Semua Akan Digital Pada Akhirnya... Dari Audio, Video, TV, Kontrol, Keuangan, Kesehatan dan Sebagainya. Blog Ini Ditujukan Buat Kamu Yang Ingin Belajar Dasar Digital Dan Yang selalu Bertanya, Kenapa Bisa Begini Dan Harus Begitu ?

  • IC Timer 555 yang Multifungsi

    IC timer 555 adalah sirkuit terpadu (chip) yang digunakan dalam berbagai pembangkit timer, pulsa dan aplikasi osilator. Komponen ini digunakan secara luas, berkat kemudahan dalam penggunaan, harga rendah dan stabilitas yang baik

  • Kontrol Perangkat Rumah Dari Internet

    Internet Of Things sudah menjadi istilah yang semakin dikenal orang. Mau tahu bagaimana konsep, cara pembuatan dan pemanfaatannya ?

  • Bermain DOT Matrix - LOVEHURT

    Project Sederhana dengan Dot Matrix dan Attiny2313. Bisa menjadi hadiah buat teman atau pacarmu yang ulang tahun dengan tulisan dan animasi yang dapat dibuat sendiri.

  • JAM DIGITAL 6 DIGIT TANPA MICRO FULL CMOS

    Jika anda pencinta IC TTL datau CMOS maka project jam digital ini akan menunjukkan bahwa tidak ada salahnya balik kembali ke dasar elektronika digital , sebab semuanya BISA dibuat dengan teknologi jadul

  • Node Red - Kontrol Industri 4.0

    Teknologi kontrol sudah melampaui ekspektasi semua orang dan dengan kemajuan dunia elektronika, kini semakin leluasa berkreasi melalui Node Red

Tampilkan postingan dengan label televisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label televisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Agustus 2021

Analog Switch Off Tahap Pertama Batal 17 Agustus 2021 - Ditunda karena pandemi ?

Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) menyayangkan keputusan pemerintah menunda suntik mati TV analog untuk beralih ke TV digital Tahap 1 pada 17 Agustus 2021.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan akan melakukan penyesuaian waktu penghentian migrasi TV analog ke siaran digital atau dikenal dengan Analog Switch Off (ASO).



"ATSDI tentunya sangat menyesalkan sikap pemerintah yang terlalu terburu-buru penyesuaian tahap pertama ASO yang seharusnya berlangsung 17 Agustus nanti," ujar Ketua Umum ATSDI Eris Mundandar kepada detikINET, Senin (9/8/2021).


Padahal sebelumnya, anggota asosiasi hingga penyelenggara multikpleksing menyatakan kesiapan menjalankan proses Tahap 1 migrasi ke siaran TV digital ini.


Berkaitan dengan alasan bahwa saat ini pemerintah fokus terhadap penanganan pandemi, Eris mengungkapkan Undang-Undang Cipta Kerja yang jadi payung hukum ASO justru juga dikerjakan saat pandemi berlangsung.


"Saya rasa bukan alasan yang tepat, karena selama ini sosialisasi dilakukan secara masif oleh pemerintah sendiri dan lembaga penyiaran. Kalaulah karena alasan fokus terhadap pandemi harusnya Kominfo menyampaikannya minimal saat penetapan PPKM darurat sebulan yang lalu," Kata Eris.


Adapun, penundaan suntik mati TV analog salah satunya juga ada masukan dari publik, ATSDI meminta Kominfo untuk menjelaskan masukan seperti apa yang berasal dari publik yang menyebabkan Tahap 1 ASO ini harus disesuaikan.



"ATSDI sesungguhnya melihat Tahap 1 pelaksanaan ASO pada tanggal 17 Agustus di beberapa wilayah sudah sangat siap," ungkapnya.


Dengan pembatalan suntik mati TV analog Tahap 1 pada 17 Agustus 2021, ATSDI saat ini menunggu berkaitan dengan penyesuaian tahapan penghentian TV analog melalu revisi Peraturan Menteri Kominfo Nomor 6 tahun 2021.




"ATSDI pun berharap dengan terjadinya penyesuaian ini harus dijadikan momentum bagi pemerintah untuk segera membuat skema sosialisasi yang lebih masif dan terukur dengan melibatkan unsur di daerah, menggandeng kampus-kampus dan memaksimalkan Lembaga Penyiaran itu sendiri sebagai garda terdepan sosialisasi TV digital," pungkasnya.






Share:

Sabtu, 24 Juli 2021

3D Drone - Dengan Teknologi 5G - Meriahkan Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020

Olimpiade Tokyo 2020 secara resmi dimulai pada hari Jumat dengan setiap negara diperkenalkan selama Parade Bangsa-Bangsa dan nyala api Olimpiade dinyalakan oleh bintang tenis Naomi Osaka. Salah satu pertunjukan paling mengesankan, yang memikat penonton di seluruh dunia, menampilkan 3D drone di Stadion Olimpiade.





Menjelang akhir upacara pembukaan, 1.824 drone muncul di atas stadion dan dimulai sebagai simbol Olimpiade Tokyo. Drone kemudian terbentuk menjadi bentuk Bumi, yang merupakan pemandangan untuk dilihat.


"Pemandangan yang belum pernah dilihat sebelumnya, prestasi teknologi dan keindahan. Benda langit melayang di atas Tokyo. Dalam sekejap dan visi untuk dunia," Savannah Guthrie dari NBC menceritakan pada siaran selama pertunjukan.


Tampilan pesawat tak berawak berubah menjadi membawakan lagu John Lennon "Imagine," yang telah menjadi pokok di Olimpiade selama beberapa waktu. Itu adalah tampilan yang menakjubkan yang dilakukan dengan sangat presisi.





Itu bukan pertunjukan drone terbesar yang pernah ada, tapi tetap saja mengesankan.


Mungkin tidak ada penggemar di Stadion Olimpiade, tetapi Jepang masih menemukan cara untuk menampilkan pertunjukan untuk pembukaan Olimpiade Musim Panas 2020. Negara tuan rumah terpesona lebih awal dengan parade negara, yang menampilkan soundtrack video game yang diatur, dan kemudian memamerkan jenis kreativitas yang dikenalnya dengan pertunjukan yang melibatkan piktogram Olimpiade. Tapi Tokyo menyimpan tontonan terbesar untuk yang terakhir.


Menjelang akhir upacara, armada 1.824 pesawat tak berawak turun ke langit di atas Stadion Olimpiade. Awalnya disusun dalam simbol Olimpiade 2020, mereka kemudian mengambil bentuk Bumi sebelum membawakan lagu "Imagine" karya John Lennon, yang dikerjakan ulang oleh Hans Zimmer untuk Olimpiade, dimainkan di seluruh stadion.


Kami telah melihat tampilan seperti ini sebelumnya. Di Super Bowl LI tahun 2017, segmen yang direkam sebelumnya menampilkan 300 drone Intel yang membentuk bendera AS menyelingi penampilan turun minum Lady Gaga. Secara teknis, pertunjukan drone yang terjadi di atas Tokyo bukanlah yang terbesar yang pernah ada. Pada awal tahun ini, perbedaan itu dimiliki oleh 3.281-display merek mobil milik Hyundai Genesis yang dipasang di Shanghai, Cina. Tetapi bahkan dengan lebih sedikit drone yang terlibat, pertunjukan drone Tokyo masih mengesankan.



Bagi anda penikmat olahraga di Indonesia dapat menonton siaran langsungnya melalui kenyamanan di layar TV dirumah anda. Bagaimana cara menontonnya ? Berikut kami ulas.



1. Melalui TVRI - SCTV - INDOSIAR yg kini sudah digital


Jika anda berada di kota besar yg menjangkau TV UHF baik analog ataupun digital, maka cukup mengarahkan antena ke stasiun TV terdekat, dan kabar baiknya TVRI menayangkan siaran sepakbola olimpiade lengkap.




SCTV dan Indosiar kemungkinan besar akan menghadirkan olahraga favorit masyarakat Indonesia yaitu Bulutangkis. Untuk anda di kota yang sudah menikmati siaran digital maka dapat menikmati SCTV dan Indosiar dalam kualitas HD.


Cara merubah TV anda menjadi televisi digital cukup gampang, langkahnya adalah :


  1. Periksa televisi anda apakah memiliki fasilitas tuner DVB-T2 , dimana merupakan standar penyiaran digital di Indonesia. TV LED terbaru yg beredar di pasaran sudah memiliki fasilitas ini jadi jangan khawatir.
  2. Menggunakan decoder atau Set Top Box (STB) digital yang tentunya berteknologi DVB-T2, anda dapat membelinya di toko elektronik terdekat atau melalui online shop. Harganya murah saja berkisar 130 - 250 ribu rupiah saja.
  3. Tetap gunakan antena UHF yang mungkin masih terpasang di rumah anda, karena jika TV analog lama anda sudah bisa mendapatkan sinyal sebelumnya maka sinyal TV digital tidak akan menjadi masalah.
  4. Untuk  kota besar di Indonesia, cukup dengan menggunakan antena INDOOR kecil sudah bisa menikmati siaran TV digital dengan sangat jernih.





Sebagai panduan, kami telah review beberapa merek STB digital yg sudah ada di pasaran dan anda kini bisa bandingkan sesuai fasilitas dan keunggulannya :


Matrix Apple  - Polytron PDV 600T2   - Venus Cabe Rawit  - Evinix H-1  - Akari ADS-2230  - Tanaka


Bagi anda yg berada di lokasi lain di Nusantara dapat juga membaca update perkembangan  migrasi TV digital di  kota-kota besar seluruh Indonesia :

Surabaya  MNC  ,  EMTEK , VIVA )

Malang

Jember 

Kediri

Jombang & Mojokerto

Madiun

Jogja

Semarang

Banjarmasin

Makasar

Medan

Palembang

Perbatasan Malaysia


2. Berlangganan Parabola Nex Parabola & K-Vision 




Champions TV adalah sebuah saluran televisi berlangganan di Indonesia yang khusus menyiarkan olahraga dari belahan dunia yang dimiliki oleh Emtek (lewat IEG). Hadir dengan 3 saluran HD champions tv 1,2,3 yg pada awalnya menyajikan sepakbola liga champions dan europa league di saluran 1 & 2, sedangkan champions 3 menghadirkan Bulutangkis dan NBA.

Untuk pengguna parabola baik yg mini ku band maupun parabola jaring C band, dapat menikmati Champions TV dalam kualitas SD melalui layanan pay tv K-vision dengan berlangganan paket ONS2.





3. Streaming  Champions TV melalui layanan OTT - Vidio Com


Pesta olahraga multievent Olimpiade Tokyo 2020 akan digelar pembukaannya pada 23 Juli 2021 mendatang. Pada acara Olimpiade ini akan disiarkan secara link live streaming Olimpiade Tokyo 2020 melalui platform Vidio. Nantinya saat acara pembukaan, tim merah putih mengirimkan dua wakil atlet dari cabang olahraga surfing dan angkat besi sebagai pembawa bendera merah putih.




Vidio (PT Vidio Dot Com) adalah layanan streaming video yang didirikan pada tanggal 1 Oktober 2014 yang sekarang dimiliki oleh PT Surya Citra Media Tbk, anak perusahaan Emtek. Isi layanan ini terdiri dari sajian kanal gratis (free-to-air), siaran langsung (live streaming), film dan drama, dan televisi.





Terdapat 15 saluran Champions TV khusus menayangkan olimpiade tokyo kali ini. Bagi pengguna smartphone dengan operator Telkomsel, cukup hanya menginstal aplikasi vidio com saja GRATIS ! Sedangkan bagi pengguna PC dan android box bisa membeli paket platinum seharga 29 ribu rupiah / 30 hari. Siapkan Quota internet yg UNLIMITED  untuk mendapatkan siaran tanpa kendala.


4. Melalui parabola jaring ke arah Thaicom.


7 siaran dari Thailand akan menayangkan Olimpiade Tokyo 2020, yaitu NBT, PPTV, Thai PBS, JKN TV, True4U, GMM 25, dan T Sports.




Bagi pengguna antena parabola yang ingin menyaksikan perhelatan akbar tersebut, silakan ke siaran-siaran diatas.

Apalagi karena tidak ada satupun pay TV di Thailand yang ikut menayangkan, maka 7 siaran diatas dapat menayangkan cabang olahraga lainnya yang tidak melibatkan atlet Thailand.


Share:

Jumat, 23 Juli 2021

Pembagian STB Digital Gratis Dimulai, Begini Syarat Untuk Mendapatkannya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyampaikan syarat yang harus dipenuhi agar mendapat set top box tv digital gratis. Peralihan ke televisi digital dan mematikan siaran analog di daerah ini akan dilakukan pada 17 Agustus mendatang.




Penghentian siaran televisi analog akan dilakukan dalam lima tahap dengan keseluruhan waktu pelaksanaan tidak melewati tanggal 2 November 2022.


Berdasarkan pasal 85 PP Postelsiar, set top box digital gratis hanya diberikan kepada rumah tangga miskin yang masih menggunakan televisi analog.


"Bagi rumah tangga miskin (mendapat bantuan) berupa alat penerimaan siaran/set top box yang berfungsi untuk menayangkan siaran televisi digital pada perangkat televisi lama yang hanya dapat menerima siaran analog, sehingga masyarakat tetap dapat menyaksikan siaran tanpa mengganti perangkat televisinya," seperti tertulis dalam keterangan resmi, Rabu (21/7).


Lebih lanjut, Kementerian Kominfo menyebut tengah mempersiapkan pelaksanaan penyaluran set top box untuk rumah tangga miskin. Penyediaan set top box ini berasal dari kontribusi penyelenggara multipleksing secara proporsional dan Pemerintah melalui LPP TVRI.


Pembagian set top box untuk ASO tahap pertama akan disediakan oleh grup Surya Citra Media (SCM), Media, dan Rajawali.





Pembagian akan dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi serta Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang wilayahnya masuk dalam tahap pertama ASO.


Wilayah yang masuk dalam tahap pertama ASO sebagai berikut:

1. Aceh 1 (Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh)

2. Kepulauan Riau (Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang)

3. Banten (Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kota Serang)

4. Kalimantan Timur (Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Samarinda, Kota Bontang)

5. Kalimantan Utara (Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan)

6. Kalimantan Utara (Kabupaten Nunukan)


Kementerian Komunikasi dan Informatika menghimbau kepada masyarakat yang berdomisili di daerah-daerah ASO tahap 1 untuk segera beralih ke siaran digital.


"Hampir seluruh siaran analog sudah tersedia secara digital dengan kualitas yang jauh lebih baik. Apabila perangkat televisi di rumah belum digital maka cukup dengan memasang set top box," seperti tertulis dalam keterangan tersebut.


Sejak tanggal 9 April 2021, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui tim evaluasi penyelenggara multipleksing siaran televisi digital terestrial, telah menggelar proses evaluasi untuk menetapkan status Lembaga Penyiaran Swasta sebagai Penyelenggaraan Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial di 12 provinsi.


Hal tersebut merupakan pelaksanaan amanat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran (PP Postelsiar) serta pelaksanaannya dilakukan dengan berpedoman pada Keputusan Menteri Kominfo Nomor 88 Tahun 2021 tentang Pedoman Evaluasi dan Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial.






Proses evaluasi tersebut diikuti oleh tujuh grup Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) yaitu grup Surya Citra Media, Media, Rajawali Televisi, Trans Media, Media Nusantara Citra, Berita Satu dan Viva.


Namun, hanya tiga grup yang lolos evaluasi yaitu Grup Surya Citra Media (SCM) yang terdiri dari SCTV dan Indosiar di 12 (dua belas) provinsi meliputi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah,Jawa Timur, Di Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.


Grup Media yaitu Metro TV di 11 (sebelas) provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah,Jawa Timur, Di Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.


Grup Rajawali yaitu RTV di 1 (satu) provinsi yaitu di DKI Jakarta. Adapun evaluasi terhadap empat grup LPS lainnya yaitu Trans Media, Media Nusantara Citra, Berita Satu dan Viva, saat ini masih berjalan.


Untuk panduan, kami telah review beberapa merek STB digital yg sudah ada di pasaran dan anda kini bisa bandingkan sesuai fasilitas dan keunggulannya :


Matrix Apple     - Polytron PDV 600T2   - Venus Cabe Rawit  - Evinix H-1  - Akari ADS-2230  -Tanaka


Bagi anda yg berada di lokasi lain di Nusantara dapat juga membaca update perkembangan  migrasi TV digital di  kota-kota besar seluruh Indonesia :

Surabaya  MNC  ,  EMTEK , VIVA )

Malang

Jember 

Kediri

Jombang & Mojokerto

Madiun

Jogja

Semarang

Banjarmasin

Makasar

Medan

Palembang

Perbatasan Malaysia



dari : CNN Indonesia

Share:

Senin, 05 Juli 2021

Hak Siar Olimpiade Tokyo Ada di TVRI dan Emtek Group

Gelaran pesta olahraga multicabang terbesar di dunia, yakni Olimpiade Tokyo 2020 akan segera digelar. Pesta akbar olahraga multicabang terbesar di dunia ini tentu saja sangat dinantikan oleh para atlet dari seluruh negara di dunia. Selain itu, masyarakat di seluruh dunia juga sangat antusias melihat kontingen negara asal mereka tampil di Olimpiade. Sebagai ajang olahraga paling bergengsi di dunia, setiap negara berebut untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Olimpiade.



Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo akan disiarkan oleh sejumlah penyiar di seluruh dunia. Olimpiade 2020 ditunda hingga 2021 karena pandemi COVID-19. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Layanan Penyiaran Olimpiade akan menghasilkan umpan dunia yang diberikan kepada penyiar lokal untuk digunakan dalam liputan mereka. Di sebagian besar wilayah, hak siar untuk Olimpiade 2018 (musim dingin) dan 2020 (musim panas) dikemas bersama, tetapi beberapa lembaga penyiaran juga memperoleh hak untuk event lebih lanjut.


Bagi pengguna TV dengan antena UHF jangan khawatir akan kualitas siara TVRI yg kini sudah resmi bersiaran DIgital di berbagai stasiun pemancar seluruh Indonesia. Ada 4 saluran Digital atua disebut MUX TVRI yg meliputi siaran :


  • TVRI NASIONAL : Siaran dari stasiun pusat jakarta
  • TVRI Daerah : Merupakan produksi stasiun TVRI di ibu kota propinsi
  • TVRI 3 Budaya / TVRI WORLD : Menampilkan acara budaya Indonesia dan religi
  • TVRI Sport HD : Full24 jam acara olahraga


Sebuah kode dari akun Instagram Champions TV yakni @championstv.ieg menunjukkan isyarat bahwa Emtek akan menyiarkan Olimpiade Tokyo 2020 yang sempat tertunda setahun akibat pandemi Covid-19.





Seperti kita ketahui Elang Media Teknologi memiliki MUX yg umumya berada di kota besar dengan siaran High Definition,  meliputi :




  • SCTV
  • INDOSIAR
  • O CHANNEL
  • MENTARI TV (anak)


Cara merubah TV anda menjadi televisi digital cukup gampang, langkahnya adalah :


  1. Periksa televisi anda apakah memiliki fasilitas tuner DVB-T2 , dimana merupakan standar penyiaran digital di Indonesia. TV LED terbaru yg beredar di pasaran sudah memiliki fasilitas ini jadi jangan khawatir.
  2. Menggunakan decoder atau Set Top Box (STB) digital yang tentunya berteknologi DVB-T2, anda dapat membelinya di toko elektronik terdekat atau melalui online shop. Harganya murah saja berkisar 130 - 250 ribu rupiah saja.
  3. Tetap gunakan antena UHF yang mungkin masih terpasang di rumah anda, karena jika TV analog lama anda sudah bisa mendapatkan sinyal sebelumnya maka sinyal TV digital tidak akan menjadi masalah.
  4. Untuk kota Medan dan seperti kota besar lainnya di Indonesia, cukup dengan menggunakan antena INDOOR kecil sudah bisa menikmati siaran TV digital dengan sangat jernih.





Untuk panduan, kami telah review beberapa merek STB digital yg sudah ada di pasaran dan anda kini bisa bandingkan sesuai fasilitas dan keunggulannya :


Matrix Apple     - Polytron PDV 600T2   - Venus Cabe Rawit  - Evinix H-1  - Akari ADS-2230 

Tanaka


Bagi anda yg berada di lokasi lain di Nusantara dapat juga membaca update perkembangan  migrasi TV digital di  kota-kota besar seluruh Indonesia :

Surabaya  MNC  ,  EMTEK , VIVA )

Malang

Jember 

Kediri

Jombang & Mojokerto

Madiun

Jogja

Semarang

Banjarmasin

Makasar

Medan

Palembang

Perbatasan Malaysia



Sedangkan bagi pengguna parabola bisa berlangganan NEXPARABOLA yg merupakan anak usaha dari EMTEK serta bagi yg terjangkau jaringan OPTIK yg lumayan kenceng dapat berlangganan VIDIO COM yang sejak 2016 olimpiade di rio janeiro sudah menayangkan olimpiade melalui platform OTT / IPTV.
Share:

Selasa, 29 Juni 2021

NEXTGENTV (ATSC 3.0) - Kita Baru Mau Migrasi Digital ehhh Amerika Sudah 20 Tahun Dan Sadar Kekuatan TV Internet

 APA ITU NEXTGEN TV ?




NEXTGEN TV (kadang-kadang disebut ATSC 3.0) adalah generasi ketiga dari teknologi TV digital, dan langkah maju teknologi raksasa untuk pemirsa TV. Ini memberikan video yang memukau dengan warna yang cemerlang, gambar yang lebih tajam, dan kontras yang lebih dalam yang akan membuat Anda merasa seperti benar-benar ada di sana. Dan itu dibangun dengan Sistem Audio Dolby untuk TV NEXTGEN, yang secara cerdas meningkatkan dialog, mempertahankan volume yang konsisten saat Anda mengubah saluran dan benar-benar bergerak di sekitar Anda saat Anda menonton TV.

Saat terhubung ke internet, NEXTGEN TV dapat menggabungkan siaran TV dengan konten dari sumber broadband. Itu berarti NEXTGEN TV akan ditingkatkan dengan konten internet untuk mendapatkan hasil maksimal dari siaran langsung olahraga, berita langsung, acara langsung, dan banyak lagi—secara waktu nyata. Dan dengan NEXTGEN TV, TV yang Anda beli hari ini dirancang untuk dapat diupgrade dengan kemajuan masa depan.



MENGAPA ITU PENTING?


NEXTGEN TV adalah lompatan ke depan terbesar di TV selama bertahun-tahun dan menggabungkan manfaat siaran dengan menonton TV broadband. Penyiar lokal harus mengudara dengan teknologi baru untuk menjangkau sebagian besar pemirsa di Amerika dalam tahun depan.






BAGAIMANA PERBEDAAN TV NEXTGEN DENGAN YANG ANDA LIHAT DI BROADCAST TV SEKARANG?


Dengan menggabungkan TV antena over-the-air dengan internet, stasiun lokal akan dapat mempersonalisasi berita, olahraga, acara langsung, dan acara mereka dengan fitur interaktif yang memberi pemirsa konten yang paling relevan bagi mereka. Tentu saja, fitur yang tersedia di NEXTGEN TV akan bervariasi menurut penyiar dan televisi karena layanan komersial tersedia di pasar lokal.



DIMANA SAYA BISA MENDAPATKAN TV NEXTGEN?


(Hanya di AMerika) Cari logo NEXTGEN TV di bagian televisi di toko lokal Anda atau dari pengecer online favorit Anda. Banyak perangkat televisi baru dari LG Electronics, Samsung, dan Sony telah dilengkapi untuk menerima TV NEXTGEN. Dan lebih banyak lagi produsen TV diharapkan untuk ikut-ikutan.



 KAPAN NEXTGEN TV AKAN ON AIR?


Kami melacak penyebaran stasiun lokal NEXTGEN TV di sini : https://www.watchnextgentv.com/ Dengan peta nasional Amerika dari website kami, Anda dapat melihat di mana sinyal TV NEXTGEN diluncurkan dan stasiun apa yang sudah mengudara. Lebih banyak kota dan lebih banyak siaran dalam format baru ditambahkan setiap bulan.





BERAPA BIAYA UNTUK MENONTON TV NEXTGEN?


Sama seperti siaran TV saat ini, NEXTGEN TV terutama akan menjadi layanan gratis untuk pemirsa. Di masa mendatang, mungkin ada acara besar yang hanya tersedia berdasarkan bayar per tayang.





APAKAH SAYA MEMBUTUHKAN ANTENA?


Ya, awalnya Anda memerlukan antena untuk menerima saluran lokal gratis yang menyiarkan TV NEXTGEN. Standar juga sedang dikembangkan sehingga perusahaan kabel juga dapat menawarkan layanan TV NEXTGEN di masa depan.


APAKAH SAYA MEMBUTUHKAN AKSES INTERNET?


Meskipun Anda pasti dapat menerima NEXTGEN TV tanpa terhubung ke internet, kebanyakan orang yang membawa pulang TV NEXTGEN baru akan menghubungkannya ke internet broadband sehingga mereka dapat menikmati pengalaman hiburan yang paling mendalam dan kaya. Plus, dengan koneksi internet, NEXTGEN TV akan dapat diupgrade saat fitur baru tersedia.

Share:

Senin, 28 Juni 2021

STB Digital DVB-T2 TANAKA Terbaru - Apa saja Fasilitasnya ?

Pada tulisan kali ini saya mau Un-boxing serta nge-review sebuah STB terbaru dari Tanaka dan ini adalah versi terbaru dari STB Tanaka dan ini adalah STB paling komplit dan paling murah yang pernah saya punya.



Kenapa saya bilang murah karena selain ada YouTube ada juga ada EWS yaitu early warning system dimana kalau misalnya STB yang seperti Akari Polytron dia cuman ada ews tapi gada YouTube. Nah kalau kayak akari  tiada fasilitas YouTube, sedangkan evinix HD ada youtube tapi dia enggak ada ews dan ini adalah gabungan keduanya, dengan harga yang setengah dari Polytron dan lebih mahal sedikit dari evinix.


Jadi kardusnya berwarna biru dan agar sedikit-sedikit putih dan sini ada logo TANAKA dan bacaan besar banget dvbt2 digital video broadcasting terestrial dan disini sudah SNI. Ini keren banget karena sesuai dengan standar Indonesia.Untuk bentuknya cukup canggih]dalam artian ya ini beda dari pada yang lain nanti kita lihat kita bandingin sama yang  bisa saya pakai dan disini, ada dvbt2, MP4, USB WiFi, timeshift ,youtube-dll



Ada juga TVR dan full HD 1080 P guys dan semoga aja kedepannya sudah bisa 4K. Sekarang kita baca sampingnya, di sini ada penjelasan fasilitas yg ditawarkan : HD format dari kecil itu 480P sampai 1080P, wifi dongle kompetibel dengan tipe mt760, lalu sistem peringatan dini serta pencarian saluran TV otomatis.

Hal  menarik nih disini banyak gambar antena dan disini bisa indoor / outdoor dengan menggunakan STB TV digital Tanaka. Jadi dengan antena yang ini suport model 8888, lalu  T2 capung indoor, T2 capung outdoor dan kemudian ini ada antena UHF Tanaka u27 dengan rotator. Jadi ini penjelasan kalau misalnya STB ini support dengan antena antena yang merk Tanaka lainnya.





Fungsi EWS adalah adanya pesan interupsi pada TV ketika ada bencana. Jadi kalian gak usah pusing-pusing dan sini ada gambar bencana alam gempa bumi tsunami letusan gunung berapi tanah bergerak banjir cuaca ekstrim. 

Sekarang kita akan Unboxing apa aja isi dari paket pembelian STB Tanaka, yang pertama kita langsung nemuin remotenya, cukup besar ya dibanding remote yang lain.




Lalu seperti biasa kabel rca untuk tv tabung ataupun TV LCD ini bisa dipakai kalau misalnya kalian belum support HDMI dan harus pake rca. Sangat disayangkan seperti biasa  saya bingung dan heran kenapa setiap pembelian STB digital yang versi terbaru pastinya  enggak pernah diserahkan kabel HDMI. Padahal sekarang udah banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan TV yang support dengan HDMI. Semoga aja kedepannya dikasih ya karena biar bisa menikmati siaran TV digital secara maksimal. Ada juga disertakan buku petunjuk dan kartu garansi dan kalau produksi yg SNI terbaru tuh sudah ada garansinya dan disini garansi berlaku selama satu tahun terhitung dari tanggal pembelian.




Ini adalah penampakannya, di sini terlihat box nya terbuat dari plastik dengan finishing seperti dari besi dan berwarna hitam, tapi ini adalah plastik . Tampilan depannya bentuknya biasa banget kirain bakal secanggih yang ada digambar tapi ini seperti STB paranola merek Tanaka pada umumnya, di sini kita lihat ada tombol power lalu disini ada terbuat dari mika ya berwarna hitam di sini ada tombol minus dan tombol + Lalu ada up dan down untuk channel dan disini menu . Kecewanya nggak sebagus seperti yang digambar.

Lalu di belakangnyada colokan untuk antena lalu di sini ada port HDMI disini USB langsung digabung 2 dimana kalau biasanya itu satu didepan satu dibelakang dan ini dua-duanya di belakang dan di sini ada untuk rca video suara dan ini adalah untuk peaker eksternal. Ada tombol on off dan ada kabel untuk menghubungkan ke listrik. STB ini ventilasi udaranya banyak dan ini langsung berhubungan dengan mesin didalamnya




Oke sekarang kita coba menghubungkan dengan antena yang saya punyadengan tinggi sekitar delapan meteran dan Lokasi saya di Jakarta dan gambar diatas adalah tampilan ketika dinyalakan dan 034 ini adalah urutan channel dari RCTI .






Untuk panduan, kami telah review beberapa merek STB digital yg sudah ada di pasaran dan anda kini bisa bandingkan sesuai fasilitas dan keunggulannya :


Matrix Apple     - Polytron PDV 600T2   - Venus Cabe Rawit  - Evinix H-1  - Akari ADS-2230


Bagi anda yg berada di lokasi lain di Nusantara dapat juga membaca update perkembangan  migrasi TV digital di  kota-kota besar seluruh Indonesia :

Surabaya  MNC  ,  EMTEK , VIVA )

Malang

Jember 

Kediri

Jombang & Mojokerto

Madiun

Jogja

Semarang

Banjarmasin

Makasar

Medan

Palembang

Perbatasan Malaysia


Share:

MotoGP Trans7 Di Acak Biss - Akhirnya Perang Konten Antar Pay TV Lengkap Sudah

Setelah hampir 20 tahun Trans7 menghadirkan MotoGP dilayar TV, kini para penonton yg setia menggunakan satelit dan pay tv diluar group Transmedia harus rela layar TV nya GELAP karena feed Trans7 dari Telkom 4 di acak menggunakan BISS. Penasaran berapa sih kode biss key nya Trans 7 di satelit Telkom 4 ? Baca sampai habis ya..



Kenapa sih harus diacak? Kan padahal sebelumnya aman saja dan pihak Dorna pun sebagai pemilik hak siar MotoGP tidak mensyaratkan siaran satelit TRANS7 harus di enkripsi? Ini ujung perang konten yg sebenarnya dimulai semenjak hadirnya NINMEDIA melalui slogan TV satelit GRATIS. Semenjak hadir di 2016, ninmedia mengambil sisi "RECEH" dari dunia televisi dengan menonjolkan siaran TV lokal GRATIS untuk masyarakat kecil. Kita flashback yuk apa yg terjadi sampai akhirnya siaran Moto GP TRANS 7 diacak.


Ninmedia merelay tidak sah RCTI-MNC-GTV dengan Receiver Rekomendasi


RCTI saat ada di ninmedia

Sekitar bulan desember 2017 RCTI mulai hadir di ninmedia melalui satelit chinasat 11, dan penulis sangat ingat keanehan yg terjadi dimana audionya tidak sinkron alias delay 3 detik. Berbagai analisa pun dilakukan oleh para penggila satelit saat itu dan mendapatkan solusinya dengan menggunakan receiver kelas atas yaitu kaonsat yg ada fasilitas TS delay sehingga videonya dilambatkan 3 detik untuk mengimbangi suara. Dan itu menyebabkan receiver kaonsat yg juga bagus untuk tiket FLY jaman itu menjadi laris di berbagai online shop.

Namun kemudian munculah receiver khusus yg disediakan oleh ninmedia dengan nama pasarannya : RECEIVER REKOMENDASI, padahal sebelumnya manajemen ninmedia menyatakan dan bersikukuh kalau siaran satelitnya dapat diterima oleh receiver FTA. Receiver ini menjadi laris karena semua siaran lancar tanpa delay. Ya namanya saja bisnis ya harus cari untung, apalagi ketika trik delay ini berhasil dioprek oleh programer SKYBOX dan delaynya sembuh.

Skybox laris dipasaran dengan menjadikan keberhasilan mengatasi delay MNC group sebagai nilai jual. Namun ini tidak lama, ya gak mau rugilah pihak ninmedia akibat penjualan STB rekomendasinya merosot tajam. Munculah trick dengan merusak suara menjadi CEKOT-CEKOT dimana dari analisa saya kala itu adanya stream audio kedua yg merusak audio aslinya. Al hasil penjualan receiver rekomendasi yg harganya kemahalan itu menjadi naik lagi.

Namun ini tercium pihak MNC bersamaan dengan jebloknya pemasangan parabola mini mereka bahkan banyak parabola ex Indovision yg dimodif menjadi ku band untuk ninmedia. Akhirnya mulai 2018 RCTI mengenkripsi siaran di satelit palapa mulai pukul 5 sore sampai sinetron berakhir pukul 10 malam. Luar biasa hebohnya dunia satelit kala itu.


MNC VISION mengeklusifkan RCTI - MNC TV - GTV dan berbagi ke KVISION




MNC group menjadi tersadarkan kekuatan sinetron mereka yg laris manis dipasaran dan menjadikan ini sebagai nilai jual eksklusif. Siaran mereka yg di satelit sekarang menjadi 24 jam encrypted dan hanya bisa di tonton melalui STB rekomendasi nya K-vision GOL. Wahhh semakin seru saja kejadian di 2018 ini yg mengakibatkan ninmedia kehilangan pasar akibat tidak bisa merelay tv kesayangan masyarakat.

Parahnya lagi kemudian Ninmedia mendapat gugatan hukum oleh MNC karena dianggap melakukan relay siaran RCTI-MNC-GTV secara tidak sah. Ujungnya Ninmedia kalah di pengadilan dan menjadi oleng setelahnnya harus bergeser satelit ke asiasat 9 dan akhirnya kehilangan hak relay siaran milik EMTEK (SCTV INDOSIAR) karena tidak ada kesepakatan barter konten siaran. 


Transvision dan Emtek/NexParabola Boleh Relay Asal Barter Siaran


Nah ini kelanjutan yg kurang sehat karena akhirnya MNC group diikuti oleh eksklusifnya SCTV-INDOSIAR di jalur parabola mini. Sebenarnya Transvision menganggap ini kurang etis karena siaran FTA yg hadir dimasyarakat haruslah gratis tanpa melihat dari jalur apa mereka menontonnya.

Satelit C band memang tidak diacak oleh trans dan emtek , namun ketika RCTI berani mengacak di telkom maka kegatelan untuk mengeksklusifkan semua siaran mungkin saja ada dibenak para pemilik stasiun. Tapi ini masih dipahami terlalu kejam, namun ketika TRANS tidak mendapatkan penonton saat musim bola 2021 hal yg tak mengenakkan terjadi.


EURO & COPA America di 2021  Membuat Transmedia gak kebagian penonton




Nah..akhirnya pada tanggal 27 juni 2021, saat para pengguna parabola ingin menonton siaran MotoGP Assen jam 6 sore, tiba-tiba layar diatas muncul. Ketakutan saya akan munculnya kejengkelan dari pihak transmedia yg gak dapat penonton pay tv saat musim bola menjadi terbukti. Walau di forum parabola akhirnya bisa mengkodekan BISS nya untuk satelit Telkom 4 - C band, namun untuk pengguna pay tv hal ini terasa mustahil karena walaupun teknisinya bisa membuka biss nya, namun ini adalah hal ilegal.




Penulis masih menunggu apa yg dimaksud oleh trans group ini, apakah minta jatah siaran bola atau ingin pamer kekuatan bahwa : KONTEN DI TV SAYA JUGA BELI MAHAL KOK! Nah kalau semua berpikiran begini, harus bayar untuk langganan FOX SPORT demi tayangan MotoGP, ya sebaiknya kita kembali ke antena UHF lagi yuk menggunakan STB DIGITAL.




Untuk panduan, kami telah review beberapa merek STB digital yg sudah ada di pasaran dan anda kini bisa bandingkan sesuai fasilitas dan keunggulannya :


Matrix Apple     - Polytron PDV 600T2   - Venus Cabe Rawit  - Evinix H-1  - Akari ADS-2230


Bagi anda yg berada di lokasi lain di Nusantara dapat juga membaca update perkembangan  migrasi TV digital di  kota-kota besar seluruh Indonesia :

Surabaya  MNC  ,  EMTEK , VIVA )

Malang

Jember 

Kediri

Jombang & Mojokerto

Madiun

Jogja

Semarang

Banjarmasin

Makasar

Medan

Palembang

Perbatasan Malaysia





Namun buat yg butuh banget, ini nih BISS KEY Trans 7 di Telkom 4 : 76 A4 78 92 46 C4 3E 48





Cara memasukkan BISS KEY bisa dibaca disini : https://www.aisi555.com/2021/06/cara-memasukkan-biss-key-di-berbagai.html


Share:

Sabtu, 26 Juni 2021

Perbandingan TV Analog vs TV Digital Pakai Antena Indoor Arashi ADA-1003

Seperti yg sudah banyak diberitakan, tahun depan tepatnya di 2022 bulan November, kalau tidak ada  masalah, TV analog itu bakal dihapuskan 100%. Jadi bakal diganti dengan TV digital dan kita ini sebenarnya sangat terlambat, karena negara lain ada yang memulainya lebih dari dari 10 tahun yang lalu, bahkan ada yang 15 tahun yang lalu.




Nah keuntungan migrasi itu sebetulnya banyak banget, terutama kalau kita sebagai konsumen ada dua menurut saya yangp aling penting,  yang pertama adalah spektrum frekuensi TV analog itu ada di pita 700MHz (UHF 50 keatas) yang merupakan frekuensi favorit jaringan GSM. Kenapa? Karena sifat sinyalnya yg gampang diolah secara elektronika dengan jangkauan yg luas. Jadi dengan dimatikannya TV Analog ini spektrum UHF 50 keatas bakal bisa dimanfaatin untuk meningkatkan kecepatan internet di Indonesia terutama untuk sekarang yang lagi digadang-gadang banget yaitu seluler 5G.


Digital Deviden di Frekuensi 700MHz , bisa dibaca disini


Lalu yang kedua kualitas gambar dan audio yang bakal kita dapat di TV digital kita itu bakal lebih jernih dibandingkan dengan TV analog, bahkan bisa dapat kualitas HD juga bisa untuk disisipkan subtitle, audio dubbing berbagai bahasa juga dan bisa punya rasio layar yang lebih fleksibel termasuk  16 banding 9. 

Juga contohnya digambar dibawah  ini teman-teman bisa perhatikan batas samping kanan kiri atau atas bawah tayangan yang ada di siaran TV analog ini dan kalau kita pindahin ke TV digital maka tayangannya jadi jauh lebih luas baik yang untuk batas horizontal ataupun batas vertikal atau dalam istilah dunia video "Safe Zone".




Alasan utama migrasi adalah karena kalau di TV analog dia pakai frekuensi radio dengan modulasi analog dimana sinyal videonya ini ditransmisikan dalam AM sedangkan audionya dalam FM dan ini sebabnya kalau sinyalnya lemah tv-nya tetap bisa nayangin siarannya hanya ya kualitasnya jelek atau banyak semutnya.

Sedangkan TVdigital dia pakai digital encoding dengan standar di Indonesia memakai teknologi DVB T2. Jadi kalau sinyalnya dapat maka kualitas tampilannyapasti bagus tapi kalau nggak dapet sinyal langsung GELAP ! Jadi gak ada kondisi lain seperti jelek dulu gitu baru bisa dapat sinyal yang bagus, di sini sinyal jelek = Blank sekalian atau ketika dapet sinyal anda benar dapat TV kualitas yang bagus. Juga dengan sistem digital yg memakai hitungan matematika yg super njelimet, maka efisiensi spektrum dapat dicapai dengan sistem multiplexing dimana 1 kanal selebar 8 MHz dapat menampung (hitungan kasar) 12 siaran TV SD secara bersama. Jadi pemanfaatan frekuensi menjadi maksimum. 




Pada gambar paling atas teman-teman bisa lihat perbandingannya antara kualitas gambar TV Analog dan TV digital di posisi antena yang sama Indoor atau dalam ruangan. Karena kebanyakan antena digital termasuk Arashi ADA-1003 ini yang saya pasang dan pasti secara teori support dua-duanya. Jadi support untuk Analog dan support untuk digital. 

Juga kalian bisa rasakan bahwa memang kualitas digital tv itu jauh lebih bagus ketimbang analog TV baik dari gambar ataupun kualitas audionya juga, jadi memang banyak sebetulnya positifnya dari transformasi ini. Namun konsekuensinya buat teman-teman yang tv-nya belum support digital otomatis harus ganti tv-nya ke digital atau kalian bisa beli alat tambahan namanya set-top-box yaitu decoder yang fungsinya ini untuk menangkap sinyal digital dan merubah TV lama analog jadul menjadi digital.




Untuk panduan STB digital yg beredar di pasaran, kami telah review beberapa merek STB digital yg sudah ada di pasaran dan anda kini bisa bandingkan sesuai fasilitas dan keunggulannya :


Matrix Apple     - Polytron PDV 600T2   - Venus Cabe Rawit  - Evinix H-1  - Akari ADS-2230 

-Tanaka


Jadi kalian tetep bisa nonton  siaran digital di TV analog kalian atau di TV tabung warisan bapak dengan cara diatas dan teman-teman bisa cari STB DVB-T2 di marketplace harganya memang lumayan, kalau saya cek disekitaran 200ribuan. Tapi ya masih lebih murahkan ketimbang harus beli TV baru dan kalau tv-nya udah siap nayangin siaran digital bareng kedua yang harus kalian punya adalah antena digital yang salah satunya ya seperti ini yang di marketplace dijual diharga sekitaran 120.000.




Yang saya mau kasih tahu dulu ke teman-teman beberapa hal yang penting yg perlu kalian pertimbangkan untuk beli antena digital indoor dibanding antena outdoor. Yang pertama adalah sebaiknya dipilih yg kabelnya panjang walaupun bisa disambung ya tapi agak ribet aja kan kalau harus nyambung lagi. Jadi saran saya minimal beli yang bonus kabel 10 meteran lah kabelnya

Yang kedua untuk bisa dapetin kualitas jaringan terbaik memang antena harus pasangkan di luar rumah. Jadi selain butuh kabel yang panjang pastiin juga antena kalian bakal tahan air atau hujan serta ada mounting / pegangan ke tiang. Kalau di saya lihat di marketplace rata-rata antena digital sudah tahan air tapi kayaknya hanya Arashi ada 1003 ini yang udah tersertifikasi IPS ( tolong koreksi saya kalau saya salah) yang artinya udah anti hujan.



Dan yang terakhir kalian bisa lihat di spesifikasinya yang di sebelah pinggir box ini  terlihat nilai GAIN penguatannya. Jadi intinya semakin tinggi nilai gain ya maka semakin bagus tangkapan sinyalnya artinya walaupun towernya jauh sinyalnya tetap bisa di tangkap sama antenanya. Kalau kualitas siarannya sih enggak ada bedanya, jadi efeknya hanya penguatan sinyal lemah dan Arashi ada 1003 ini punya gain di 28 dB. Ini adalah salah satu nilai dB tertinggi dari semua antena digital di marketplace Indonesia.


Saat di unboxing kita bakal dapet antenanya yang udah kepasang kabelnya sepanjang 10 meter yang diujungnya udah ada kepala jack antena ke TV. Jadi nanti kita tinggal colokin aja ke TV.  Lalu ada colokan listriknya yang bisa kita pasang di bagian kota kecil ini untuk aktivin amplifiernya. Berikutnya ada dudukan multifungsi karena bisa untuk dudukan di meja mau vertikal bisa atau horizontal juga boleh tinggal kita pasang di tiang luar rumah dan ada baut aja biar enggak lepas 

Jadi mudah saja bagi yang mau pasang di outdoor, udah ada mounting 1 set yang ada di boxnya. Jika kalian mau pasang di dinding juga oke karena kita udah dikasih double-tape perekat nya ya. Jadi ada tiga alternatif cara pemasangannya tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan kalian.

Bagi anda yg berada di lokasi lain di Nusantara dapat juga membaca update perkembangan  migrasi TV digital di  kota-kota besar seluruh Indonesia :

Surabaya  MNC  ,  EMTEK , VIVA )

Malang

Jember 

Kediri

Jombang & Mojokerto

Madiun

Jogja

Semarang

Banjarmasin

Makasar

Medan

Palembang

Perbatasan Malaysia


Sumber digubah dari: YT Obat Gaptek

Share:

Jumat, 25 Juni 2021

Ninmedia Sangat Rajin Minta Maaf - Ada apa sih sebenarnya ?

Saat Ini kami sedang mengalami gangguan Transmisi pada Transponder Frekuensi 12655 V 45000, Dalam Proses perbaikan Teknis. 

Kami akan pastikan menghadirkan kembali layanan siaran Ninmedia TV secepatnya 

Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.



Ninmedia ..oh ninmedia...banyak kali sudah membuat patah hati penggunanya, dari kejadian tidak berlanjutnya kontrak di Chinasat 11 , hilangnya siaran premium Discovery group TiviPlus dan bergesernya layanan ke satelit Asiasat 9 dan hobinya gonta-ganti line up channel yang sangat menjadi kendala bagi para teknisi parabola seluruh nusantara. 

Seperti yg terjadi pada 23 Juni 2021 ini dan berulang pada 1 juli 2021 saat transponder ninmedia di Asiasat 9 katanya ada kendala di TP 12655 Vertikal. Gangguan apa habis kontrak bahkan mungkin juga periode trial nya selesai ?

Melalui Facebook Ninmedia menulis petunjuk cara pemindaian siaran nya di TP yg tersisa 12415 MHz Vertikal.


Penonton setia Ninmedia TV, saat ini untuk dapat menyaksikan film-film seru di channel premium Ninmedia. Lakukan scan ulang dekoder Anda ke frekuensi 12415. Caranya :




Wahh ..wahh ...padahal ninemdia sangat berarti bagi beberapa orang. Ada kisah tentang seorang anak lulusan SMK di surabaya, yg setelah lulus dan menganggur datang meminta kerja padaku. Sesuai hobiku yang sejak tahun 90an sudah treking parabola, ku minta dia memanfaatkan parabola mini telkomvision bekas di kantor, dan dengan bantuan youtube dari beberapa teknisi yg sudah terlebih dahulu meng-share cara treking chinasat 11, kusuruh naik gentenglah dia.

Dan ternyata beres sehingga parabola bekas itu menjadi bermanfaat, hiburan yg cukup lumayan setelah mendapatkan sinyal ninmedia chinasat11 yg hanya 45 channel saat 2017 itu. Lalu tawaran dari rekan sekantor meluncur untuk memanfaatkan parabola mini bekas yg mereka punya dan ternyata uangnya lumayan juga. 

Sampai ketika Receiver rekomendasi Ninmedia muncul, RCTI menjadi suara cekot-cekot kalau pakai receiver FTA, si teknisi dadakan ini bisa mendapatkan order 10 instalasi perminggu.




Peluang bisnis pun saya lirik dengan menggabungkan bisnis kantor dengan entertainment untuk hotel budget atau kos-kosan yg ingin TV nya jernih di tiap kamar. Jadilah sang teknisi ini ahli parabola dan sudah merambah project parabola hotel diseantero NKRI dari Sumatera sampai Papua pun sudah pernah dijamahnya. Luar biasa!


IRONIS nya, ninmedia makin nyungsep. RCTI dengan MNC groupnya membuyarkan semuanya. mereka dianggap mencuri hak siar ! Dan ninmedia menjadikan semua pay tv sadar bahwa bisnis yg dianggap sebelumnya hal yg kecil ini, hiburan rakyat kelas bawah, ternyata ada pasar yg besar dibelakangnya. Ternyata rakyat belum mendapatkan siaran TV dengan merata bahkan di kota besarpun belum jernih. Apalagi diperparah dengan molornya migrasi TV digital saat itu.





Kini nimedia di juni 2021 kembali minta maaf lagi, di masa pandemi yg semakin tidak jelas ini. Entah transpondernya hanya mampu disewa 1 saja, ku tak tahu...Saya siapa kok sampai bisa tahu daleman Ninmedia. 



Mohon Maaf , Sehubungan dengan adanya Kendala teknis pada Frekuensi 12655 V 45000, maka kami "Memindahkan Sementara" beberapa channel pada Transponder tersebut ke Frekuensi 12415 V 45000 agara channel favorit anda dapat tetap mengudara .




Ninmedia - Kembalilah membuat kami para teknisi parabola " dadakan"  ini tersenyum dan bergairah memasarkan hiburan murah meriah ke masyarakat kecil se- Nusantara.



Share:

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (8) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (15) android (12) antares (3) arduino (21) artikel (11) attiny (3) attiny2313 (19) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (45) digital (1) display (3) esp8266 (25) euro2020 (13) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (44) jam (7) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (16) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (7) lain-lain (8) lcd (2) led (14) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (70) micropython (6) mikrokontroller (12) mikrotik (5) mqtt (1) ninmedia (3) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (78) pcb (2) power (1) praktek (2) project (33) proyek (1) python (3) radio (15) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) solar (1) solusi (1) tachometer (2) technology (1) teknologi (2) telegram (2) telepon (9) televisi (145) television (28) transistor (2) troubleshoot (3) tulisan (83) tutorial (80) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika