang kurang sedap dilihat mata.


Semprotan desinfektan di jalan


Sama seperti biliknya, penyemprotan di jalan melalui pemadam kebakaran atau semprotan bikinan warga RT di depan gang, menjadi trending topik di bulan april 2020. Tapi kembali lagi ini menjadi pertanyaan, apakah virus covid-19 munculnya di permukaan jalan? Nempel pada daun tanaman di pinggir jalan ? Atau di pos satpam perumahan ?

Sepertinya akhir 2020 jadi semakin jarang melihat kegiatan semprot-semprotan ini, karena semakin banyaknya kasus masal penyebaran covisd-19 malah ditemukan di lokasi tertutup, semisal pada klaster perkantoran. Kenapa tidak kantornya aja yang disemprot seperti halnya yang dilakukan oleh petugas rumah sakit saat ada pasien yang meninggalkan kamar rawat inap. Sepetinya ini lebih efektif.


Tempat Cuci Tangan Pinggir Jalan



Tak dipungkiri lagi cuci tangan (dengan sabun)  merupakan langkah efektif yang bisa dilakukan secara pribadi dalam rangka pencegahan covid 19. Tapi blunder dari pemasangan tempat cuci tangan di pinggir jalan, seperti yang penulis perhatikan di trotoar kota surabaya, adalah hanya sedikit orang yang menggunakan moda transportasi 2 kaki. Pemotor, pesepeda bahkan pengendara roda 4 akan melewati saja tempat cuci tangan di jalan, karenanya banyak tempat cuci tangan yang tak dirawat dan rusak setelah beberapa bulan. Ya mungkin kalau didepan pasar sih bisa jadi berguna karena banyak pejalan kaki yang lalu lalang. Tapi di trotoar dengan mayoritas kendaraan 60 km/jam ? Tidak semudah itu fulgoso..


Empon - Empon



Penulis seperti halnya presiden Jokowi sangat suka minum jamu, kalau batuk langsung aja ngunyah kencur + digelontor air hangat. Kalau radang atau badan panas, sambiloto yang pahit itupun saya rebus dan diminum tanpa sungkan, ya itu dikarenakan saya percaya ke-efektifannya dan efek samping yang natural. Klaim berlebihan tentang empon-empon (sebutan jamu temu-temuan bersifat penghangat) pada awal pandemi menyebabkan efek ekonomi yang lumayan bagus bagi pengrajin jamu. Tapi sekali lagi ini hanya untuk meningkatkan kebugaran tubuhmu tapi bukan membuat kebal dari si virus. Ya tetap aja hasil swab akan positif kalau kamu pernah seruangan dan berbincang tanpa masker bersama temanmu yg sudah terpapar covid.


Kalung penangkal covid berbahan kayu putih




Kalau ini sih jelas-jelas diragukan ke efektifannya dan saya yakin hanya dihembuskan oleh orang yang bermotif ekonomi agar komoditi kayu putih menjadi mahal dan laku. Sebenarnya saya sih tidak menyangkal kalau pilek pasti mengoleskan minyak kayu putih ke hidung atau dibalurkan di tubuh sebagai penghangat. Namun untuk penolak virus sih TIDAK ! ....pikir aja kenapa gak di semprotkan kayu putih di bilik desinfektan ? HAYOOOOOO.....

Share:

Solusi Aplikasi Berbasis Adobe Flash Ter-Blok Windows 10 - Update KB4577586

 



Jangan terkejut berlebihan saat 12 januari 2021 aplikasi berbasis flash yang seperti penulis buat macam display informasi, pewaktu solat, kios pulsa dan macam-macam lainnya tidak bisa jalan dan hanya muncul layar seperti gambar diatas. Ini dikarenakan adanya update windows yang bercerai dengan adobe flash dan bagaimana solusinya ? Cukup gampang yaitu dengan melakukan uninstal update windows bernomor KB4577586. Langkahnya sebagai berikut :


  • Buka menu Start dan klik ikon roda gigi untuk membuka Pengaturan / Setting.
  • Di Pengaturan, buka Pembaruan & keamanan / Update & Security.
  • Klik pada 'Lihat Riwayat Pembaruan' atau 'Lihat riwayat pembaruan yang diinstal', atau jika menggunakan bahasa inggris 'View Update History' atau 'View installed update history'.



  • Ikuti gambar berikut yg muncul setelah update history di click



  • Pada halaman riwayat Pembaruan Windows, klik 'Copot pembaruan' atau Uninstall Updates yang berhubungan dengan "security updates for adobe flash" atau nomernya KB4577586.




  • Pada layar berikutnya, Anda akan disajikan dengan daftar Pembaruan Windows terbaru. Anda dapat mengurutkan daftar berdasarkan tanggal penginstalan atau Anda juga dapat mencari melalui semua pembaruan yang terinstal / aktif menggunakan kotak pencarian di kanan atas.

Anda bisa lanjut restart komputer dan selamat menggunakan kembali aplikasi kreasi dari aisi555 dot com.






Informasi selanjutnya bisa hubungi : 0813-3133-9072
Share:

Senin, 11 Januari 2021

Mana Yang Lebih Membunuh - Arus Apa Tegangan Listrik ?

 


BERBAHAYA !!

JANGAN DITIRU SEMUA YANG ADA DITULISAN BERIKUT INI 


Memang pertentangan mengenai mana yang membunuh anda saat kesetrum, apakah arus atau tegangan nya, menjadi abadi seperti halnya kisah mana duluan ayam sama telur .... Kalau dipikir - pikir , dibayangkan, saat apes dan listrik  harus membunuhmu,  ya gak menjadi soal bagian mana yang mengantarmu ke pangkuan ilahi, tapi yg lebih penting , kenapa sampe bisa kesetrum ? Bagi seorang ilmuwan youtuber macam mehdi, ini harus dibuktikan secara teori dan praktek. Yaaa tersengat lalu terbakar sedikit itu kulit demi keilmuan tetap saja harus dibuktikan.



Ketika suatui power suply kemudian elektrodanya di konsletkan, maka arus yang mengalir akan maksimum dengan tegangan mendekati nol. Ini sesuai dengan hukum listrik OHM dimana arus berbanding terbalik dengan tegangan (  V = I x R ) . Dan jangan terkejut kalau hasilnya konektor akan menimbulkan panas saat di konsletkan seperti gambar diatas.  



Bahkan ini juga yang menjadi prinsip pengelasan listrik dan secara ajaib walau konektor dipegang tangan,  kita terhindar dari kesetrum akibat proses konsleting tegangan yang menghasilkan percikan api tadi. Ini dikarenakan arus sepenuhnya mengalir pada konektor sedangkan tubuh bita memiliki resistansi lebih besar sehingga tidak merasakan nya (walau ada juga mengalir dikit). 



Karena tidak berasa apapun saat dipegang tangan, mari kita coba menggunakan lidah yg resistansinya lebih rendah....dan jangan percaya 100% kepada layar 7 segmen pada power suply, nanti kayak mehdi yang seharusnya dia mencari 1 volt...ehhh nyatanya masih ada di 11 volt...terjungkallah dia akhirnya ! Tapi kalau memang benar 1 volt yang dibuktikan dengan voltmeter sehingga lebih valid..ya aman aja kok ...(itu buat mahdi yang memang kuat kesetrum, bukan penulis yg takut kesetrum!)



Jadi berdasarkan hukum ohm, dengan sumber tegangan 1 volt dan resistansi tubuh sebesar 10.000 ohm maka arus yang mengalir pada tubuh sebesar 0.1 mili amper.  Sehingga jika ingin mengalirkan arus 1 Ampere menuju tubuh maka dibutuhkan tegangan 10.000 volt. Inilah hubungan timbal balik antara arus dan tegangan yaitu arus tak akan mengalir tanpa adanya perbedaan tegangan antara kedua titik. Begitu juga kalau tak ada arus yang mengalir pada suatu konduktor, maka tegangan tidak akan hadir pula.

Tegangan dan arus sama-sama dapat membunuh seperti Analogi kejadian Gempa yang terjadi jauh di laut samudra tidak akan kamu rasakan getarannya, tapi akibat setelahnya yaitu Tsunami yang bisa membunuhmu. 



Kerjasama yang berbahaya antara arus dan tegangan juga bisa membunuhmu seperti percobaan diatas, dimana tegangan suplay diatur pada 4 volt dan kemudian dialirkan pada seutas kabel tipis dan terjadilah PANAS beserta API. Kebakaran pun bisa mengakibatkan bencana yang tidak kalah menakutkan. 



Jadi kesimpulannya jangan lagi mengucapkan bahwa arus listrik lebih membunuh daripada tegangan listrik. Begitu juga sebaliknya, mereka BEKERJASAMA !


SEKALI LAGI JANGAN DICOBA APAPUN YANG SAYA TULIS DIATAS !

Share:

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (7) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (10) android (11) antares (3) arduino (14) artikel (1) attiny (1) attiny2313 (17) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (40) display (3) esp8266 (3) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (16) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (14) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (5) lain-lain (8) lcd (2) led (13) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (55) mikrokontroller (7) mikrotik (5) ninmedia (2) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (46) pcb (2) praktek (2) project (33) proyek (1) python (1) radio (3) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) solusi (1) tachometer (2) telepon (7) televisi (95) television (17) transistor (1) troubleshoot (3) tulisan (71) tutorial (80) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika