"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

  • IC Timer 555 yang Multifungsi

    IC timer 555 adalah sirkuit terpadu (chip) yang digunakan dalam berbagai pembangkit timer, pulsa dan aplikasi osilator. Komponen ini digunakan secara luas, berkat kemudahan dalam penggunaan, harga rendah dan stabilitas yang baik

  • Animasi LED Dengan IC 4017

    IC 4017 adalah IC 16-pin CMOS dekade counter dari seri IC CMOS 4000. Sangat berguna jika ingin membuat animasi lampu atau LED secara sederhana seperti led berjalan, tulisan berjalan , counter/timer dan masih banyak kegunaan lainnya

  • Bermain DOT Matrix - LOVEHURT

    Project Sederhana dengan Dot Matrix dan Attiny2313. Bisa menjadi hadiah buat teman atau pacarmu yang ulang tahun dengan tulisan dan animasi yang dapat dibuat sendiri.

  • JAM DIGITAL 6 DIGIT TANPA MICRO FULL CMOS

    Jika anda pencinta IC TTL datau CMOS maka project jam digital ini akan menunjukkan bahwa tidak ada salahnya balik kembali ke dasar elektronika digital , sebab semuanya BISA dibuat dengan teknologi jadul

  • BIKIN PCB SEDERHANA TAPI GA MURAHAN

    Bikin PCB itu ga susah kok..dengan software EAGLE CAD dan teknik sterika kamu dapat membuat PCB untuk berbagai project elektronika mu ...

Tampilkan postingan dengan label euro2020. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label euro2020. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Juni 2021

Cara Menonton Copa Amerika 2021 Secara FTA ( Free To Air ) Alias GRATIS

CONMEBOL Copa América (CONMEBOL America Cup), yang dikenal hingga tahun 1975 sebagai Kejuaraan Sepak Bola Amerika Selatan (Campeonato Sudamericano de Fútbol dalam bahasa Spanyol dan Copa Sul-Americana de Futebol dalam bahasa Portugis), adalah turnamen sepak bola putra utama yang diikuti oleh tim nasional dari KONMEBOL. Ini adalah kompetisi sepak bola internasional tertua yang masih berjalan, serta yang paling banyak ditonton ketiga di dunia. Kompetisi menentukan juara Amerika Selatan.Sejak tahun 1990-an, tim dari Amerika Utara dan Asia juga telah diundang untuk berpartisipasi.




Kejuaraan pada tahun 2021 adalah edisi ke-47 dari Copa América. Turnamen ini berlangsung di Brasil dari 14 Juni hingga 11 Juli 2021. Turnamen ini awalnya dijadwalkan berlangsung dari 12 Juni hingga 12 Juli 2020 di Argentina dan Kolombia sebagai Copa América 2020. Pada 17 Maret 2020, CONMEBOL mengumumkan bahwa karena pandemi COVID-19 di Amerika Selatan, turnamen tersebut telah ditunda selama satu tahun, sehubungan dengan keputusan UEFA untuk juga menunda UEFA Euro 2020 hingga 2021.

Pada 20 Mei 2021, Kolombia dihapus sebagai tuan rumah bersama di tengah protes yang sedang berlangsung terhadap Presiden Iván Duque Márquez, dan Argentina kemudian dihapus pada 30 Mei karena masalah COVID-19. Hari berikutnya CONMEBOL mengukuhkan Brasil sebagai tuan rumah baru turnamen tersebut.




Indosiar sebagai salah satu televisi milik EMTEK mendapatkan hak siar untuk penyiaran televisi FTA / Free To Air (GRATIS) melalui UHF baik analog dan digital. Dan bagi anda yg berada di kota besar seperti Jakarta maupun Surabaya dapat memanfaatkan TV Digital melalui STB digital atau TV generasi terbaru, yang siaran Indosiar sudah menggunakan format super jernih HD. Untuk pertandingan jam 4 pagi disiarkan Indosiar sedangkan untuk pertandingan jam 7 pagi disiarkan oleh O channel.




Untuk kalian yang berada di pelosok dengan jangkauan UHF terbatas, dapat menggunakan parabola mini Kvision atau Nex parabola, begitu juga dengan parabola jaring tetap bisa menggunakan layanan satelit Telkom4 yang juga ada siaran TV satelit berbayar Kvision - Nex Parabola. Lalu untuk kalian yang ingin menyaksikannya scara gratis bagaimana? Tenang...TV negara tetangga kesayangan kita bersama, menayangkan semua pertandingan secara gratis.




Sejak lama PPTV HD merupakan tv langganan masyarakat Indonesia pencinta Parabola + Sepakbola. Gak pernah ketinggalan acara atau event olahraga ternama dunia. Jadi segeralah arahkan antena parabola jaring anda ke barat 78.5 Bujur timur dan dapatkan siaran PPTV HD dengan parameter :


PPTV HD

Satelit = Thaicom 6 (78,5 BT)

4080 H 30000 (C Band)

MPEG4, HD, BISS

SID = 0036 / 0024

KEY = 25 52 95 0C AB EF 95 2F

Beam = seluruh Indonesia


PPTV (SD)

Satelit = Thaicom 6 (78,5 BT)

3760 H 30000 (C Band)

MPEG2, SD, BISS

SID = 0701 / 02BD

KEY = 32 FF 9E CF A7 11 4A 02

Beam = seluruh Indonesia


PPTV (SD)

Satelit = Thaicom 8 (78,5 BT)

11050 H 30000 (KU Band)

MPEG2, SD, BISS

SID = 2214 / 08A6

KEY = 1A 84 52 F0 E0 CA FA A4

Beam = Sumatera, Jawa, Kalimantan

.

PPTV HD

Satelit = Thaicom 8 (78,5 BT)

11680 H 30000 (KU Band)

MPEG4, HD, BISS

SID = 3020 / 0BCC

KEY = 1A 84 52 F0 E0 CA FA A4

Beam = Sumatera, Jawa, Kalimantan






Share:

Minggu, 13 Juni 2021

Siaran Euro 2020 "Gratis" Yang Bisa Dilihat Melalui Parabola di Wilayah Indonesia

(...Disclaimer : Adalah ILEGAL untuk menerima siaran olahraga dengan hak siar ekslusif di lokasi diluar cakupan yang telah ditentukan. Untuk euro2020 lewat parabola silahkan berlangganan Kvision disini.....)




Ada aja cara penggemar olahraga terpopuler di dunia, Sepakbola , demi menonton siaran TV mendukung kesebelasan favoritnya. Mereka yg kurang beruntung karena tinggal diwilayah yg tidak terjangkau siaran UHF baik Analog maupun Digital, selain dapat membeli paket berbayar lewat K-Vision, penduduk di wilayah blankspot UHF dapat menggeser parabola ke siaran satelit negara tetangga.

Beberapa siaran televisi luar negeri yang mengantongi hak siar kompetisi sepakbola terakbar di Eropa yang digelar mulai 11 Juni hingga 11 Juli 2021 ini dan bisa didapatkan di sebagian atau seluruh wilayah Indonesia menggunakan parabola satelit.

Sebagaimana diketahui pemegang hak siar free to air (FTA) EURO 2021 (EURO 2020) di Indonesia adalah RCTI dan MNCTV. Sayangnya, hanya bisa disaksikan melalui UHF dan DVBT2. Ada juga beberapa pertandingan yg tidak ditayangkan melalui jalur antena UHF akibat mahalnya hak siar dan kurangnya sponsor, yang pada episode seblumnya baik piala dunia maupun piala eropa, Djarum Supper Soccer selalu hadir sebagai sponsor utama. Kini Djarum telah memiliki platform sendiri yaitu MOLA TV yang bersiaran menggunakan jalur OTT / Streaming.




Siaran TV alternatif EURO 2021 ini bisa didapatkan menggunakan parabola, baik itu menggunakan dish besar atau dish kecil, pita frekuensi C-Band maupun pita frekuensi KU Band. Tulisan ini bisa dijadikan referensi jika beam menjangkau wilayah masing-masing. Namun, belum diketahui apakah siaran ini nantinya diacak atau free to air (FTA).

Sebagian diantaranya ada yang temporary, terkadang FTA atau tidak diacak, di lain waktu bisa mendadak diacak menggunakan enkripsi maut yang tidak bisa dibuka menggunakan receiver yang beredar di pasaran.





Berikut adalah siaran TV alternatif EURO 2021 (EURO 2020) di parabola: (akan di update terus)



  NEGARA

  SIARAN

  SATELIT

 China

 CCTV 5
 CCTV 5+

 ChinaSat 6A (125.0°E) 
 ChinaSat 6B (115.5
°E)

 India

 Sony Ten 2
 Sony Ten 3   Sony Ten 4
 Sony Six

 ST 2 (88.0°E)

 Kamboja

 CTN
 MyTV
 CNC

 Apstar 6C (134.0°E)

 Maladewa

Raajje TV

Apstar 7 (76.5°E)

 Malaysia

 Okey SD/HD
 Sukan RTM HD

 Measat 3a (91.4°E)
 ABS 2 (75.0°E)

 Vietnam

 VTV 1
 VTV 3
 VTV 6

 Vinasat 1 (132.0°E)

 Rusia

 Матч ТВ
 1TV Russia
 Россия

 Yamal 601 (49.0°E)

 Thailand

 NBT 2 SD/HD

 Thaicom 6/8 (78.5°E)

 Feed Backup

 AD HOC enc 5

 Eutelsat 172b (172° E)


Tentunya siaran di satelit diatas membutuhkan alat pembuka acakan BISS atau lainnya, dan bisa dilihat caranya pada group pencinta parabola di facebook. Kami tidak menyediakan cara membuka siaran terenkripsi karena menjaga hak siar yang mereka miliki.

Selamat mencoba ..

Share:

Jumat, 11 Juni 2021

Geser Thaicom - NBT HD Untuk Euro 2020 ? Jangan Dulu ahh tunggu setelah pertandingan pertama

Laman website NBT2HD SPORT telah mengkonfirmasi berita bahwa stasiun TV NBT 2HD akan bertanggung jawab untuk menyiarkan siaran langsung Euro 2020 untuk ditonton oleh penggemar sepak bola Thailand.




Sebelumnya, penggemar sepak bola Thailand melontarkan kekecewaan bahwa mereka mungkin tidak mendapatkan hak siar Kejuaraan Eropa melalui layar televisi. Hingga baru-baru ini, menjadi jelas saluran NBT 2HD yang mengumumkan gelaran siaran langsung. Dimulai dari laga pembuka pada Jumat malam, 11 Juni, di mana Turki akan bertemu Italia. Pada pukul 2.00

Jadi ini mengulang kejadian di Piala Dunia 2018 saat thailand mengumumkan hak siar mepet sebelum kick off pertama digelar. Namun jangan keburu menggeser arah parabola anda, ada detail lainnya harus menunggu untuk mengikuti update dari saluran NBT 2HD dini hari nanti. Bisa jadi nih hanya layar pelangi yang muncul.






Satelit = Thaicom 6 (78,5 BT)

HD = 4150 H 12000 (C Band)

SD = 3920 H 30000 (C Band)

HD =11560 H 30000 (Ku Band) 

SD =11010 H 30000 (Ku Band) 

BISS

551133996969885A  CBAND

660D8CEEDE36CB06 KU BAND



Sebelumnya thaicom 6/8 yang derajatnya 78.5 Bujur timur sudah memberi sinyal positip dengan saluran PPTV HD 36 yang resmi menyiarkan copa amerika 2021. Jadi geser aja parabolanya untuk mendapatkan siaran langsung copa , namun untuk euro 2020 harus berhadapan dengan hak siar negara asean yg lumayan ketat. Apalagi MOLA TV pemegang haksiar di Indonesia lumayan kejam dalam hal menegur bocoran sinyal satelit negara tetangga.



ห้ามพลาด! “ศึกโคปา อเมริกา 2021” มันส์ทุกแมตช์ ตั้งแต่รอบแบ่งกลุ่มจนถึงรอบชิงชนะเลิศ เริ่มวันที่ 14 มิ.ย. – 11 ก.ค. นี้ ประเดิมแมตช์แรก เช้าวันจันทร์ที่ 14 มิ.ย. เวลา 04.00 น. บราซิล (เจ้าภาพ) พบ เวเนซุเอลา ต่อด้วยคู่ที่ 2 เวลา 07.00 น. โคลอมเบีย พบ เอกวาดอร์ ถ่ายทอดสดบนหน้าจอฟรีทีวี ทางพีพีทีวี เอชดี ช่อง 36 ที่เดียว พร้อมทั้งชมสดออนไลน์ได้ทาง


Jangan lewatkan! "Copa America 2021" menyenangkan setiap pertandingan dari penyisihan grup hingga final, mulai 14 Juni – 11 Juli, memulai pertandingan pertama pada pagi hari Senin, 14 Juni, pukul 4:00 pagi, Brasil (tuan rumah) bertemu Venezuela, diikuti oleh pasangan kedua pukul 7:00 Kolombia bertemu Ekuador, disiarkan langsung di layar TV gratis di saluran PPTV HD 36, hanya buat kalian yang perangkat tv nya sudah siap. Anda dapat menonton langsung online melalui website kami.






BISS KEY PPTV HD :  2552 950C ABEF 952F

Share:

Kamis, 10 Juni 2021

Team Kuda Hitam di Euro 2020. Akankah Keajaiban Yunani Terjadi di 2021 ?

Perhelatan Euro 2020 hanya tinggal hitungan jari lagi, situs Stats Perform meramalkan empat kuda hitam potensial yang mungkin meniru kemenangan mengejutkan Yunani di Euro 2004.  Namun jika anda mempunyai kendala menonton siaran langsung Tim kesayangan anda, ayo segera beralih ke TV digital dan parabola. Diamin tak akan kecewa mendukung kesebelasan anda dengan gambar yg jernih dan berkualitas HD.



Pesta akbar sepakbola di benua Eropa yang sempat tertunda 1 tahun akibat pandemi, kini akan segera hadir dan kesempatan untuk menjadi juara hanya tinggal hitungan hari.

Terdapat beberapa langganan tim yang menjadi favorit banyak orang, dengan skuad Prancis yang tampaknya lebih kuat dari sebelumnya, Portugal dengan grup pemain bertalentanya dan Inggris yang terlihat bagus saat mereka berusaha untuk mengakhiri penantian panjangnya untuk kesuksesan internasional.




Demikian pula dengan Italia dan Belanda yang kembali ke panggung setelah kehilangan kualifikasi turnamen dalam beberapa waktu lalu, serta Jerman yang bertekad bangkit dari penghinaan Piala Dunia terakhirnya.

Die Mannschaft tersingkir dari babak penyisihan grup Piala Dunia untuk pertama kalinya oleh Korea Selatan tiga tahun lalu, dan Joachim Low tentunya sangat bersemangat untuk mengembalikan martabat Tim Panser dalam turnamen terakhirnya sebagai pelatih.

Tapi mampukah piala bergengsi ini benar-benar diangkat oleh salah satu tim yang tidak difavoritkan? Sebagai contoh, bagaimana kita semua mengingat kemenangan luar biasa Yunani pada tahun 2004.

Dengan pemikiran itu, situs Stats Perform telah mengidentifikasi beberapa kuda hitam potensial menjelang turnamen.



Turki – Grup A


Pemain kunci: Burak Yilmaz

Pemain yang wajib ditonton: Abdulkadir Omur


Wajar untuk mengatakan bahwa Turki adalah tim yang membuat penasaran dalam sepak bola internasional. Mereka berhasil mencapai semifinal sebanyak dua kali – dan berada di urutan ketiga pada kedua kesempatan tersebut – dari tiga turnamen besar terakhir mereka, cukup mengesankan, tetapi peringatannya adalah bahwa trio kualifikasi itu berlangsung pada 2002-2018.

Euro 2020 akan menjadi penampilan turnamen besar keempat mereka dari kemungkinan 11 pada abad ini di Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia, dan mereka harus menelan pil pahit di Euro 2016 karena tersingkir di babak penyisihan grup.

Namun ada alasan untuk optimis di turnamen kali ini, mengingat banyaknya jumlah pemain berbakat yang mereka miliki masih tergolong muda – rata-rata usia mereka adalah 25 tahun atau yang terendah di turnamen, dan akan lebih rendah lagi jika tanpa kehadiran Burak Yilmaz yang berusia 35 tahun.


Penyerang bertubuh kekar itu membuktikan akan keraguan pada dirinya dalam debut Ligue 1-nya bersama Lille, 16 gol dan lima assistnya membantu mereka meraih gelar yang hampir tidak mungkin diraih. 21 keterlibatan gol langsung itu menempatkannya enam di atas pemain Lille lainnya, dan pengalamannya juga membantu tim Les Dogues yang sebagian besarnya dihuni oleh pemain muda.

Yilmaz menjadi pemain pertama yang mencetak setidaknya 15 gol di musim pertamanya bersama Lille di Ligue 1 sejak Moussa Sow pada 2010-11 (25), sementara gol penaltinya di Angers di pekan terakhir membawanya memecahkan rekor gol terbanyak yang dicetak oleh pemain Turki dalam satu musim, yang dibuat oleh Mevlut Erdinc pada 2009-10.

Rekan setim Yilmaz di Lille Zeki Celik dan Yusuf Yazici – yang terakhir disebutkan telah mencetak 14 gol bagi klub di semua kompetisi 2020-21 dari lini tengah – juga hadir bersama timnas Turki, sementara kehadiran Hakan Calhanoglu akan menawarkan kreativitas yang terjamin.

Playmaker AC Milan itu menciptakan peluang paling banyak di Serie A (98) pada musim 2020-21, sementara sembilan assistnya berasal dari xA (expected assists = assist yang diharapkan) dengan nilai 8,5, menunjukkan bahwa jarak itu berasal dari konsistensi ketimbang keberuntungan.





Bukan hanya itu, Turki juga terlihat solid di lini belakang pada babak kualifikasi, kebobolan tiga gol mereka dalam 10 pertandingan adalah rekor terbaik bersama Belgia, dan tiga gol sundulan oleh Kaan Ayhan dalam perjalanan ke Euro tidak bisa dikalahkan oleh siapa pun, yang berarti pengiriman bola mati Calhanoglu bisa menjadi aset yang nyata.

Senol Gunes kembali memimpin Turki setelah membimbing mereka ke tempat ketiga di Piala Dunia 2002, dan ia mungkin tidak akan menyukai kekecewaan lainnya 19 tahun kemudian.



Ukraina – Grup C


Pemain kunci: Ruslan Malinovskiy

Pemain yang wajib ditonton: Illya Zabarnyi


Ukraina adalah tim yang kurang berprestasi - jangka panjang pada tingkat ini. Mereka gagal mencetak gol dalam lima pertandingan terakhirnya di Kejuaraan Eropa, rekor tanpa gol terpanjang dalam sejarah turnamen.

Faktanya, tidak satu pun dari 67 tembakan terakhir Ukraina yang berakhir di belakang gawang. Ditambah lagi dengan fakta bahwa pelatih mereka Andrey Shevchenko adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol untuk mereka di Euro (dua gol melawan Swedia pada 2012), menyoroti masalah terbesar mereka selama sembilan tahun terakhir: mencetak gol.




Sementara pemain seperti Andriy Yarmolenko dan Yevhen Konoplyanka – yang terakhir disebutkan tidak masuk dalam skuad karena cedera – memiliki catatan bagus, Ukraina tidak memiliki ancaman gol yang dapat diandalkan di posisi striker tengah praktis sejak Shevchenko pensiun.

Namun, pada diri penyerang KAA Gent Roman Yaremchuk mereka akhirnya menemukan jawaban yang tepat. Pemain berusia 25 tahun itu akan menuju turnamen dengan catatan musim terbaiknya dalam mencetak gol, dengan raihan 20 gol di liga papan atas Belgia.

20 gol itu berasal dari xG (expected goals - gol yang diharapkan) dengan nilai 18,2, jadi meskipun ia mungkin beruntung sekali atau dua kali, dirinya masih mendapatkan tangkapan yang bagus dan menunjukkan keandalannya di depan gawang.

Ruslan Malinovskyi yang berkostum Atalanta BC adalah pemain menarik lainnya. Sesuatu yang terlambat berkembang, gelandang tengah berbakat itu telah menjadi bagian penting dari tim Nerazzurri yang luar biasa musim ini.

12 assistnya di Serie A musim ini jauh lebih tinggi daripada 6,7 xA, menunjukkan umpan-umpannya sangat menguntungkan untuk penyelesaian di depan gawang, dan angka xA tersebut hanya diungguli oleh enam pemain.


*nilai xG menandakan kualitas sebuah peluang

*nilai xA menandakan kualitas sebuah operan


Demikian pula dengan 57 umpan kuncinya dalam permainan terbuka, berada di urutan kedua setelah Luis Alberto (59), namun perlu diingat bahwa Malinovskiy sebenarnya hanya memulai 22 pertandingan.



Republik Ceko – Grup D


Pemain kunci: Tomas Soucek

Pemain yang wajib ditonton: Adam Hlozek


Di Euro 2016, Republik Ceko hanya berhasil mendapatkan satu poin dan gagal melewati babak penyisihan grup, akan ada banyak orang yang memperkirakan mereka tersingkir dengan cara yang sama lagi.

Namun demikian, mereka adalah negara dengan sejarah yang kuat dalam kompetisi, mengingat ini adalah penampilan ketujuh beruntun mereka di Euro, hanya Jerman (13) dan Prancis (delapan) yang bisa lebih baik.

Grup D juga memberikan mereka peluang tersebut, grup di mana Inggris diperkirakan akan finis di puncak. Kroasia secara umum tidak terlihat sebagai kekuatan yang sama seperti di Piala Dunia terakhir, dan Skotlandia, meskipun memiliki beberapa pemain berbakat, namun tidak berpengalaman di kompetisi semacam ini.





Area yang terbukti sangat berguna bagi Republik Ceko dalam grup yang cukup ketat ini adalah kekuatan bola mati mereka. Tujuh dari 13 gol mereka di babak kualifikasi dicetak melalui set-play (taktik bola mati) – sebanyak 54 persen, rasio gabungan tertinggi dari semua tim yang lolos.

Namun, itu bukan satu-satunya senjata mereka. Mereka juga memiliki individu-individu berbakat dalam skuad seperti Jakub Jankto dan Patrik Schick, Tomas Soucek sang pekerja keras – yang memenangkan lebih banyak duel (termasuk duel di udara) daripada pemain Premier League lainnya pada musim 2020-21 – dan penjaga gawang yang keras dalam diri Tomas Vaclik.

Republik Ceko juga memiliki semacam wildcard di tengah-tengah mereka: Adam Hlozek.


Meski melewatkan sebagian musim karena cedera, Hlozek yang bermain untuk Sparta Praha masih berhasil menjarah 15 gol Liga hanya dalam 19 pertandingan, dan pada bulan April lalu, ia menjadi pencetak hat-trick termuda di kompetisi tersebut dengan treble-nya ke gawang Opava.

Dia kemudian menyelesaikan musim dengan empat gol yang menakjubkan ke gawang Zbrojovka Brno untuk membawa dirinya menjadi top skor bersama (Jan Kuchta) di liga dengan 15 gol dan membukukan enam assist atas namanya. Pemain berusia 18 tahun ini adalah striker yang lengkap dan bisa menjadi bintang potensial untuk Republik Ceko jika ia dapat mengatasi cedera pra-turnamen.



Polandia – Grup E


Pemain kunci: Robert Lewandowski

Pemain yang wajib ditonton: Kacper Kozlowski


Situasi Polandia dalam grup bisa dikatakan sangat mirip dengan Republik Ceko. Spanyol diperkirakan akan memuncaki Grup E, sementara tiga tim lainnya, Polandia, Swedia dan Slovakia akan cukup sulit untuk ditebak.

Kemudian, posisi runner-up akan mengamankan pertandingan putaran kedua dengan tim yang berada di urutan kedua pada Grup D, yang diperkirakan adalah Republik Ceko. Sangat masuk akal bahwa salah satu dari mereka bisa mencapai perempat final berkat hasil undian yang relatif 'bersahabat'.

Tentu saja, ada banyak variabel yang perlu dipertimbangkan sebelum dan di sepanjang jalan, tetapi Polandia memiliki keuntungan yang bisa dikategorikan sebagai striker terbaik dunia dalam skuad mereka.





Tidak dapat dipungkiri bahwa Robert Lewandowski hanya mencetak satu gol dalam 10 pertandingan terakhirnya di kompetisi besar (Piala Dunia dan Euro), mencetak gol melawan Portugal di perempat final Euro 2016, tetapi ia akan menuju ke turnamen ini setelah menyelesaikan musim yang luar biasa.

41 gol bintang Bayern Munich di Bundesliga berhasil memecahkan rekor yang dipegang lama oleh Gerd Muller dengan raihan 40 gol dalam satu musim. Penghitungan terbaik berikutnya di lima liga top Eropa pada 2020-21 membuat Lionel Messi tertinggal jauh di belakang dengan 30 gol.

Lewandowski juga memimpin di Eropa dalam hal gol yang diharapkan (expected goals) – peluangnya senilai 32,2 xG – dan gol yang diharapkan tepat sasaran (Expected Goals On Target), menghasilkan tembakan dengan nilai 35,8 xGOT.

Dia dan Polandia bisa dibilang sangat disayangkan tidak mencapai semifinal lima tahun lalu, karena harus tereliminasi oleh Portugal (melalui adu penalti) yang akhirnya menjadi juara.

Jika Lewandowski berhasil membawa performa Bayern-nya sedikit lebih baik di kompetisi, bukan tidak mungkin mereka bisa melampaui delapan besar pada Euro 2020 ini.



Sumber : kaskus

Share:

Kamis, 03 Juni 2021

Tidak Semua Match Euro 2020 Tayang Live di RCTI - MNC TV - Inews . Ada 12 yg Hanya Tayang di TV Berbayar

Pegelaran Euro 2020 tinggal menunggu beberapa hari lagi, dan TV berlomba-lomba menyajikan promo tayangan yg akan hadir 12 juni dinihari di layar TV masyarakat Indonesia. Namun sadarkah kamu kalau harga haksiar TV untuk stasiun televisi di suatu negara itu begitu mahalnya ? Inilah menyebabkan ada kejutan pada episode euro2020 kali ini, khusus untuk anda yg menonton menggunakan antena UHF.




Brosur diatas saya dapat dari website resmi pay TV milik Hari tanoe. Ini sejalan dengan kicauan dari marketing MOLA TV yg merupakan pemegang hak siar khusus jalur Internet OTT dan public viewing / nobar, dimana ada penjelasan kalau RCTI dan groupnya menyajikan siaran yg tidak lengkap !


Jadi terang saja ini menjadi kampanye marketing yg buruk bagi RCTI, MNC TV dan INews. Kenapa tidak jadi seperti itu, karena masyarakat Indonesia terbiasa menonton FULL MATCH dari setiap gelaran sepakbola tingkat dunia, eropa maupun latin. Jadi ini sedikit di samarkan dari iklan melalui TV maupun iklan melalui pay TV milik MNC group, yaitu Kvision dan MNC Vision yg memang juga menawarkan FULL MATCH namun berbayar lewat TV kabel dan parabola.




Jadi jadwal yg lengkap seperti apa sih, berikut ini info yg saya dapat dari okezone dot com  :



Grup A


Turki vs Italia: Sabtu, 12 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Wales vs Swiss: Sabtu, 12 Juni 2021 pukul 20.00 WIB (Live MNCTV, iNews, dan Soccer Channel)

Turki vs Wales: Rabu, 16 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Italia vs Swiss: Kamis, 17 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Swiss vs Turki: Minggu, 20 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live MNC Sports)

Italia vs Wales: Minggu, 20 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)


Grup B


Denmark vs Finlandia: Sabtu, 12 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Belgia vs Rusia: Minggu, 13 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Finlandia vs Rusia: Rabu, 16 Juni 2021 pukul 20.00 WIB (Live MNCTV, iNews, dan Soccer Channel)

Denmark vs Belgia: Kamis, 17 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Rusia vs Denmark: Selasa, 22 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live MNC Sports)

Finlandia vs Belgia: Selasa, 22 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)


Grup C


Austria vs Makedonia: Minggu, 13 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live Soccer Channel)

Belanda vs Ukraina: Senin, 14 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Ukraina vs Makedonia: Kamis, 17 Juni 2021 pukul 20.00 WIB (Live MNCTV, iNews, dan Soccer Channel)

Belanda vs Austria: Jumat, 18 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Makedonia vs Belanda: Senin, 21 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Ukraina vs Austria: Senin, 21 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live MNC Sports)


Grup D


Inggris vs Kroasia: Minggu, 13 Juni 2021 pukul 20.00 WIB (Live MNCTV, iNews, dan Soccer Channel)

Skotlandia vs Republik Ceko: Senin, 14 Juni 2021 pukul 20.00 WIB (Live Soccer Channel)

Kroasia vs Republik Ceko: Jumat, 18 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Inggris vs Skotlandia: Sabtu, 19 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Kroasia vs Skotlandia: Rabu, 23 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live MNC Sports)

Republik Ceko vs Inggris: Rabu, 23 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)


Grup E


Polandia vs Slovakia: Senin, 14 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Spanyol vs Swedia: Selasa, 15 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Swedia vs Slovakia: Jumat, 18 Juni 2021 pukul 20.00 WIB (Live Soccer Channel)

Spanyol vs Polandia: Minggu, 20 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Slovakia vs Spanyol: Rabu, 23 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Swedia vs Polandia: Rabu, 23 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live MNC Sports)


Grup F


Hungaria vs Portugal: Selasa, 15 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Prancis vs Jerman: Rabu, 16 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Hungaria vs Prancis: Sabtu, 19 Juni 2021 pukul 20.00 WIB (Live MNCTV, iNews, dan Soccer Channel)

Portugal vs Jerman: Sabtu, 19 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Portugal vs Prancis: Kamis, 24 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Jerman vs Hungaria: Kamis, 24 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live MNC Sports)



Babak 16 Besar


Laga 38: Runner-up Grup A vs Runner-up Grup B: Sabtu, 26 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Laga 37: Juara Grup A vs Runner-up Grup C: Minggu, 27 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Laga 40: Juara Grup C vs Peringkat Ketiga Grup D/E/F: Minggu, 27 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Laga 39: Juara Grup B vs Peringkat Ketiga Grup A/D/E/F: Senin, 28 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Laga 42: Runner-up Grup D vs Runner-up Grup E: Senin, 28 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live Soccer Channel)

Laga 41: Juara Grup F vs Peringkat Ketiga Grup A/B/C: Selasa, 29 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Laga 44: Juara Grup D vs Runner-up Grup F: Selasa, 29 Juni 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Laga 43: Juara Grup E vs Peringkat Ketiga Grup A/B/C/D: Rabu, 30 Juni 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)


Perempatfinal


Laga 45: Pemenang Laga 41 vs Pemenang Laga 42: Jumat, 2 Juli 2021 pukul 23.00 WIB (Live Soccer Channel)

Laga 46: Pemenang Laga 39 vs Pemenang Laga 37: Sabtu, 3 Juli 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Laga 47: Pemenang Laga 40 vs Pemenang Laga 38: Sabtu, 3 Juli 2021 pukul 23.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Laga 48: Pemenang Laga 43 vs Pemenang Laga 44: Minggu, 4 Juli 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)


Semifinal


Semifinal 1: Pemenang Laga 45 vs Pemenang Laga 46: Rabu, 7 Juli 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)

Semifinal 2: Pemenang Laga 47 vs Pemenang Laga 48: Kamis, 8 Juli 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)


Final


Pemenang Semifinal 1 vs Pemenang Semifinal 2: Senin, 12 Juli 2021 pukul 02.00 WIB (Live RCTI, iNews, dan Soccer Channel)





Jelas sudah kalau anda ingin menonton FULL MATCH, maka harus berlangganan TV kabel dan membayar paket EURO yg murah saja seharga 99 ribu seperti brosur diatas. Mau ? Hubungi 0812-4663-7645.

Share:

Jumat, 21 Mei 2021

Saksikan Euro 2020 Lebih Jernih Via TV Digital dan Parabola - Preview Group F

Grup F di Euro 2020 berisi tim-tim terkuat dari enam grup mana pun, termasuk juara bertahan Portugal, juara dunia Prancis, Jerman yang selalu konsisten, dan tim Hongaria yang berkembang. Grup ini telah disebut sebagai 'Grup Maut', jadi siapa yang menjadi favorit untuk maju dan apa yang bisa diharapkan dari keempat tim? Namun jika anda mempunyai kendala menonton siaran langsung Tim kesayangan anda, ayo segera beralih ke TV digital dan parabola.





Euro 2020: Jadwal Grup F.


  • 15 Juni 18:00: Hongaria vs. Portugal  (15 juni 23:00 WIB )
  • 15 Juni 21:00: Prancis vs. Jerman  (16 juni 02:00 WIB )
  • 19 Juni 15:00: Prancis vs. Hongaria (19 juni 20:00 WIB )
  • 19 Juni 18:00: Jerman vs. Portugal (19 juni 23:00 WIB )
  • 23 Juni 21:00: Prancis vs. Portugal, Jerman vs. Hongaria (24 juni 02:00 WIB )


BACA JUGA :   GRUP A  - GRUP B - GRUP C - GRUP D - GRUP E 


Perancis

  • Manajer: Didier Deschamps
  • Pemain Kunci: Kylian Mbappe
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): 2nd
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Runner-up, Piala Dunia 2018 - Pemenang


Di Euro 2020, Prancis akan tampil di turnamen ke-13 berturut-turut mereka, setelah mencapai lima final di (dan memenangkan tiga dari) lusin sebelumnya, yang berarti Prancis adalah tim yang sangat mampu melaju jauh.




Prancis bisa dibilang bisa menurunkan tim yang lebih baik sekarang daripada yang memenangkan Piala Dunia 2018.

Juara dunia diharapkan untuk lolos dengan nyaman dari grup mana pun tempat mereka ditarik, tetapi dengan Grup F menjadi yang terberat dari keenam grup, kemungkinan sekarang lebih tinggi dari biasanya bahwa mereka dapat tersingkir pada tahap awal ini karena kualitas tim lain yang akan mereka hadapi.

Namun, di Didier Deschamps mereka memiliki manajer yang tahu apa yang diperlukan untuk menang di level internasional dan tidak ada area lemah di pihak mereka. Ditambah dengan kekuatan pertahanan mereka dan kemampuan menyerang balik yang luar biasa yang dipimpin oleh salah satu pemain terbaik dunia di Kylian Mbappe, sulit untuk melihat mereka tidak maju dari Grup F.

Pemegang Piala Dunia juga memiliki manajer yang sama dan pada dasarnya tim yang sama yang mengangkat trofi pada 2018, dan pemain bintang mereka Mbappe sekarang berada di level yang lebih baik daripada tiga tahun lalu. Prancis tersedia di 6.370 * untuk menang lagi, yang berarti 'Les Bleus' adalah favorit kedua di belakang Inggris dalam pasar taruhan langsung, meskipun kasus dapat dibuat bahwa yang pertama memiliki kualitas yang lebih.

Dalam hal taruhan Grup F, jika Prancis finis di urutan ketiga maka kemungkinan besar mereka akan tampil cukup baik untuk menempati peringkat di antara tim peringkat ketiga teratas, karena mereka dapat memanfaatkan keseimbangan sempurna antara pemain muda, pengalaman, dan kualitas bintang. . Harapkan Prancis untuk mengambil minimal empat poin dari tiga pertandingan mereka, yang kemungkinan akan cukup untuk lolos.


Jerman

  • Manajer: Joachim Low
  • Pemain Kunci: Toni Kroos
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): 12
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Semi-final, Piala Dunia 2018 - Penyisihan grup


Jerman akan berusaha membangun kembali diri mereka di Euro 2020 sebagai kekuatan utama dalam sepak bola internasional menyusul kampanye Piala Dunia 2018 yang lesu. Pada kesempatan itu, tim asuhan Joachim Low tersingkir di babak penyisihan grup (pertama kali mereka mengalami nasib seperti itu di Piala Dunia) meskipun memasuki turnamen sebagai favorit dan pemegang taruhan langsung.

Meski menjalani masa transisi, Jerman masih bisa menurunkan sejumlah talenta kelas dunia. Sejak itu, tim mereka yang biasanya efisien telah gagal menghasilkan sesuatu seperti bentuk yang akan membuat Anda mendukung mereka untuk memenangkan turnamen besar dan dari tiga pembangkit tenaga listrik yang diakui di grup ini, mereka bisa menjadi yang paling rentan untuk tersingkir dari babak grup. .




Mereka juga sedang menjalani pergantian pertahanan, karena sebagian besar hasil kelas dunia yang memenangkan Piala Dunia 2014 telah dipindahkan oleh Low dan digantikan oleh pemain seperti Chelsea, Timo Werner dan Kai Havertz dan penampilan menonjol Bayer Leverkusen. bintang Florian Wirtz.

Meskipun demikian, mereka masih bisa menurunkan bakat-bakat hebat termasuk Toni Kroos, Ilkay Gundogan, dan Manuel Neuer, sementara Joshua Kimmich telah menyelesaikan evolusinya menjadi gelandang tengah berperingkat tinggi. Trio Kroos, Kimmich dan Leon Goretzka memberikan inti tengah yang sangat kuat dalam formasi 4-3-3 yang disukai Low selama kualifikasi, di mana hasil mereka sangat mengesankan.

Saya menilai Jerman sebagai favorit bersama untuk lolos dari Grup F, tetapi karena mereka telah belajar dari 2018 dan kekalahan mengejutkan mereka baru-baru ini dari Makedonia Utara, tidak ada yang pasti. Poin penyisihan grup Jerman ditetapkan pada 5,5 dan dengan sedikit keraguan tentang seberapa efektif skuad pemain ini tampil sebagai tim saat ini, di bawah 5,5 poin dapat mewakili nilai bagi para petaruh di 1,714 *.


Hungaria

  • Manajer: Marco Rossi
  • Pemain Kunci: Dominik Szoboszlai
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): ke-37
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Babak 16 Besar, Piala Dunia 2018 - Tidak lolos


Hongaria, yang pernah menjadi raksasa sepak bola internasional, akan ambil bagian dalam Kejuaraan Eropa kedua berturut-turut musim panas ini. Dengan skuad berbakat termasuk bintang RB Leipzig Dominik Szoboszlai, kelompok pemain bertalenta ini dapat menganggap diri mereka tidak beruntung telah ditarik ke dalam 'Grup Maut'.





Hungaria melebihi 1,5 poin dalam tiga pertandingan mereka di Grup F dapat dengan mudah membuktikan taruhan nilai.

Meskipun demikian, Hongaria dapat membanggakan kualitas di antara barisan mereka dikombinasikan dengan pemain-pemain bagus dan berpengalaman di seluruh skuad. Yang menonjol dari ini adalah Szboszlai yang disebutkan di atas, yang kemungkinan akan menjadi salah satu pemain paling dicari di seluruh Eropa selama beberapa tahun ke depan. Kampanye yang kuat di Euro 2020 bisa membuat harga transfernya naik secara signifikan ketika semua mata tertuju pada turnamen.

Pada akhirnya, tugas berat menghadapi tiga tim terbaik di kompetisi back-to-back kemungkinan besar akan membuktikan langkah yang terlalu jauh bagi Hongaria. Namun, dengan Marco Rossi melatih tim yang menampilkan talenta terkenal seperti Szboszlai, Peter Gulacsi di gawang, dan bek tengah yang solid dan berpengalaman di Willi Orban, kecil kemungkinan tim ini akan sepenuhnya mendominasi di setiap pertandingan yang mereka mainkan.

Memang, mereka harus diharapkan menunjukkan momen-momen berkualitas di grup ini meski kualitas oposisi yang akan mereka hadapi. Butuh upaya besar bagi Hongaria untuk lolos dari Grup F, dan tidak mengherankan melihat Pinnacle memberi mereka harga 5.130 * untuk maju.

Namun, mereka mampu menimbulkan kekecewaan pada hari mereka, jadi dengan poin penyisihan grup mereka ditetapkan pada 1,5, peluang 2,040 * untuk melebihi total ini dapat mewakili nilai bagi para petaruh. Jelas, hanya satu kemenangan akan cukup untuk mencapai prestasi itu dan bahkan bisa melihat mereka maju sebagai salah satu tim urutan ketiga terbaik.


Portugal

  • Manajer: Fernando Santos
  • Pemain Kunci: Cristiano Ronaldo
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): 5
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Pemenang, Piala Dunia 2018 - Babak 16 Besar


Juara bertahan Portugal mungkin akan memasuki Euro 2020 dengan lebih sedikit hype di sekitar mereka daripada dalam beberapa tahun terakhir, tetapi mereka masih tim yang tidak boleh diabaikan di pasar taruhan Pinnacle.




Portugal adalah juara bertahan, setelah mengalahkan Prancis 1-0 setelah perpanjangan waktu di final Euro 2016.

Secara alami, sulit untuk meninjau skuad mereka tanpa menyebutkan pemain dengan penampilan terbanyak dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Cristiano Ronaldo. Sekarang berusia 36 tahun, dia mungkin sudah melewati tahun-tahun puncaknya, tetapi juga masih merupakan anggota tim yang tak ternilai karena pengalaman dan kualitas turnamennya yang besar. Portugal telah menunjukkan kualitas seperti itu baru-baru ini dengan memenangkan Nations League dan tim mereka terdiri dari beberapa pemain menonjol yang bermain di klub-klub elit Eropa.

Misalnya, Joao Felix dari Atletico Madrid menunjukkan keterampilan luar biasa selama kemenangan Liga Bangsa-Bangsa mereka yang membantu Portugal memenangkan trofi dan menyoroti mengapa ia melakukan debut seniornya pada usia 19 tahun.

Di tempat lain, Bruno Fernandes akan memasuki turnamen dalam bentuk terbaik dalam karirnya di level klub, dan pemain seperti sesama bintang Liga Premier Joao Cancelo, Ruben Dias, Bernardo Silva, dan Diogo Jota memastikan kedalaman skuad yang cukup.





Meskipun menjadi pemegang, sisi Fernando Santos agak mengejutkan kurang disukai daripada Prancis dan Jerman untuk lolos dari grup ini sesuai dengan peluang Pinnacle, tetapi dengan kekuatan bintang yang mereka miliki di barisan mereka, 4,670 * bagi Portugal untuk memenangkan Grup F dapat dengan mudah mewakili nilai.

Share:

Saksikan Euro 2020 Lebih Jernih Via TV Digital dan Parabola - Preview Group E

Pembicaraan tentang Grup E tidak diragukan lagi akan didominasi oleh tiga kali juara Kejuaraan Eropa Spanyol, yang bergabung dengan Polandia, Slovakia, dan Swedia dalam upaya mereka untuk melaju ke babak sistem gugur. Namun jika anda mempunyai kendala menonton siaran langsung Tim kesayangan anda, ayo segera beralih ke TV digital dan parabola.




Euro 2020: Jadwal Grup E.


  • 14 Juni 18:00: Polandia vs. Slovakia  (14 juni 23:00 WIB )
  • 14 Juni 21:00: Spanyol vs. Swedia  (15 juni 02:00 WIB )
  • 18 Juni 15:00: Slowakia vs. Swedia  (18 juni 20:00 WIB )
  • 19 Juni 21:00: Polandia vs. Spanyol (20 juni 02:00 WIB )
  • 23 Juni 18:00: Polandia vs. Swedia, Slowakia vs. Spanyol  (23 juni 23:00 WIB )


BACA JUGA :   GRUP A  - GRUP B - GRUP C - GRUP D - GRUP F


Spanyol

  • Manajer: Luis Enrique
  • Pemain Kunci: Sergio Ramos
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): 6
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Babak 16 Besar, Piala Dunia 2018 - Babak 16 Besar


Spanyol dipuji sebagai tim nasional terbaik yang berpotensi sepanjang masa ketika mereka memenangkan Kejuaraan Eropa berturut-turut pada 2008 dan 2012, tidak melupakan kemenangan Piala Dunia 2010 mereka. Dalam beberapa tahun terakhir di bawah Luis Enrique, itu telah menjadi pekerjaan pembangunan kembali setelah beberapa andalan pensiun setelah karir yang panjang dan terkenal di panggung internasional.




Spanyol penuh dengan bakat muda dan secara teknis mengesankan.

Meskipun demikian, Sergio Ramos tetap menjadi pemain kunci untuk tim Spanyol dan sang kapten telah menjadi pemain reguler tim nasional sejak melakukan debutnya 16 tahun lalu. Hebatnya, bek tengah tersebut sekarang berada di urutan kedelapan dengan Alfredo Di Stefano dalam daftar pencetak gol terbanyak Spanyol sepanjang masa dengan 23 gol dan tidak diragukan lagi akan berharap untuk menambah jumlah golnya di turnamen.

Alvaro Morata juga akan berharap untuk mendapatkan di antara gol-gol tersebut. Penyerang Juventus telah mencetak sembilan gol di Serie A musim ini dan kemungkinan akan dipilih oleh Enrique sebagai satu-satunya penyerang tengah tradisional Spanyol. Pemain berusia 28 tahun itu adalah orang luar di 29.040 * untuk memenangkan Sepatu Emas di Euro 2020.

Secara taktis, kami tidak mengharapkan banyak perubahan dari Spanyol. Gaya Enrique sebagian besar mengikuti kesuksesan para pendahulunya, khususnya Vicente del Bosque. Sebuah tim akrab yang sarat dengan bakat muda, teknis dan bermain bola yang bertabur pengalaman David De Gea, Ramos, dan Koke akan berharap untuk maju melewati babak 16 besar, suatu prestasi yang belum pernah dicapai di turnamen manapun sejak Euro mereka. Sukses tahun 2012.

Spanyol bukan di antara favorit untuk memenangkan Euro 2020, sebagian besar karena perombakan tim mereka yang sedang berlangsung. Mereka 7,800 * untuk memenangkan kompetisi, tertinggal dari Inggris, Belgia, Prancis, dan Jerman di pasar langsung. Awal yang baik untuk turnamen ini akan menjadi kunci bagi Spanyol, yang berada di 1,396 * untuk memulai Euro 2020 dengan kemenangan melawan Swedia.





Polandia

  • Manajer: Paulo Sousa
  • Pemain Kunci: Robert Lewandowski
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): 21
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Perempat final, Piala Dunia 2018 - Penyisihan grup



Untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, Polandia lolos ke turnamen besar ketiga berturut-turut. Selama penampilan Euro mereka sebelumnya pada tahun 2016, mereka mencapai perempat final, kalah adu penalti dari pemenang akhirnya Portugal. Prestasi itu dipandang sebagai kesuksesan relatif di Polandia tetapi diikuti dengan penampilan buruk di Piala Dunia 2018, di mana mereka finis di posisi terbawah grup.




Polandia akan berusaha untuk bermain dengan kekuatan penyerang bintang mereka Robert Lewandowski.

Polandia dapat membanggakan banyak bintang berpengalaman yang bermain di klub mereka di seluruh Eropa, termasuk kiper Wojciech Szczesny dan Lukasz Fabianski, Kamil Glik di jantung pertahanan, Grzegorz Krychowiak di lini tengah, dan Robert Lewandowski yang secara konsisten mengesankan di lini serang.

Mesin pencetak gol dan pemenang Liga Champions 2020 Lewandowski tetap menjadi salah satu penyerang paling mematikan di planet ini, dengan tidak ada pemain di lima liga top Eropa yang mengungguli penyerang Bayern Munich musim ini. Sebagai pencetak gol terbanyak Polandia sepanjang masa dengan 66 gol dalam 118 pertandingan, Lewandowski dihargai 18,990 * untuk menyelesaikan Euro 2020 sebagai pencetak gol terbanyak. Namun, untuk melakukannya dia perlu memperbaiki rekornya di kompetisi internasional utama, yang hanya membawa dua gol dalam tiga turnamen.

Polandia kemungkinan akan berada dalam pertarungan tiga arah untuk memperebutkan tempat kedua di Grup E, dengan Spanyol diharapkan menjadi juara grup yang nyaman. Tim asuhan Paulo Sousa memulai turnamen mereka melawan Slovakia, di mana mereka difavoritkan untuk memulai dengan kemenangan di 1.714 *. Mungkin secara tidak menyenangkan, Slowakia muncul sebagai pemenang dari tiga dari empat pertemuan terakhir antara keduanya, termasuk kemenangan 2-0 di pertandingan terakhir mereka pada tahun 2013.

Meskipun demikian, Polandia termasuk di antara orang luar yang harus diperhatikan di Euro 2020. Setelah menduduki peringkat kelima dalam Peringkat Dunia FIFA tiga tahun lalu dan dengan striker terbaik dunia yang bisa diperdebatkan, 98.610 * di Polandia untuk memenangkan Euro 2020 bisa membuktikan taruhan nilai.


Slowakia

Manajer: Stefan Tarkovic

Pemain Kunci: Marek Hamsik

Peringkat Dunia FIFA (April 2021): ke-36

Penampilan terkini: Euro 2016 - Babak 16 Besar, Piala Dunia 2018 - Tidak lolos




Setelah melakukan debut Euro mereka pada tahun 2016, Slovakia Stefan Tarkovic berharap untuk membangun pertumbuhan mereka sebagai tim nasional. Sejak pecahnya Cekoslowakia pada 1993, mereka hanya lolos ke Piala Dunia 2010 dan Euro 2016, mencapai babak 16 besar pada kedua kesempatan.


Hanya tiga tim di Euro 2020 yang memiliki harga outright lebih panjang dari Slowakia.


Sebagai tim dengan peringkat terbawah di Grup E, Slovakia diperkirakan akan tersingkir dari penyisihan grup. Untuk memiliki peluang lolos ke babak sistem gugur, mereka kemungkinan akan membutuhkan hasil positif dalam dua pertandingan pembukaan mereka sebelum mereka menghadapi Spanyol dalam pertandingan terakhir mereka pada 23 Juni.

Mantan pemain Napoli Marek Hamsik adalah pencetak gol terbanyak Slovakia sepanjang masa dan pemain dengan penampilan terbanyak. Sekarang berusia 33 tahun, ia memainkan sepak bola klubnya di Swedia tetapi tetap menjadi pemain kunci untuk tim nasionalnya. Gelandang ini melakukan debut untuk Slovakia pada 2007 dan menjadi kapten tim untuk pertama kalinya pada usia 21 tahun.

Pemain lain yang harus diperhatikan adalah Milan Skriniar. Bek tengah akan bergabung dengan skuad sebagai juara Serie A bersama Inter Milan, dan menawarkan jarak umpan yang sangat baik yang akan sangat penting bagi preferensi Slovakia untuk membangun permainan dari pertahanan.

Slovakia adalah tim luar yang panjang di 13.140 * untuk memenangkan Grup E dan 134.410 * untuk memenangkan turnamen secara langsung, dengan hanya tiga tim di Euro 2020 dengan harga yang lebih panjang. Akibatnya, pasar poin bisa menjadi nilai yang terletak di Slowakia. Sisi Tarkovic adalah tim luar di masing-masing dari tiga pertandingan grup mereka dan akibatnya dihargai 2.060 * untuk mengambil di bawah 1,5 poin di Grup E.


Swedia

Manajer: Janne Andersson

Pemain Kunci: Dejan Kulusevski

Peringkat Dunia FIFA (April 2021): 18

Penampilan terkini: Euro 2016 - Babak grup, Piala Dunia 2018 - Perempat final


Swedia akan memasuki Euro 2020 untuk membangun performa kuat mereka di Piala Dunia 2018, di mana mereka mencapai perempat final. Tim Janne Andersson tampak mengesankan dalam kualifikasi dan mereka hanya finis lima poin di belakang rival Grup E Spanyol dan di depan tetangganya Norwegia.


Kekuatan paling signifikan Swedia adalah disiplin taktis dan organisasi pertahanan.




Swedia adalah tim peringkat kedua tertinggi di Grup E di belakang Spanyol dan akan menyukai peluang mereka untuk maju ke babak sistem gugur, suatu prestasi yang belum mereka raih dalam kompetisi ini sejak 2004. Sisi Andersson diunggulkan oleh peluang untuk lolos dari Grup E di 1,625 *.

Andersson awalnya berharap untuk memanggil Zlatan Ibrahimovic lima tahun setelah dia awalnya pensiun dari sepak bola internasional, tetapi rencana itu terganggu setelah diumumkan bahwa dia akan absen di turnamen tersebut karena cedera.

Alih-alih, ancaman serangan utama mereka adalah Dejan Kulusevski yang berbakat, yang akan akrab bagi mereka yang tertarik dengan Serie A. Pemain berusia 20 tahun itu telah menjadi salah satu dari sedikit percikan cemerlang di musim yang mengecewakan bagi Juventus. Seorang penggiring bola yang luhur, Kulusevski memiliki kemampuan untuk melewati hampir semua lawan dengan kombinasi kecepatan, keterampilan, dan keseimbangan yang hebat, dan dia kemungkinan besar akan menikmati kesempatan untuk tampil di panggung internasional.

Swedia jelas berada di antara tim luar untuk Euro 2020. Mereka 42.800 * untuk memenangkan turnamen, yang merupakan cerminan yang adil bahwa skuad Andersson tidak berada di tempat yang seharusnya untuk melakukan tantangan di tahap terakhir.

Share:

Saksikan Euro 2020 Lebih Jernih Via TV Digital dan Parabola - Preview Group D

Grup D di Euro 2020 berisi salah satu negara tuan rumah di Inggris, rival bersejarah mereka Skotlandia, finalis Piala Dunia 2018 Kroasia, dan penampilan baru Republik Ceko. Siapa favorit untuk lolos dari Grup B dan apa yang bisa diharapkan dari keempat tim? Jangan sampai TV dirumah anda burek masbro, Ayo upgrade ke TV Digital atau Parabola.





Euro 2020: Jadwal Grup D.


  • 13 Juni 14:00: Kroasia vs. Inggris (13 juni 19:00 WIB )
  • 14 Juni 14:00: Skotlandia vs. Republik Ceko (14 juni 19:00 WIB )
  • 18 Juni 17:00: Kroasia vs. Republik Ceko (18 juni 22:00 WIB )
  • 18 Juni 20:00: Inggris vs. Skotlandia (19 juni 01:00 WIB )
  • 22 Juni 21:00: Kroasia vs. Skotlandia, Republik Ceko vs. Inggris (23 juni 02:00 WIB )


BACA JUGA :   GRUP A  - GRUP B - GRUP C  - GRUP E - GRUP F


Inggris

  • Manajer: Gareth Southgate
  • Pemain Kunci: Jordan Henderson
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): 4
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Babak 16 Besar, Piala Dunia 2018 - Semifinal


Favorit pra-turnamen Inggris datang ke Euro 2020 setelah berlari ke semifinal Piala Dunia 2018. Skuad telah melihat banyak perubahan sejak itu meskipun dengan sejumlah pemain berbakat muncul untuk menambah opsi Gareth Southgate.

Jadon Sancho dan Phil Foden adalah dua pemain muda terbaik Eropa dan mereka menambah opsi penyerangan yang ada termasuk Raheem Sterling, Harry Kane, dan Marcus Rashford. Tambahkan Mason Mount dan Jack Grealish ke dalam campuran dan serangan Inggris harus menawarkan ancaman yang berbeda dengan yang berhasil ditangani oleh lawan grup Kroasia di semifinal 2018 itu.

Masalah Southgate adalah menemukan sistem yang bekerja dengan bakat yang dimilikinya. Baik formasi 3-4-3 dan 4-3-3 telah diujicobakan dalam pertandingan kualifikasi Nations League dan Piala Dunia baru-baru ini dengan kesuksesan yang beragam. Sistem 3-4-3 khususnya tampak rentan selama kekalahan dari Belgia dan Denmark.




Di atas masalah sistem potensial, Inggris juga mengalami kesulitan saat mengarahkan bola melalui lini tengah. Declan Rice, Kalvin Phillips, dan Jordan Henderson memberikan dasar yang kokoh tetapi tidak memiliki dinamisme yang sama dari beberapa gelandang elit turnamen. Mason Mount dari Chelsea mungkin perlu memberikan dorongan ke area lini tengah jika Inggris ingin menghancurkan pertahanan yang terorganisir.

Selain itu, Jordan Pickford di gawang Inggris telah melakukan kesalahan yang menyebabkan saran tempat awalnya mungkin terancam. Dia kebobolan lebih sedikit daripada Gol yang Diharapkan Pasca-Tendangan Melawan (PSxG) musim ini, menunjukkan kinerja penghentian tembakan yang cukup rata-rata dibandingkan dengan kiper terbaik turnamen.

Nick Pope menggantikan Pickford yang cedera pada pertandingan internasional Maret tetapi dia tidak memiliki kemampuan penjaga gawang Everton dengan kakinya yang bisa menjadi sangat penting saat Inggris berusaha membangun dari belakang. Sekali lagi, penjaga gawang adalah area di mana Inggris bisa dibilang tertinggal dari pesaing lain untuk merebut trofi.

Dengan penjaga gawang dan lini tengah di bawah standar tim dengan probabilitas lebih rendah untuk memenangkan turnamen, status Inggris sebagai favorit tidak diragukan lagi banyak berkaitan dengan keuntungan kandang yang akan mereka terima dengan memainkan pertandingan mereka di stadion Wembley. Ketiga pertandingan grup Inggris akan dimainkan di Wembley sementara pemenang Grup D akan memainkan pertandingan babak 16 besar mereka di stadion ikonik tersebut. Semifinal dan final juga akan dimainkan di London yang berarti jika semua berjalan sesuai rencana, Inggris dapat menikmati keuntungan sebagai tuan rumah untuk tujuh dari delapan pertandingan mereka.





Namun, seberapa menguntungkan keuntungan kandang ini tergantung pada sejauh mana penonton diizinkan masuk ke venue. Ini adalah turnamen yang tiada duanya dan keuntungan yang biasa dinikmati oleh tuan rumah mungkin tidak berlaku untuk gelar yang sama di sini.

Kroasia mungkin bukan ancaman seperti di tahun 2018, tetapi kemungkinan besar akan memberikan perlawanan yang kuat terhadap Inggris di grup ini. Tambahkan dalam pertandingan rumit melawan rival Skotlandia dan, meskipun Inggris harus berada di puncak grup ini, tidak ada jaminan bahwa itu akan dengan selisih yang nyaman. Inggris dapat didukung untuk memenangkan grup di 1,409 *. Namun, petaruh yang mengantisipasi rute yang lebih rumit dari Grup D daripada yang diharapkan untuk Inggris dapat mendukung tuan rumah de facto menang di bawah 6,5 poin pada 1,833 *.


Kroasia

  • Manajer: Zlatko Dalic
  • Pemain Kunci: Luka Modric
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): 14
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Babak 16 Besar, Piala Dunia 2018 - Runner-up



Finalis Piala Dunia 2018 Kroasia mengalahkan grup dan favorit Euro 2020 Inggris dalam perjalanan ke final itu.



Namun, secara umum dianggap bahwa tim Kroasia ini lebih rendah dari versi yang tampil sangat baik pada tahun 2018. Skuad 2018 itu adalah akhir yang pas untuk generasi emas pemain dengan empat pemain starter dari final 2018 itu pensiun dari sepak bola internasional.

Kroasia tidak bisa membanggakan bakat sebanyak rival mereka yang lebih besar di Eropa, tetapi masih mampu menembus turnamen.

Ini menghilangkan pemain bintang Luka Modric, sekarang 35, dari beberapa pemain kunci yang dia gabungkan dengan efek yang hebat selama bertahun-tahun. Mitra lini tengah lamanya Ivan Rakitic, kiper utama Subasic, dan pencetak gol terbanyak Kroasia sepanjang masa Mario Mandzukic akan menjadi kekalahan besar dari tim 2018.

Itu tidak berarti Kroasia masih memiliki bakat yang jauh lebih banyak daripada yang disiratkan oleh populasi empat juta mereka. Di Marcelo Brozovic dan Mateo Kovacic, Modric memiliki dua mitra lini tengah di puncak karir mereka bermain di level tertinggi Eropa. Pemain muda seperti Nikola Vlasic dan Josip Brekalo juga bisa menambah secercah kreativitas meski belum memenuhi standar pemain yang digantikannya.

Terlepas dari kualitas ini, kumpulan bakat Kroasia terbatas jumlahnya dibandingkan dengan rival mereka yang lebih besar di Eropa. Inggris telah menambahkan Sancho, Foden, Grealish, Greenwood, Mount, Saka, James, dan lainnya ke kumpulan bakat mereka sejak kekalahan di Rusia, sementara kedalaman Kroasia telah habis. Akibatnya, banyak hal akan bergantung pada pemain Kroasia yang berbakat di starting 11, dan khususnya Modric, untuk tetap fit selama turnamen berlangsung.

Namun, masih ada kualitas yang cukup di tim Kroasia ini untuk berlari di turnamen ini dalam situasi yang tepat. Dengan ketidakkonsistenan Inggris dan pengalaman Kroasia, bukan tidak mungkin bagi Kroasia untuk mencapai hasil positif di pertandingan pembukaan grup. Kroasia dapat didukung pada 4.020 * untuk memenangkan Grup D dan membuat turnamen Inggris jauh lebih sulit.

Namun, cedera awal pada pemain kunci akan berdampak lebih besar pada Kroasia daripada pada rival grup mereka. Skotlandia dan Republik Ceko bisa bermasalah jika tim tidak dalam kekuatan penuh. Kroasia untuk menang di bawah 4,5 poin tersedia di 1,606 * yang bisa menjadi opsi menarik jika kedalaman skuad ikut bermain.


Republik Ceko

  • Manajer: Jaroslav Silhavy
  • Pemain Kunci: Patrick Schick
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): ke-40
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Penyisihan grup, Piala Dunia 2018 - Tidak lolos


Republik Ceko pernah menjadi kuda hitam abadi di turnamen Euro; Namun, mereka bukanlah kekuatan seperti dulu. Skuad Ceko dinilai sebagai yang paling tidak berharga keenam menuju turnamen menurut Transfermarkt, terendah di Grup D.

Republik Ceko bisa diatur dengan baik untuk menimbulkan gangguan melawan tim yang lebih besar.

Meskipun demikian, mereka telah tampil mengagumkan melawan lawan yang lebih unggul dalam beberapa kesempatan dalam beberapa tahun terakhir. Mereka meraih kemenangan atas lawan grup Inggris selama kualifikasi untuk turnamen ini dan menahan peringkat satu dunia Belgia untuk bermain imbang dalam kualifikasi Piala Dunia pada bulan Maret.

Ceko memang memiliki para pemain untuk memberi tim-tim seperti Inggris dan Kroasia kesulitan pada hari-hari mereka. Tomas Soucek dari West Ham adalah ancaman udara yang terkenal dan, sementara dia belum mencapai ketinggian yang diharapkan darinya ketika dia muncul di tempat kejadian di Sampdoria, Patrick Schick mampu menghasilkan kilatan kecemerlangan yang dapat menentukan pertandingan yang ketat.




Tambahkan itu ke beberapa bakat bertahan dan lini tengah yang solid bermain di liga top Eropa dan Anda dapat melihat mengapa Ceko diatur dengan baik untuk menyebabkan gangguan jika hal-hal berjalan sesuai keinginan mereka. Jika mereka bisa menjaga permainan tetap ketat, maka ancaman mereka dari bola mati dan serangan balik akan membuat mereka bertahan dalam pertandingan sampai akhir.

Dengan tim urutan ketiga terbaik yang lolos ke Babak 16, kemenangan melawan Skotlandia dan hasil positif melawan Inggris atau Kroasia mungkin akan cukup untuk melihat Ceko melewati babak penyisihan grup. Mereka dihargai 1,854 * untuk lolos dari Grup D.



Skotlandia

  • Manajer: Steve Clarke
  • Pemain Kunci: Andy Robertson
  • Peringkat Dunia FIFA (April 2021): ke-44
  • Penampilan terkini: Euro 2016 - Tidak lolos, Piala Dunia 2018 - Tidak lolos





Ini akan menjadi turnamen pertama Skotlandia sejak Piala Dunia FIFA 1998 tetapi meskipun mereka kurang berpengalaman dalam turnamen baru-baru ini, ada beberapa alasan bagi orang Skotlandia itu untuk optimis menuju Euro 2020.

Sementara mereka kekurangan bakat menyerang kelas atas, Skotlandia memiliki sejumlah pemain dengan banyak pengalaman Liga Premier dan skuad yang sangat dalam. Dalam hal penilaian pemain, penilaian rata-rata setiap pemain di skuad Skotlandia melebihi yang di Republik Ceko yang lebih disukai. Ini masih jauh dari rival mereka Inggris.

Satu masalah untuk Skotlandia adalah bahwa dua pemain paling berharga mereka bermain di posisi yang sama. Kapten Andy Robertson adalah pemenang Piala Eropa dan Liga Premier dan secara luas dinilai sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia. Kieran Tierney adalah salah satu bek kiri yang lebih kuat di Liga Premier. Untuk mengakomodasi kedua pemain di lineup awal yang sama, Tierney dapat diminta untuk bermain sebagai bek tengah kiri di tiga bek dengan bakat menyerang Robertson ditampilkan dalam peran bek sayap kiri yang lebih maju.

Duo ini didukung oleh talenta Liga Premier yang mapan di Scott McTominay, John McGinn, Ryan Fraser, dan Che Adams dengan sisa skuad yang sebagian besar bersumber dari Liga Utama Skotlandia yang lebih lemah dan kasta kedua Inggris.

Pertandingan pembukaan Skotlandia melawan Republik Ceko bisa menentukan bagaimana perkembangan turnamen mereka.

Meskipun ini memberikan dasar yang kuat untuk Skotlandia, mereka tidak memiliki percikan kreatif yang mampu menghancurkan pertahanan. Salah satu pemain yang berpotensi menjadi pemain dalam skuad mereka untuk turnamen ini adalah Ryan Gauld yang telah mencetak 15 kontribusi gol saat berjuang melawan Farense di Liga Primeira Portugis, 50% dari total gol liga mereka. Keikutsertaannya dapat menambah kreativitas untuk sisi yang terkadang dapat diprediksi.

Peralihan internasional Che Adams ke Skotlandia tentu meningkatkan ancaman mereka di depan gawang. Jika lini tengah Skotlandia dapat menciptakan peluang bagi penyerang Southampton, kemungkinan besar dia akan mengambilnya.

Semua hal dipertimbangkan, kemungkinannya mungkin sedikit keras di Skotlandia mengingat bakat yang mereka miliki. Pertandingan pembukaan melawan Republik Ceko bisa menentukan bagaimana perkembangan turnamen mereka. Kemenangan memungkinkan Skotlandia untuk memainkan permainan pertahanan mereka yang lebih alami melawan tim Kroasia dan Inggris yang lebih berbakat karena poin lebih lanjut kemungkinan besar akan membuat mereka lolos. Kekalahan, bagaimanapun, akan menempatkan Skotlandia dalam kesulitan serius jika mereka kemudian perlu menyerang lawan yang dapat memanfaatkan celah apa pun di pertahanan mereka.

Share:

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (8) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (13) android (12) antares (3) arduino (16) artikel (5) attiny (2) attiny2313 (18) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (41) display (3) esp8266 (3) euro2020 (11) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (23) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (15) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (7) lain-lain (8) lcd (2) led (13) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (56) mikrokontroller (10) mikrotik (5) ninmedia (2) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (66) pcb (2) praktek (2) project (33) proyek (1) python (1) radio (13) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) solar (1) solusi (1) tachometer (2) technology (1) teknologi (2) telepon (9) televisi (135) television (21) transistor (2) troubleshoot (3) tulisan (81) tutorial (80) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika