"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

  • IC Timer 555 yang Multifungsi

    IC timer 555 adalah sirkuit terpadu (chip) yang digunakan dalam berbagai pembangkit timer, pulsa dan aplikasi osilator. Komponen ini digunakan secara luas, berkat kemudahan dalam penggunaan, harga rendah dan stabilitas yang baik

  • Animasi LED Dengan IC 4017

    IC 4017 adalah IC 16-pin CMOS dekade counter dari seri IC CMOS 4000. Sangat berguna jika ingin membuat animasi lampu atau LED secara sederhana seperti led berjalan, tulisan berjalan , counter/timer dan masih banyak kegunaan lainnya

  • Bermain DOT Matrix - LOVEHURT

    Project Sederhana dengan Dot Matrix dan Attiny2313. Bisa menjadi hadiah buat teman atau pacarmu yang ulang tahun dengan tulisan dan animasi yang dapat dibuat sendiri.

  • JAM DIGITAL 6 DIGIT TANPA MICRO FULL CMOS

    Jika anda pencinta IC TTL datau CMOS maka project jam digital ini akan menunjukkan bahwa tidak ada salahnya balik kembali ke dasar elektronika digital , sebab semuanya BISA dibuat dengan teknologi jadul

  • BIKIN PCB SEDERHANA TAPI GA MURAHAN

    Bikin PCB itu ga susah kok..dengan software EAGLE CAD dan teknik sterika kamu dapat membuat PCB untuk berbagai project elektronika mu ...

Senin, 18 Januari 2021

Migrasi Televisi Digital Teresterial di Yogyakarta dan Sekitarnya - Ada RCTI dan MNC Group

 


RCTI yang bernaung di group media terbesar di Indonesia - MNC group - mulai serius melakukan migrasi siaran televisi teresterial, dari UHF Analog menjadi berformat DIGITAL DVB T2, ini terbukti setelah melakukan penyalaan kembali MUX digitalnya di jakarta, maka kota-kota lainnya menyusul seperti yang kita bahas sekarang adalah di wilayah Yogyakarta. Jangkauan pemancar digitalnya meliputi kota-kota sekitarnya yaitu Bantul, Magelang, Solo dan Surakarta.




Frekuensi yang digunakan adalah 634 Mhz atau channel UHF 41 dan terdapat 4 buah channel milik MNCgroup yaitu RCTI - MNC TV - GTV - INews TV. Jadi anda yang berada di yogyakarta dan sekitarnya kini dapat melihat siaran sinetron IKATAN CINTA lebih jernih. Total ada 30 saluran di Yogyakarta yaitu :


  • 25 UHF  (506 Mhz) : EMTEK Group - SCTV - Indosiar - Ochannel
  • 27 UHF (522 Mhz) : Media Group  - Metro TV (HD) - BN TV (HD)- Magna Channel (HD) - JiTV
  • 29 UHF (538 Mhz) : Mux TVRI - TVRI Nasional -TVRI Jogja -TVRI Jateng - TVRI 3 Budaya - TVRI 4 Sport - Nusantara TV - Inspira TV - TV MU - Tegar TV - TA TV - TA TV Jogja -  ADi TV 
  • 41 UHF (634 Mhz) : MNC Group - RCTI - MNC TV - GTV - Inews TV
  • 47 UHF (682 Mhz) : TransMedia - Trans TV (HD) - Trans7 (HD) - CNN Indonesia (HD) - CNBC Indonesia (HD) - Kompas TV


Bagaimana kualitas siaran RCTI di jogja ? Seperti ini kira-kira :




Lumayan cukup bening seperti halnya jika menggunakan parabola besar maupun mini, yang sejak 2019 hanya bisa disaksikan melalui STB pay tv Kvision / GOL - Nusantara / Transvision dan Nex Parabola. Sehingga wilayah jogja dan sekitarnya tanpa parabola pun siarannya sudah sangat jernih. Ini membuat menangis para teknisi parabola yang menjadikan sinetron RCTI sebagai promosi untuk pemasangan parabola mininya. Mungkin jualan STB TV digital dan pemasangan Antena UHF bisa menjadi alternatif sepinya pemasangan parabola mini dijaman pandemi ini. Karena masih banyak TV jadul yang harus menggunakan STB untuk menonton siaran TV DIGITAL.




Dengan undang-undang cipta kerja ( OMNIBUSLAW) yang menyertakan pasal tentang migrasi Televisi Digital harus kelar pada tahun 2022, maka tidak lama lagi akan laris manis penjualan STB digital DVBT2 dan akankah menggerus pasar parabola mini yang sedang dilanda kegalauan akibat persaingan melawan jalur optik ? Kita tunggu keseruannya kawan.





Share:

Rabu, 13 Januari 2021

Daftar Teknologi Masa Pandemi Covid 19 Yang Segera Usang

 


Pandemi covid 19 yang sangat menyita perhatian seluruh dunia pada tahun 2020 ternyata trend nya tambah mengkhawatirkan setelah memasuki tahun 2021. Padahal banyak usaha telah dilakukan oleh individu maupun pemerintah seperti halnya pada masa awal PSBB yang sangat terasa efeknya, jalan sepi dan gerbang kompleks perumahan jadi seperti cek point di film-film bertema "epocalyptic". Tapi ada sesuatu yang tidak disadari bahwa pandemi ini juga menjadi sangat memasyarakat akibat semakin canggih dan terjangkaunya internet melalui smartphone. Informasi baik yang benar maupun berbau "click bait" menjadi semakin sering menjadi santapan publik. 

Kali ini aisi555 akan membahas teknologi dan penemuan selama pandemi yang pada awalnya menjadi harapan untuk menghadapi virus covid-19, namun segera saja menjadi ZONK karena keefektifannya dipertanyakan. Apa saja itu ? 


Bilik Desinfektan 



Di bulan maret - april 2020 hampir semua publik figure terutama politisi rajin menampilkan solusi pencegahan penyebaran covid 19, seperti di gambar diatas adalah bilik semprot kuman yang di yakini akan membunuh virus corona. Jadi hampir semua tempat keramaian baik mall, toko, restauran maupun kantor-kantor memasang bilik semprot desinfektan, dan kadang menjadi masalah kalau kita sering keluar masuk lokasi tersebut. Bayangkan kalau seorang sopir gojek yang dapat orderan go food nya lumayan gacor, dijamin sebulan jaket gojeknya berubah jadi putih tuh...


Namun ini tak berlangsung lama karena tidak ada standarisasi bahan desinfektan yang dipakai dan banyak pakar meragukan bahkan mengecam penggunaan cairan yang dapat membahayakan seperti chlorin yang akan berakibat buruk jika terhirup atau terkena selaput lendir (semisal mata). Dan dapat ditebak kini umumnya bilik desinfektan tidak digunakan lagi bahkan jadi pajangan di pintu masuk yang kurang sedap dilihat mata.


Semprotan desinfektan di jalan


Sama seperti biliknya, penyemprotan di jalan melalui pemadam kebakaran atau semprotan bikinan warga RT di depan gang, menjadi trending topik di bulan april 2020. Tapi kembali lagi ini menjadi pertanyaan, apakah virus covid-19 munculnya di permukaan jalan? Nempel pada daun tanaman di pinggir jalan ? Atau di pos satpam perumahan ?

Sepertinya akhir 2020 jadi semakin jarang melihat kegiatan semprot-semprotan ini, karena semakin banyaknya kasus masal penyebaran covisd-19 malah ditemukan di lokasi tertutup, semisal pada klaster perkantoran. Kenapa tidak kantornya aja yang disemprot seperti halnya yang dilakukan oleh petugas rumah sakit saat ada pasien yang meninggalkan kamar rawat inap. Sepetinya ini lebih efektif.


Tempat Cuci Tangan Pinggir Jalan



Tak dipungkiri lagi cuci tangan (dengan sabun)  merupakan langkah efektif yang bisa dilakukan secara pribadi dalam rangka pencegahan covid 19. Tapi blunder dari pemasangan tempat cuci tangan di pinggir jalan, seperti yang penulis perhatikan di trotoar kota surabaya, adalah hanya sedikit orang yang menggunakan moda transportasi 2 kaki. Pemotor, pesepeda bahkan pengendara roda 4 akan melewati saja tempat cuci tangan di jalan, karenanya banyak tempat cuci tangan yang tak dirawat dan rusak setelah beberapa bulan. Ya mungkin kalau didepan pasar sih bisa jadi berguna karena banyak pejalan kaki yang lalu lalang. Tapi di trotoar dengan mayoritas kendaraan 60 km/jam ? Tidak semudah itu fulgoso..


Empon - Empon



Penulis seperti halnya presiden Jokowi sangat suka minum jamu, kalau batuk langsung aja ngunyah kencur + digelontor air hangat. Kalau radang atau badan panas, sambiloto yang pahit itupun saya rebus dan diminum tanpa sungkan, ya itu dikarenakan saya percaya ke-efektifannya dan efek samping yang natural. Klaim berlebihan tentang empon-empon (sebutan jamu temu-temuan bersifat penghangat) pada awal pandemi menyebabkan efek ekonomi yang lumayan bagus bagi pengrajin jamu. Tapi sekali lagi ini hanya untuk meningkatkan kebugaran tubuhmu tapi bukan membuat kebal dari si virus. Ya tetap aja hasil swab akan positif kalau kamu pernah seruangan dan berbincang tanpa masker bersama temanmu yg sudah terpapar covid.


Kalung penangkal covid berbahan kayu putih




Kalau ini sih jelas-jelas diragukan ke efektifannya dan saya yakin hanya dihembuskan oleh orang yang bermotif ekonomi agar komoditi kayu putih menjadi mahal dan laku. Sebenarnya saya sih tidak menyangkal kalau pilek pasti mengoleskan minyak kayu putih ke hidung atau dibalurkan di tubuh sebagai penghangat. Namun untuk penolak virus sih TIDAK ! ....pikir aja kenapa gak di semprotkan kayu putih di bilik desinfektan ? HAYOOOOOO.....

Share:

Solusi Aplikasi Berbasis Adobe Flash Ter-Blok Windows 10 - Update KB4577586

 



Jangan terkejut berlebihan saat 12 januari 2021 aplikasi berbasis flash yang seperti penulis buat macam display informasi, pewaktu solat, kios pulsa dan macam-macam lainnya tidak bisa jalan dan hanya muncul layar seperti gambar diatas. Ini dikarenakan adanya update windows yang bercerai dengan adobe flash dan bagaimana solusinya ? Cukup gampang yaitu dengan melakukan uninstal update windows bernomor KB4577586. Langkahnya sebagai berikut :


  • Buka menu Start dan klik ikon roda gigi untuk membuka Pengaturan / Setting.
  • Di Pengaturan, buka Pembaruan & keamanan / Update & Security.
  • Klik pada 'Lihat Riwayat Pembaruan' atau 'Lihat riwayat pembaruan yang diinstal', atau jika menggunakan bahasa inggris 'View Update History' atau 'View installed update history'.



  • Ikuti gambar berikut yg muncul setelah update history di click



  • Pada halaman riwayat Pembaruan Windows, klik 'Copot pembaruan' atau Uninstall Updates yang berhubungan dengan "security updates for adobe flash" atau nomernya KB4577586.




  • Pada layar berikutnya, Anda akan disajikan dengan daftar Pembaruan Windows terbaru. Anda dapat mengurutkan daftar berdasarkan tanggal penginstalan atau Anda juga dapat mencari melalui semua pembaruan yang terinstal / aktif menggunakan kotak pencarian di kanan atas.

Anda bisa lanjut restart komputer dan selamat menggunakan kembali aplikasi kreasi dari aisi555 dot com.






Informasi selanjutnya bisa hubungi : 0813-3133-9072
Share:

Senin, 11 Januari 2021

Apa yang baru dari NINMEDIA di 2021 ?

 



Masa kejayaan parabola mini Ninmedia yang dianggap sebagai pelopor siaran parabola mini ku-band "GRATIS TANPA BULANAN" mungkin bagi sebagian orang sudah terlewati, bahkan menjadi semakin gawat setelah pihak MNC Group memenangkan perkara hak siar dan tertimpa lagi  dengan ngambeknya EMTEK group pemilik SCTV - Indosiar yang tak mau melanjutkan kerjasama tanpa adanya barter program. Yahhh jadinya ku menangis dehhhh ...





Tapi jangan menangis teruss.... move on yuk  !  Dan ternyata setelah pindah satelit dari Chinasat 11 ke posisi 122 E asiasat 9 ke transponder 12415 dan 12655 , sinyalnya semakin joss sebenernya, karena kita ketahui asiasat 9 merupakan satelit generasi HTS (high troughput satelit) yang kemampuan 1 TP nya bisa memuat banyak siaran.




Tiviplus sebagai pihak yang sepertinya menyelamatkan muka ninmedia setelah masalah bertubi-tubi di 2020, dan dengan melihat kenyataan sodara tua di dunia persatelitan berbayar banyak tumbang akibat pandemi (alasannya sihhh ..padahal bangkrut karena kalah saing) , sebenarnya ini kesempatan untuk ninmedia berbenah agar tidak bernasib sama dengan Big TV dan Topas TV. Tapi model yang digunakan adalah isi paket tayang "Pay Per View" seperti jaman tv kabel jadul. Ini mungkin bertolak belakang dengan Video On Demand yang makin sering ditawarkan oleh Pay TV OTT yang sangat mudah dengan memakai telunjuk saja dan bisa pause play semaunya. 



Apalagi tantangannya adalah masih banyaknya situs berbagi film streaming ilegal yang bagi beberapa orang dianggap sebagai hal yang biasa. Hal ini bisa dibaca pada tulisan saya sebelumnya disini : https://www.aisi555.com/2020/12/deretan-kebiasaan-layanan-it-ilegal.html . Jadi seperti menjual ayam goreng KFC disebuah kampung yang sudah terbiasa makan ayam KFC KW bikinan mak di.




Gambar meleleh seperti jaman diamond grup dulu masih juga muncul, terutama untuk siaran TVRI daerah yang menggunakan streaming sebagai sumber siarannya. Kayaknya gak berubah deh kebiasaan ninmedia. Lalu apa yg baru di 2021 di ninmedia ?



Tambal sulam siaran gratis (atau asal relay alias ilegal kah ?) seperti sudah menjadi tabiat ninmedia terutama sekarang ini makin gencar merelay siaran di asiasat 7 dan 5 . Mau tahu daftar channel terbaru di januari 2021? Berikut ini daftar channel Ninmedia Asiasat 9 setelah pusat kontrol melakukan obrak-abrik susun siaran pada 11 januari 2021 :






Masih berminat pasang Ninmedia ? Hanya yang punya nyali saja yang mungkin berani karena tidak jelas sampai kapan akan bertahan menyewa transponder di asiasat 9. 


GRATIS KOK NGOMEL ?


Share:

Mana Yang Lebih Membunuh - Arus Apa Tegangan Listrik ?

 


BERBAHAYA !!

JANGAN DITIRU SEMUA YANG ADA DITULISAN BERIKUT INI 


Memang pertentangan mengenai mana yang membunuh anda saat kesetrum, apakah arus atau tegangan nya, menjadi abadi seperti halnya kisah mana duluan ayam sama telur .... Kalau dipikir - pikir , dibayangkan, saat apes dan listrik  harus membunuhmu,  ya gak menjadi soal bagian mana yang mengantarmu ke pangkuan ilahi, tapi yg lebih penting , kenapa sampe bisa kesetrum ? Bagi seorang ilmuwan youtuber macam mehdi, ini harus dibuktikan secara teori dan praktek. Yaaa tersengat lalu terbakar sedikit itu kulit demi keilmuan tetap saja harus dibuktikan.



Ketika suatui power suply kemudian elektrodanya di konsletkan, maka arus yang mengalir akan maksimum dengan tegangan mendekati nol. Ini sesuai dengan hukum listrik OHM dimana arus berbanding terbalik dengan tegangan (  V = I x R ) . Dan jangan terkejut kalau hasilnya konektor akan menimbulkan panas saat di konsletkan seperti gambar diatas.  



Bahkan ini juga yang menjadi prinsip pengelasan listrik dan secara ajaib walau konektor dipegang tangan,  kita terhindar dari kesetrum akibat proses konsleting tegangan yang menghasilkan percikan api tadi. Ini dikarenakan arus sepenuhnya mengalir pada konektor sedangkan tubuh bita memiliki resistansi lebih besar sehingga tidak merasakan nya (walau ada juga mengalir dikit). 



Karena tidak berasa apapun saat dipegang tangan, mari kita coba menggunakan lidah yg resistansinya lebih rendah....dan jangan percaya 100% kepada layar 7 segmen pada power suply, nanti kayak mehdi yang seharusnya dia mencari 1 volt...ehhh nyatanya masih ada di 11 volt...terjungkallah dia akhirnya ! Tapi kalau memang benar 1 volt yang dibuktikan dengan voltmeter sehingga lebih valid..ya aman aja kok ...(itu buat mahdi yang memang kuat kesetrum, bukan penulis yg takut kesetrum!)



Jadi berdasarkan hukum ohm, dengan sumber tegangan 1 volt dan resistansi tubuh sebesar 10.000 ohm maka arus yang mengalir pada tubuh sebesar 0.1 mili amper.  Sehingga jika ingin mengalirkan arus 1 Ampere menuju tubuh maka dibutuhkan tegangan 10.000 volt. Inilah hubungan timbal balik antara arus dan tegangan yaitu arus tak akan mengalir tanpa adanya perbedaan tegangan antara kedua titik. Begitu juga kalau tak ada arus yang mengalir pada suatu konduktor, maka tegangan tidak akan hadir pula.

Tegangan dan arus sama-sama dapat membunuh seperti Analogi kejadian Gempa yang terjadi jauh di laut samudra tidak akan kamu rasakan getarannya, tapi akibat setelahnya yaitu Tsunami yang bisa membunuhmu. 



Kerjasama yang berbahaya antara arus dan tegangan juga bisa membunuhmu seperti percobaan diatas, dimana tegangan suplay diatur pada 4 volt dan kemudian dialirkan pada seutas kabel tipis dan terjadilah PANAS beserta API. Kebakaran pun bisa mengakibatkan bencana yang tidak kalah menakutkan. 



Jadi kesimpulannya jangan lagi mengucapkan bahwa arus listrik lebih membunuh daripada tegangan listrik. Begitu juga sebaliknya, mereka BEKERJASAMA !


SEKALI LAGI JANGAN DICOBA APAPUN YANG SAYA TULIS DIATAS !

Share:

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (7) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (10) android (11) antares (3) arduino (14) attiny (1) attiny2313 (17) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (40) display (3) esp8266 (3) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (16) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (12) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (4) lain-lain (8) lcd (2) led (13) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (55) mikrokontroller (7) mikrotik (5) ninmedia (2) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (40) pcb (2) praktek (2) project (33) proyek (1) python (1) radio (3) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) solusi (1) tachometer (2) telepon (7) televisi (80) television (10) transistor (1) troubleshoot (3) tulisan (68) tutorial (79) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika