Semua Akan Digital Pada Akhirnya... Dari Audio, Video, TV, Kontrol, Keuangan, Kesehatan dan Sebagainya. Blog Ini Ditujukan Buat Kamu Yang Ingin Belajar Dasar Digital Dan Yang selalu Bertanya, Kenapa Bisa Begini Dan Harus Begitu ?

Senin, 21 Juni 2021

[ OP-AMP ] Rangkaian Oscilator Dengan Op-Amp Bukan IC 555

Praktek kali ini saya akan menunjukkan cara membuat osilator stabil hanya dengan satu op amp, beberapa resistor dan kapasitor. Seperti banyak yg saya tulis di blog ini, IC timer 555 cukup populer dan dapat digunakan untuk menghasilkan gelombang persegi atau untuk membuat LED berkedip. Lalu bagaimana jika kehabisan IC 555 dan hanya ada IC Op-Amp dirumah ? Ayo kita rakit.




Carilah di kotak komponen disekitar atau mungkin Anda memiliki op-amp di sirkuit tak terpakai. Sirkuit saya ini memanfaatkan op-amp yg menggabungkan umpan balik positif dan umpan balik negatif yang tertunda oleh kapasitor yang harus diisi melalui resistor. Untuk memahami cara kerjanya mari kita mulai dengan membayangkan bahwa kapasitor adalah benar-benar habis. 




Ini berarti bahwa input pembalik adalah pada nol volt pembagi tegangan ini membawa input non-pembalik menjadi satu setengah vcc. Karena ini lebih tinggi dari input maka non-pembalik output menjadi tinggi. Pada titik ini umpan balik positif meningkatkan tegangan sebelumnya menjadi dua pertiga vcc yang tidak mengubah apa pun kecuali kapasitor mulai mengisi.


Setelah tegangan kapasitor melebihi dua pertiga vcc output menjadi rendah ini membawa input non-pembalik ke sepertiga vcc melalui resistor umpan balik dan kapasitor mulai terpakai. Ketika tegangan kapasitor turun di bawah sepertiga vcc output kembali tinggi dan siklus berlanjut berulang-ulang.


Dari semua penjelasan diatas berarti bahwa frekuensi tergantung pada kapasitor dan nilai resistor, misalnya dengan kapasitor 47 mikrofarad dan resistor 10k saya mengukur periode sekitar 1 milidetik atau 0,67 detik ini memberikan frekuensi kurang lebih satu setengah hertz.




Jika Anda bertanya-tanya apa teori dasarya dari frekuensi maksimum? Mari kita pertimbangkan waktu naik sekitar 16 mikrodetik dan waktu jatuh serupa dengan beberapa perhitungan ini memberi kita 31 kilohertz, angka ini sama sekali tidak realistis namun saya menemukan bahwa pada 10 kilohertz masih memiliki bentuk gelombang persegi yang layak dan ya saya tahu itu menyedihkan di tampilan oskiloskop.




Tetapi perhatikan bahwa judulnya tidak mengatakan cara membuat osilator yang sangat cepat dan jika Anda bertanya-tanya apa ini benjolan kecil di grafik?  Itu disebabkan oleh induktansi regangan pada kawat di dalam resistor. 


Jadi sekarang Anda tahu cara membuat osilator stabil dengan hanya menggunakan op-amp bekas atau leles-leles sirkuit tak terpakai dan beberapa komponen tambahan. Saya berharap tulisan ini bermanfaat dan menghibur. Jika Anda memiliki keraguan atau pertanyaan tulis di komentar saya akan membaca semuanya dan mencoba menjawabnya.


Sumber : 5VLogic

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (8) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (15) android (12) antares (3) arduino (18) artikel (11) attiny (2) attiny2313 (18) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (42) digital (1) display (3) esp8266 (9) euro2020 (13) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (26) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (16) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (7) lain-lain (8) lcd (2) led (14) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (56) mikrokontroller (10) mikrotik (5) ninmedia (3) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (77) pcb (2) power (1) praktek (2) project (33) proyek (1) python (2) radio (15) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) solar (1) solusi (1) tachometer (2) technology (1) teknologi (2) telepon (9) televisi (144) television (28) transistor (2) troubleshoot (3) tulisan (83) tutorial (80) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika