Semua Akan Digital Pada Akhirnya... Dari Audio, Video, TV, Kontrol, Keuangan, Kesehatan dan Sebagainya. Blog Ini Ditujukan Buat Kamu Yang Ingin Belajar Dasar Digital Dan Yang selalu Bertanya, Kenapa Bisa Begini Dan Harus Begitu ?

  • IC Timer 555 yang Multifungsi

    IC timer 555 adalah sirkuit terpadu (chip) yang digunakan dalam berbagai pembangkit timer, pulsa dan aplikasi osilator. Komponen ini digunakan secara luas, berkat kemudahan dalam penggunaan, harga rendah dan stabilitas yang baik

  • Kontrol Perangkat Rumah Dari Internet

    Internet Of Things sudah menjadi istilah yang semakin dikenal orang. Mau tahu bagaimana konsep, cara pembuatan dan pemanfaatannya ?

  • Bermain DOT Matrix - LOVEHURT

    Project Sederhana dengan Dot Matrix dan Attiny2313. Bisa menjadi hadiah buat teman atau pacarmu yang ulang tahun dengan tulisan dan animasi yang dapat dibuat sendiri.

  • JAM DIGITAL 6 DIGIT TANPA MICRO FULL CMOS

    Jika anda pencinta IC TTL datau CMOS maka project jam digital ini akan menunjukkan bahwa tidak ada salahnya balik kembali ke dasar elektronika digital , sebab semuanya BISA dibuat dengan teknologi jadul

  • Node Red - Kontrol Industri 4.0

    Teknologi kontrol sudah melampaui ekspektasi semua orang dan dengan kemajuan dunia elektronika, kini semakin leluasa berkreasi melalui Node Red

Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Juli 2021

Digital Era and Leadership, How to Connect them ?

One morning I read an article about digital leadership, namely Leadership disrupted: Pushing the boundaries from Deloitte's research and also an article written by Andrew Senduk entitled Leadership In The Digital Era: How to grow Digital Leaders? Here are the summaries.




In a world that changes by the minute, businesses are being disrupted. The wave of digital transformation is affecting all business models. Whether it's how we communicate, how we do analysis, how we pay bills, or how we recruit.


Things are changing every minute. Just like other aspects of business, the era of digital transformation is forcing companies to also change their leadership programs to produce a new generation of leaders, leaders of the digital age.


When old business models no longer work, leaders need new capabilities. Yet most companies are digital “immigrants,” new to the world and built on old models such as financial control and return mechanisms.


Now, companies are scaling for different purposes, such as innovation and moving at high speed. Ninety percent of companies are redesigning their organizations to be more dynamic, team-centered, and connected. This change requires not only a new operating model, but also a different type of leadership to mobilize and execute this model.




Because of this change, organizations need people who can lead teams and partner with the wider ecosystem. This new type of leader must understand how to build and lead a team; keep people connected and engaged; and fostering a culture of innovation, learning and continuous improvement. They must also be able to lead a workforce that now includes contractors, contingent workers, and crowd talent.


Today's economy needs a new generation of leaders and in order to stay competitive, organizations need to revamp their internal leadership programs to build new leaders who have interdisciplinary skills, with an understanding of different business, industry and technology functions. Leaders in the digital age can create a culture of learning and breath improvement every day. They are flexible enough to manage teams that are increasingly including contract and part-time workers. The two most important characteristics of digital leaders are that they have innovation in their DNA and are willing to take risks.


Fostering digital leaders is important for any business, but especially important for organizations undergoing business and IT transformation. In today's digital economy, this includes any company! It's time for organizations across sectors to start inspiring and reconnecting corporate culture and talent across organizations to build new ways of thinking, collaborating and connecting.


There are basically four types of roles that digital leaders should be able to cover:


The venture capitalist: Executives who understand how investors think and approach innovation from a valuation perspective. They understand the scoring game, invest in talent and foster innovation. They primarily focus on educating others about the implications of digital technology and the value it creates.

The innovators: These are leaders who are constantly exploring the forefront of technology and testing how technology can improve business. They re-imagine the future and the business models that support that vision. They create roadmaps, winning digital strategies, and set the pace for change.

The transformers (Transformers): These are leaders who understand the vision and are able to change operations and culture. They manage organizations and their people through radical change and are able to push the digital agenda forward.

The enablers: These are the executives who enable the path from digital initiatives on the drawing board to the marketplace. They bring in and build technical capabilities such as analytics, application design and development that enable strategy execution. They increase workforce confidence by providing them with the right tools and helping employees overcome digital challenges.





To identify and support this type of leader, the Chief Innovation Officer and their C-level colleagues can work together to:


  • Rethink organizational leadership models, with a focus on innovation, growth, inclusion and collaboration.
  • Identify potential digital leaders in the organization: venture capitalists, innovators, transformers, and enablers and train them.
  • Ensure accountability by identifying the person or group responsible to C-level and the board for building leaders as part of the business strategy.
  • Promoting young people into leadership faster, giving them the opportunity to learn on the job.
  • Promote risk taking and experimentation by focusing on new product and service innovations. Experimentation should be built into the company's DNA.


In the global effort of digital transformation, organizations need to recognize that leaders in the digital age require different strengths and skills. Organizations need to focus on innovation and collaboration. They should restructure their leadership program and focus on empowerment. By empowering potential leaders to think, act and react differently, companies can position themselves for competitive advantage in this digital age.


by: Setyo Budianto - Director of PosFin Indonesia

Share:

Selasa, 06 Juli 2021

Invermectin - Wikipedia, WHO atau Agen pemerintah yg harus dipercaya ? Bingung

Ivermectin is a medication used to treat many types of parasite infestations. In humans, this includes head lice, scabies, river blindness (onchocerciasis), strongyloidiasis, trichuriasis, ascariasis, and lymphatic filariasis. In veterinary medicine, it is used to prevent and treat heartworm and acariasis, among other indications. It can be taken by mouth or applied to the skin for external infestations.



During the COVID-19 pandemic, misinformation was widely spread claiming that ivermectin was beneficial for treating and preventing COVID-19. Such claims are not backed by sound evidence. (wikipedia).


Kompas :  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menginstruksikan kepada perusahaan farmasi pelat merah, PT Indofarma (Persero) Tbk dan PT Kimia Farma (Persero) Tbk, untuk segera mengedarkan Ivermectin sebagai obat terapi Covid-19. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Erick setelah melihat adanya lonjakan harga obat terapi Covid-19 di tengah tren kenaikan kasus positif virus corona selama beberapa pekan terakhir. "Saya perintahkan kepada Kimia Farma untuk segera memasarkan Ivermectin dengan harga sesuai aturan Kemenkes dan BPOM, dan hanya bisa diperoleh dengan resep dokter," kata Erick dalam keterangan tertulis, Senin (5/7/2021).


Tempo : PT Harsen Laboratories ditengarai melakukan lobi-lobi dengan mendatangi sejumlah petinggi negara untuk menawarkan penggunaan ivermectin untuk obat Covid-19. Ivermectin merupakan obat cacing yang belakangan diklaim ampuh untuk mengobati Covid-19.





Pekan lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah merazia dan memblokir operasi PT Harsen. BPOM menyatakan ada sejumlah pelanggaran cara pembuatan obat yang baik oleh Harsen. Misalnya, bahan baku yang didatangkan secara ilegal, jalur distribusi tidak resmi, dan pemalsuan tanggal kadaluwarsa.


Lobi-lobi PT Harsen disebut-sebut dimulai pada awal tahun ini. Petinggi perusahaan itu bertandang ke Kementerian Pertahanan. Wakil Presiden PT Harsen Sofia Koswara mengaku bertemu dengan Benyamin Paulus Octavianus, yang disebutnya sebagai anggota staf khusus sekaligus dokter pribadi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


CNN Indonesia :  Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menyarankan pemerintah untuk memberhentikan izin penggunaan obat Ivermectin demi kesehatan masyarakat.

Hal itu ia ungkapkan merespons temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menyatakan produksi Ivermectin dianggap tidak sesuai dengan aturan dan berbahaya.


"Apa pun itu kalau tidak sesuai dengan prosedur apalagi ilegal itu harus dihentikan. Itu tugas pemerintah. Pemerintah harus menjaga kesehatan masyarakat," ucap Dicky kepada CNNIndonesia.com, Jumat (2/7).


Gimana ? Kita cek WHO yuk ...apa kata mereka : 


WHO advises that ivermectin only be used to treat COVID-19 within clinical trials

31 March 2021


The current evidence on the use of ivermectin to treat COVID-19 patients is inconclusive. Until more data is available, WHO recommends that the drug only be used within clinical trials.


This recommendation, which applies to patients with COVID-19 of any disease severity, is now part of WHO’s guidelines on COVID-19 treatments.


Ivermectin is a broad spectrum anti-parasitic agent, included in WHO essential medicines list for several parasitic diseases. It is used in the treatment of onchocerciasis (river blindness), strongyloidiasis and other diseases caused by soil transmitted helminthiasis. It is also used to treat scabies.




A guideline development group was convened in response to the increased international attention on ivermectin as a potential treatment for COVID-19. This group is an independent, international panel of experts, which includes clinical care experts in multiple specialties and also include an ethicist and patient-partners.


The group reviewed pooled data from 16 randomized controlled trials (total enrolled 2407), including both inpatients and outpatients with COVID-19. They determined that the evidence on whether ivermectin reduces mortality, need for mechanical ventilation, need for hospital admission and time to clinical improvement in COVID-19 patients is of “very low certainty,” due to the small sizes and methodological limitations of available trial data, including small number of events. 


The panel did not look at the use of ivermectin to prevent COVID-19, which is outside of scope of the current guidelines.


Note to the editor:


Previous recommendations on the use of therapeutics for COVID-19:


  • Strong recommendation for the use systemic corticosteroids for severe or critically ill COVID-19 patients; with a conditional recommendation against their use in patients with mild/moderate COVID-19
  • Conditional recommendation against administering remdesivir in addition to usual care.
  • Strong recommendation against the use of hydroxychloroquine or chloroquine for treatment of COVID-19 of any severity
  • Strong recommendation against administering lopinavir/ritonavir for treatment of COVID-19 of any severity
  • Conditional recommendation for the use of low dose anticoagulants in hospitalized patients (this recommendation is part of the clinical management guidelines). We suggest the use of low dose anticoagulants rather than higher doses, unless otherwise indicated.

Share:

Kamis, 24 Juni 2021

Amerika Melarang Impor Komponen Panel Surya Dari Tiongkok - Kenapa ?

Dikutip dari kantor berita Reuters - Pemerintahan Biden pada Rabu 23 juni 2021 memerintahkan larangan impor AS atas bahan panel surya utama dari Hoshine Silicon Industry Co (603260.SS) yang berbasis di China atas tuduhan kerja paksa, kata dua sumber yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut.




Departemen Perdagangan AS secara terpisah membatasi ekspor ke Hoshine, tiga perusahaan China lainnya dan paramiliter Xinjiang Production and Construction Corps (XPCC), dengan mengatakan mereka terlibat dengan kerja paksa orang Uyghur dan kelompok minoritas Muslim lainnya di Xinjiang.

Tiga perusahaan lain yang ditambahkan ke daftar hitam ekonomi AS termasuk Xinjiang Daqo New Energy Co, sebuah unit dari Daqo New Energy Corp (DQ.N); Xinjiang East Hope Nonferrous Metals Co, anak perusahaan dari raksasa manufaktur East Hope Group yang berbasis di Shanghai; dan Xinjiang GCL New Energy Material Co, bagian dari GCL New Energy Holdings Ltd (0451.HK).

Departemen Perdagangan mengatakan perusahaan dan XPCC "telah terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia dan pelanggaran dalam pelaksanaan kampanye penindasan China, penahanan sewenang-wenang massal, kerja paksa dan pengawasan teknologi tinggi terhadap Uyghur, Kazakh, dan anggota lain dari kelompok minoritas Muslim. di "Xinjiang.





Setidaknya beberapa perusahaan yang terdaftar di Departemen Perdagangan adalah produsen utama silikon monokristalin dan polisilikon yang digunakan dalam produksi panel surya.

Perusahaan atau perusahaan induknya tidak segera menanggapi permintaan komentar, atau tidak dapat segera dihubungi. XPCC tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Ketika dimintai komentar, kedutaan besar China di Washington menyebut pernyataan pada hari Selasa oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian yang menolak tuduhan genosida dan kerja paksa di Xinjiang sebagai “tidak lain hanyalah rumor dengan motif tersembunyi dan kebohongan yang benar-benar bohong.”





"Menahan Perintah Pelepasan" oleh Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS hanya memblokir impor materi dari Hoshine. Sebuah sumber yang mengetahui pesanan tersebut mengatakan bahwa hal itu tidak berdampak pada sebagian besar impor polisilikon AS dan produk berbasis silika lainnya.

Sumber kedua mengatakan langkah itu tidak bertentangan dengan tujuan iklim dan dukungan Presiden Joe Biden untuk industri surya domestik.

Pemerintahan Biden pada bulan Maret mengumumkan target untuk memotong biaya energi surya sebesar 60% dalam 10 tahun ke depan. Presiden Biden telah menetapkan tujuan jaringan listrik bersih 100% pada tahun 2035.


Sumber tersebut mengatakan Amerika Serikat terus menyelidiki tuduhan kerja paksa oleh perusahaan China yang memasok polisilikon.

Wilayah Xinjiang menyumbang sekitar 45% dari pasokan polisilikon tingkat surya dunia, sebuah laporan oleh analis industri surya ditemukan.

Dua sumber yang mengetahui kebijakan tersebut mengatakan Gedung Putih melihat tindakan tersebut sebagai "kelanjutan alami" dari perjanjian G7 awal bulan ini untuk menghilangkan kerja paksa dari rantai pasokan.


"Kami melihat tiga tindakan ini sebagai perwujudan komitmen itu," kata salah satu sumber. "Kami percaya tindakan ini menunjukkan komitmen untuk mengenakan biaya tambahan pada RRC karena terlibat dalam praktik kerja paksa yang kejam dan tidak manusiawi."





XPCC, sebuah organisasi paramiliter yang dikirim ke Xinjiang pada 1950-an untuk membangun pertanian dan pemukiman, tetap kuat di sektor energi dan pertanian di kawasan itu, beroperasi hampir seperti negara paralel. Baca selengkapnya

Pemerintah asing dan aktivis hak asasi manusia mengatakan telah menjadi kekuatan dalam tindakan keras dan pengawasan terhadap Uighur di wilayah tersebut, menjalankan beberapa kamp penahanan. Departemen Keuangan AS tahun lalu memberi sanksi kepada XPCC karena "pelanggaran hak serius terhadap etnis minoritas."

Share:

Rabu, 23 Juni 2021

Whatsapp Link Generator - Cara Mudah Tanpa Harus Menambahkan Phonebook


Membuat Link Secara Otomatis


WhatsApp Messenger, atau hanya WhatsApp, adalah freeware Amerika, pesan terpusat lintas platform dan layanan voice-over-IP yang dimiliki oleh Facebook, Inc. Ini memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan teks dan pesan suara, melakukan panggilan suara dan video, dan berbagi gambar , dokumen, lokasi pengguna, dan konten lainnya.









Anda selanjutnya copy paste link diatas dan tempelkan pada website atau kirimkan ke teman anda atau persingkat URL biar mudah mengetiknya lewat https://www.shorturl.at  



Share:

[ Nat Geo ] Samudera Selatan - Laut Baru Yang Mengelilingi Kutub Selatan

Pada Hari Laut Sedunia, para kartografer Nat Geo mengatakan arus deras yang mengitari Antartika membuat perairan di sana tetap berbeda dan sesuai dengan namanya sendiri: Samudra Selatan. Mereka yang akrab dengan Samudra Selatan, badan air yang mengelilingi Antartika, tahu bahwa itu tidak seperti yang lain.




“Siapa pun yang pernah ke sana akan berjuang untuk menjelaskan apa yang begitu memesona tentangnya, tetapi mereka semua akan setuju bahwa gletser lebih biru, udara lebih dingin, pegunungan lebih menakutkan, dan lanskap lebih menawan daripada tempat lain yang bisa Anda kunjungi,” kata Seth Sykora-Bodie, seorang ilmuwan kelautan di National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dan National Geographic Explorer.


Sejak National Geographic mulai membuat peta pada tahun 1915, ia telah mengenali empat samudra: Samudra Atlantik, Pasifik, India, dan Arktik. Mulai tanggal 8 Juni, Hari Laut Sedunia, akan mengakui Samudra Selatan sebagai samudra kelima di dunia.


“Samudra Selatan telah lama diakui oleh para ilmuwan, tetapi karena tidak pernah ada kesepakatan internasional, kami tidak pernah secara resmi mengakuinya,” kata Ahli Geografi National Geographic Society Alex Tait.


Ahli geografi memperdebatkan apakah perairan di sekitar Antartika memiliki karakteristik unik yang cukup untuk mendapatkan nama mereka sendiri, atau apakah mereka hanya dingin, perpanjangan selatan Samudra Pasifik, Atlantik, dan Hindia.


“Ini semacam kutu buku geografis dalam beberapa hal,” kata Tait. Dia dan komite kebijakan peta National Geographic Society telah mempertimbangkan perubahan itu selama bertahun-tahun, mengamati saat para ilmuwan dan pers semakin menggunakan istilah Samudra Selatan.


Perubahan tersebut, tambahnya, sejalan dengan inisiatif Society untuk melestarikan lautan dunia, memfokuskan kesadaran publik pada suatu wilayah yang secara khusus membutuhkan sorotan konservasi.




“Kami selalu melabelinya, tetapi kami memberi label sedikit berbeda [dari lautan lain],” kata Tait. “Perubahan ini mengambil langkah terakhir dan mengatakan kami ingin mengenalinya karena pemisahan ekologisnya.”


Ahli biologi kelautan dan National Geographic Explorer di Large Sylvia Earle memuji pembaruan kartografi tersebut.


“Meskipun hanya ada satu samudra yang saling berhubungan, bravo kepada National Geographic karena secara resmi mengakui badan air yang mengelilingi Antartika sebagai Samudra Selatan,” tulis Earle dalam sebuah pernyataan email. “Dikelilingi oleh Arus Lingkar Kutub Antartika yang sangat deras, ini adalah satu-satunya lautan yang menyentuh tiga lainnya dan untuk sepenuhnya merangkul sebuah benua daripada dipeluk oleh mereka.”



Lautan ditentukan oleh arusnya



Sementara samudra lain ditentukan oleh benua yang memagari mereka, Samudra Selatan ditentukan oleh arus.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa Arus Circumpolar Antartika (ACC) terbentuk sekitar 34 juta tahun yang lalu, ketika Antartika terpisah dari Amerika Selatan. Itu memungkinkan aliran air tanpa hambatan di sekitar dasar Bumi.

ACC mengalir dari barat ke timur di sekitar Antartika, dalam pita berfluktuasi luas yang secara kasar berpusat di sekitar garis lintang 60 derajat selatan—garis yang sekarang ditetapkan sebagai batas utara Samudra Selatan. Di dalam ACC, airnya lebih dingin dan sedikit kurang asin daripada air laut di utara.

Membentang dari permukaan ke dasar laut, ACC mengangkut lebih banyak air daripada arus laut lainnya. Ini menarik perairan dari Atlantik, Pasifik, dan Samudra Hindia, membantu mendorong sistem sirkulasi global yang dikenal sebagai ban berjalan, yang mengangkut panas di sekitar planet ini. Air dingin dan padat yang tenggelam ke dasar laut di Antartika juga membantu menyimpan karbon di laut dalam. Dalam kedua cara itu, Samudra Selatan memiliki dampak penting pada iklim Bumi.

Para ilmuwan saat ini sedang mempelajari bagaimana perubahan iklim yang didorong oleh manusia mengubah Samudra Selatan. Air laut yang bergerak melalui ACC memanas, para ilmuwan telah mempelajarinya, tetapi tidak jelas seberapa besar pengaruhnya terhadap Antartika. Beberapa pencairan paling cepat dari lapisan es benua dan rak adalah di mana ACC paling dekat dengan daratan.



Lingkungan yang tidak seperti yang lain


Untuk saat ini, dengan memagari di perairan selatan yang dingin, ACC membantu menjaga Antartika tetap dingin dan Samudra Selatan berbeda secara ekologis. Ribuan spesies hidup di sana dan tidak di tempat lain.

Samudra Selatan ”mencakup ekosistem laut yang unik dan rapuh yang merupakan rumah bagi kehidupan laut yang menakjubkan seperti paus, penguin, dan anjing laut”, catat National Geographic Explorer di Residence Enric Sala.

Terlebih lagi, Samudra Selatan juga memiliki efek ekologis di tempat lain. Paus bungkuk, misalnya, memakan krill di Antartika dan bermigrasi jauh ke utara menuju musim dingin di ekosistem yang sangat berbeda di Amerika Selatan dan Tengah. Beberapa burung laut bermigrasi masuk dan keluar juga.

Dengan menarik perhatian ke Samudra Selatan, National Geographic Society berharap dapat mempromosikan konservasinya.

Dampak penangkapan ikan industri pada spesies seperti krill dan ikan patagonian (yang dipasarkan sebagai ikan bass Chili) telah menjadi perhatian di Samudra Selatan selama beberapa dekade. Pada tahun 1982, batas tangkapan diberlakukan di wilayah tersebut. Kawasan perlindungan laut (KKP) terbesar di dunia didirikan di Laut Ross di Antartika Barat pada tahun 2016. Sejumlah organisasi bekerja untuk menyisihkan lebih banyak KKL untuk melindungi tempat makan paling kritis di Samudra Selatan, misalnya di Semenanjung Antartika .


“Banyak negara di seluruh dunia mendukung perlindungan beberapa wilayah ini dari penangkapan ikan industri,” kata Sala.

Share:

Selasa, 22 Juni 2021

Masa Depan Panel Surya - Material & Teknik Baru - Efisien dan Tahan Lama

Tidak semua panel surya dibuat sama, ada jenis bahan yang berbeda dan teknologi pembuatannya yang dapat memiliki dampak besar pada jumlah energi yang dihasilkan serta terpenting adalah biaya. Di tahun lalu benar-benar ada kemajuan menarik yang akan berdampak besar jadi mari kita bahas itu ditambah bagaimana jika saya memberi tahu Anda bahwa mungkin untuk memanen kekuatan dari bayangan matahari.




Saya matt farrel , ini tulisan yg digubah dari video beliau. Biaya tenaga surya telah menurun drastis selama dekade terakhir sementara pada saat bersamaan efisiensi panel surya telah meningkat. Jika Anda melihat kembali ke tahun 1977, biaya per watt energi matahari adalah sekitar 77$, tapi hari ini sekitar 13 sen dan terus turun.

Ada baiknya melihat kebelakang bagaimana panel matahari berevolusi, ada  konteks sejarah yang jauh lebih lama. Mungkin anda telah menyadari efek fotolistrik pertama kali diamati pada tahun 1839 dan paten pertama diberikan kepada william coblance pada tahun 1913, tetapi baru pada tahun 1950-an tenaga surya mulai menjadi hal nyata.




Pada tahun 1954 laboratorium bell menemukan yang pertama sel surya silikon praktis yang memiliki efisiensi sekitar enam persen. Efisiensi sel surya adalah seberapa banyak sinar matahari yang dikumpulkan sel kemudian dapat diubah menjadi listrik. Pada tahun 1957 hoffman elektronik mampu tingkatkan efisiensi itu menjadi delapan persen dan kemudian menjadi sepuluh persen pada tahun 1959. 

Pada saat kita memasuki awal 1960-an sel surya telah mencapai sekitar 14 % efisiensi, dimana saat itu sebagian besar panel surya berada di antara 15% dan 20% efisiensi dengan beberapa model. Efisiensi yang lebih tinggi sekarang dapat Anda beli yaitu kisaran 20 % .




Panel LG yang saya pasang di atap saya memiliki 21,1 persen efisiensi dan produk pengubah tenaga matahari dipasaran ada yang hampir 23 efisiensinya. Sel surya telah berubah dari sekitar 10 efisiensi pada tahun 1959 menjadi 23 efisiensi hari ini, jadi dalam 60 tahun menjadi lebih dari dua kali lipat efisiensi.

Di luar efisiensi panel surya, juga penting untuk memahami bahan yang digunakan untuk membuatnya. Bahan utama yang digunakan dalam panel surya saat ini adalah silikon yang dapat dibentuk dalam tiga cara: Polikristalin, Monokristalin dan panel film tipis.




Panel surya monokristalin memiliki efisiensi tertinggi dengan peringkat saat ini antara 15 dan 23 persen dan rentang hidup sekitar 25 hingga 30 tahun. Untuk membuat monokristalin atau silikon sel surya kristal tunggal, awalnya dibentuk menjadi batangan dan kemudian dipotong menjadi wafer / lembaran tipis. Struktur kristal tunggal memberikan elektron lebih banyak ruang untuk bergerak dan menciptakan aliran listrik yang lebih baik.




Panel surya polikristalin memiliki efisiensi rata-rata antara 12 dan 18 persen dengan rentang hidup 23 hingga 27 tahun. Bahan dasarnya juga terbuat dari silikon, tetapi bukannya memotong batang wafer kristal tunggal, produsen melelehkan banyak fragmen silikon bersama-sama untuk membentuk wafer.

Campuran berbagai jenis kristal memberikan elektron lebih sedikit ruang untuk bergerak, jadi mereka tidak seefisien itu tetapi manfaatnya adalah harganya, karena mereka lebih murah untuk diproduksi.



Dan akhirnya ada film tipis yang paling tidak efisien yaitu antara 9% dan 14% dan rentang hidup lebih dekat ke 20 tahun. Alih - alih  membentuk wafer lebih tebal dan kaku, ini adalah lapisan yang sangat tipis yang dapat diterapkan pada plastik. 

Penggunaan panel surya fleksibel ini biasanya hanya terlihat dalam ukuran besar dalam skala instalasi, di mana ruang tidak menjadi halangan atau Anda perlu mencetak sebuah sel surya dengan bentuk tertentu seperti Mobil karavan atau perahu layar. 

Jadi apakah kita terjebak di panel surya 23 %  dan mentok efisiensinya ? Tidak, tetapi itu tidak jauh dari maksimum teoretis efisiensi bahan tunggal itu disebut sebagai batas quasar shockley dan untuk panel silikon sekitar 30 persen. 




Akan tetapi kabar baiknya adalah ini  tidak terbatas pada silikon, ada penelitian yang berkembang sekitar perovskite yang merupakan kelas senyawa buatan yang memiliki kesamaan struktur kristal dengan mineral kalsium titanium oksida, dengan nama yang sama. 

Apa yang membuat perovskite menarik dijadikan alternatif silikon adalah bahwa strukturnya membuatnya sangat efektif dalam mengubah foton cahaya menjadi listrik yang dapat digunakan. Mereka mampu mengalahkan efisiensi sel surya silikon mono dan polikristalin tradisional dan karena terbuat dari senyawa buatan manusia biaya produksi harus jauh lebih rendah.

Sel perovskite dapat dibuat melalui proses yang disebut pemrosesan senyawa yang sangat mirip dengan pencetakan koran. Anda dapat menggunakan printer inkjet untuk menyimpan bahan pada lembaran plastik sehingga sel surya perovskit adalah layaknya bentuk solar film tipis tetapi dengan efisiensi yang jauh lebih tinggi.

Tidak seperti silikon, Anda tidak perlu memanaskannya hingga ribuan derajat untuk membentuknya, tetapi ada tantangan di sekitar perovskite yang mencakup daya tahan umur lebih pendek  dan toksisitas. Perovskit adalah lebih sensitif terhadap udara dan kelembaban yang secara dramatis dapat mempersingkat masa hidup mereka.




Tapi ini mungkin bukan penghalang, karena sel surya solar sudah disegel di dalam plastik dan kaca untuk perlindungan. Namun jika ini akan berhasil, mereka harus menunggu tahunan 20 hingga 25 tahun lagi untuk melihat  jaminan yang Anda dapatkan untuk toksisitas di sebagian besar sel surya yg dipakai hari ini.

Banyak formulasi termasuk timbal yang bisa menjadi masalah jika tidak ditangani dan didaur ulang dengan baik. Semua tantangan yang dapat diatasi termasuk formulasi berbeda yang tidak menggunakan timbal, tetapi perlu dicatat pada saat para ilmuwan telah meneliti sel surya perovskite, efisiensinya turun dari 3,8 pada tahun 2009 menjadi 25,2 persen tahun ini di persimpangan tunggal atau arsitektur lapisan tunggal. Jika Anda membandingkannya dengan silikon, peningkatan efisiensi sejak tahun 1970-an ketika laboratorium nasional energi terbarukan  mulai melacak data ini adalah pencapaian dramatis. 

Hari ini panel efisien seperti panel LG dirumah saya adalah kondisi yg sama ketika para peneliti berada di lab hampir 20 hingga 30 tahun yang lalu. Fakta bahwa perovskite telah berkembang begitu sejauh ini sangat menjanjikan tetapi tidak berhenti di situ, ada banyak pekerjaan di sekitar pelapisan.

Beberapa teknologi surya untuk melakukan lebih banyak hal bersama daripada yang bisa mereka lakukan sendiri, ini disebut multi-junction solar. Setiap lapisan dirancang untuk menyerap panjang gelombang yang berbeda dari sinar matahari yang masuk sehingga secara kolektif mereka dapat menangkap lebih banyak energi.



Ada beberapa perusahaan menggabungkan silikon dan perovskit dalam lapisan tandem untuk melakukan hal itu. Startup san francisco swift solar dan oxford pv keduanya menggunakan lapisan tipis film perovskite bersama dengan solar silikon yang lebih standar. Solar sel dengan hasil yang menjanjikan dimana silikon menyerap pita merah dari spektrum cahaya tampak dan perovskit menyerap spektrum biru.

Oxford pv telah mencapai efisiensi 28% dan berpikir mereka akan dapat memecahkan tonggak sejarah  di 30% . Mereka belum tersedia di pasaran, ini belum siap. Tetapi mereka secara aktif menyiapkan produksi masal sejalan dengan bantuan dari Meyer Burger yang merupakan salah satu pemasok terbesar peralatan manufaktur fotovoltaik dan mereka mengharapkan untuk selesai pada akhir tahun ini.

Saat peluncuran, mereka mengharapkan untuk memiliki 400 watt modul (60 sel) tersedia dengan versi 500 watt di pasaran. Untuk perbandingan, panel surya saya hanya 365 watt. Tapi terobosan terbesar adalah dari laboratorium energi terbarukan nasional, mereka telah membuat sel surya di laboratorium dengan efisiensi 47,1 persen yang membuat rekor tahun ini. 

Sekarang ini ada di sebuah lab dan menggunakan tehnik "iluminasi terkonsentrasi", tetapi bahkan di bawah satu iluminasi matahari yang mensimulasikan lebih banyak kondisi dunia nyata, itu hanya mencapai efisiensi 39,2%

Bagaimana mereka melakukannya ? Cukup pintar, ini adalah sel multijunction lain tetapi bukan dua lapisan tandem. Ini adalah sel surya enam persimpangan yang pada dasarnya, berarti mereka melapisi enam lapisan teknologi surya yang berbeda. Totalnya ada 140 lapisan dari enam bahan surya yang berbeda dan semuanya digabungkan, masih kurang dari sepertiga ketebalan rambut manusia.

Luar biasa namun itu masih di lab dan belum siap untuk  manufaktur masal. Ini membantu untuk menetapkan apa yang mungkin dianggap kelas atas dan menunjukkan jalan ke depan bagi penelitian perusahaan lainnya dan itu membuktikan bahwa kita harus bisa melewati batas efisiensi 30% hanya dari satu bahan.




Dan akhirnya sedikit teknologi tingkat fiksi ilmiah yang gila dan salah satu yang tidak akan saya lihat dalam waktu dekat tetapi jika peneliti dapat membangun ini, itu agak gila bagaimana jika Anda bisa menghasilkan kekuatan dari bayangan dan bukan hanya penelitian ecek-ecek dari universitas nasional singapura, telah mengembangkan sebuah prototipe perangkat yang disebut pembangkit energi efek bayangan  yang menghasilkan tenaga listrik.

Anda pasti heran , bayangan matahari? Cara kerja teknologinya adalah dengan menghasilkan dan  memanen sejumlah listrik kecil  dari perbedaan kontras antara bayangan dan bagian perangkat yang diterangi. Jika perangkat dalam bayangan penuh atau cahaya penuh itu tidak menghasilkan tegangan tetapi semakin dekat Anda mencapai cakupan 50 % bayangan dan terang, semakin banyak tegangan yang dihasilkan.




Prototipe kerja menghasilkan sekitar 1,2 volt yang merupakan energi yang cukup untuk aktifkan jam tangan digital dalam demonstrasi mereka jenis teknologi ini dapat memanfaatkan bayangan yang lewat seperti pohon atau awan di panel surya hari ini jika panel surya mendapat sebagian terhalang itu berhenti menghasilkan energi.

Panel surya yang dilengkapi dengan ini bisa mengubah pohon atau bayangan awan menjadi kekuatan bisa juga digunakan sebagai kolektor di dalam rumah yang penuh dengan bayangan yang lewat sepanjang waktu. Mereka juga dapat berfungsi ganda sebagai sensor dan pencatat bayangan dan gerakan yang melewatinya yang dapat digunakan dalam aplikasi perangkat rumah pintar.

Sekali lagi yang ini masih jauh dari apa pun yang praktis, masih sangat banyak perlu dikerjakan di lab tetapi itu konsep yang sangat unik. Yang kita pikirkan sekarang lompat ke komentar dan beri tahu saya apa yang Anda pikirkan . Saya tunggu !

Share:

Senin, 21 Juni 2021

[ OP-AMP ] Sejarah Penemuan Negative Feedback Amplifier di Bell Labs

Berbagai macam sistem modern sangat bergantung pada sifat dari sebuah penemuan, yang dirancang di Bell Laboratories hampir 100 tahun yang lalu dan terus digunakan sampai sekarang. Pada seluruh Sistem telefoni pada Bell (yg kini bernama AT&T), mereka mengoperasikan mesin switching terbaru dan sistem modern untuk transmisi panggilan telepon. Ini adalah versi awal dari penemuan itu disebut penguat umpan balik negatif.




Di masa awal dunia telefoni, melakukan panggilan jarak jauh sangatlah sulit. Hanya beberapa jalur suara yang bisa dilakukan pada sepasang kabel saat panggilan jarak jauh. Telefoni tumbuh dan dengan tantangan  sistem komunikasi kapasitas tinggi, diperlukan pengolahan sinyal untuk dapat melakukan banyak panggilan telepon secara bersamaan. Tetapi sinyal yang digunakan dalam sistem berkapasitas tinggi perlu diperkuat secara lebih sering dan amplifier yang tersedia saat itu mendistorsi sinyal.




Pada tahun 1921 harold black mulai bekerja pada penguat bebas distorsi yang efisien yang memungkinkan transmisi jarak jauh untuk sejumlah besar panggilan telepon dengan biaya rendah.


"Saya  mencoba lagi dan lagi untuk membangun amplifier yang praktis atau layak yang akan mencapai apa yang saya coba lakukan dan kebanyakan  semuanya gagal total. Beberapa bahkan ketika saya membuat sketsa saya dapat melihat bahwa saya tidak mendapatkan apa-apa dan ketika saya mengatakan di mana-mana. Maksud saya ini tidak mungkin dan kemudian datang pagi yang menentukan di bulan Agustus tahun 1927. Saya naik feri dan pergi bekerja seperti hari-hari lainnya."




"Saya sedang melihat Patung Liberty dan tiba-tiba ide itu datang kepada saya. Dalam hati saya memikirkan bagaimana membuat penguat umpan balik negatif. Lalu saya membeli koran NEW YORK TIMES  dan saya membukanya halaman dan itu hanya seperti kebetulan bahwa hari itu saya dapat  halaman koran dengan hanya nama koran dan tanggalnya saja,  dan kemudian seluruh halaman hampir dalam keadaan sangat bersih kosong. "




"Lalu saya menghabiskan sedikit waktu membuat diagram yang saya sebut itu diagram kanonik karena bersifat universal dan berlaku untuk apa pun: hidrodinamik, kimia, mekanik, listrik atau sistem gelombang, apa pun. Yang dapat Anda pikirkan ketika saya sampai di laboratorium dan saya berlari untuk sampai ke sana terburu-buru, segera mendapatkannya disaksikan dan dipahami oleh EC Bless salah satu rekan saya."


"Kemudian saya menunjukkan salinan diagram saya ke Steve Mike dan memintanya untuk merakit bagian-bagiannya jadi bahwa kita bisa melanjutkan dengan pembuatan model kerja. Saat pagi berlalu dia melakukannya dengan baik dan banyak yg sudah dirakit  tetapi setiap 15 menit saya terus berjalan ke toilet dan mengatakan Steve bagaimana kabarmu dan dia berkata Harold, saya baik-baik saja, tetapi jika Anda membiarkan saya sendiri, kembalilah ke dalam kantor santai letakkan kaki Anda di atas meja dan mungkin akan ada masalah lain dari penguat umpan balik negatif yang perlu diperhatikan ."



"Ini terbukti menjadi nasihat yang lebih baik dan mengerti maksud saran Steve, saya yakin karena pada akhirnya kami memiliki penguat umpan balik negatif "broadband" dan  bekerja seperti hal yg cukup aneh ! Memiliki umpan balik negatif sebanyak 50 desibel lebih dari cukup untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah saya mulai Desember 1921." 





Penguat umpan balik negatif bekerja dengan cara ini : pada inputnya adalah sinyal tingkat rendah yang ingin Anda perkuat pada output adalah sinyal yang diperkuat diperbesar sesuai yang Anda inginkan. Tetapi amplifier menghasilkan juga gangguan atau distorsi yang juga diperbesar.





Dengan menghubungkan sebagian kecil dari output kembali ke input maka distorsi dibatalkan dan sinyal menjadi jelas.


Sejak penemuan umpan balik negatif Harold black telah menerima lebih dari selusin penghargaan utama dan telah dinobatkan sebagai rekan dari 10 masyarakat profesional yang masih dia ingat hari ketika semuanya dimulai dengan lamunan "sekejap" hampir tepat 100 tahun yang lalu.


"Kilasan Sekejap - saat pikiran terlintas atas penemuan saya adalah sesuatu yang tidak dapat saya pahami di waktu itu dan dalam 50 tahun yang telah berlalu dan ketika saya memikirkannya lagi, dan sekali lagi saya tidak punya penjelasan apa pun tentang itu - bagaimana bisa terjadi ? "




courtesy of : AT&T Archives
Share:

Senin, 31 Mei 2021

"Free Energy " - Kisah Hoax yg Bertentangan Dengan Hukum Alam

Sebenarnya saya menghindari membahas tema tersebut, tetapi mereka yang cenderung mempercayai teori konspirasi, seperti Bumi datar, sering mempercayai teori konspirasi lainnya. Dalam hal ini yang akan kita bahas adalah teori konspirasi “energi bebas”.







Definisi 'energi bebas'


Energi yang kita nikmati setiap hari, apapun itu, adalah hasil konversi bentuk energi lain. Energi listrik misalnya, merupakan hasil pengubahan energi potensial gravitasi yg dimiliki air terjun / bendungan menjadi PLTA, energi kimiawi menjadi batubara menjadi PLTU, energi panas bumi menjadi PLTPB, atau energi matahari menjadi panel surya.


  • "Energi bebas" adalah konsep di mana energi dapat dibuat dan tidak perlu diubah dari energi lain.
  • "Energi gratis" bukanlah tentang harga. Harga mungkin gratis, tetapi energi masih dikonversi dari energi lain. Energi bisa gratis, misalnya biaya produksi bersubsidi.
  • "Energi bebas" melanggar hukum alam
  • “Energi bebas” tidak akan dapat bekerja karena bertentangan dengan hukum alam, yaitu hukum kekekalan energi dan hukum pertama termodinamika. Energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.


"Tapi ada video YouTube yang menunjukkan alat-alat listrik gratis ..."


Ada beberapa kemungkinan masalah dengan ini. Ini bisa berupa editing video, misalnya menghentikan video sebelum perangkat berubah posisi.


Tapi tidak sedikit dari video ini yang ajaib. "Energi bebas" tidak dapat bekerja selayaknya David Copperfield tidak dapat menembus Tembok Besar. Dalam konteks sihir “free energy”, seni tersebut terdiri dari penyelundupan energi ke dalam sistem tanpa disadari oleh penonton, sehingga alat tersebut dapat terus berfungsi selamanya, memberikan kesan sebagai “free energy”.





Perbedaan dari sihir biasa, tentu saja, para penonton sihir biasa sudah tahu bahwa mereka sebenarnya "berbohong" kepada mereka. Sementara itu, dalam keajaiban "energi bebas", ada beberapa penonton hijau yang benar-benar terjadi.


"Tapi Nikola Tesla menemukan perangkat 'energi bebas' ..."


Untuk alasan apa pun, Nikola Tesla adalah favorit dari banyak teori konspirasi. Namun terlepas dari apa yang mereka katakan, Nikola Tesla adalah seorang ilmuwan sejati dan dia jelas tidak percaya pada "energi bebas".





Hal ini dapat dibaca dalam tulisannya 'The Problem of Meningkatnya Energi Manusia' dalam majalah Century, 1900:


Pertama mari kita bertanya: Dari mana datangnya semua energi gerak? Pegas apa yang menggerakkan semua? Kita melihat laut naik dan turun, sungai mengalir, angin, hujan, hujan es, dan salju berdetak di jendela kita, kereta api dan kapal uap datang dan pergi; kami di sini suara gemerincing kereta, suara-suara dari jalan; kita merasakan, mencium, dan mengecap; dan kami memikirkan semua ini. Dan semua gerakan ini, dari gelombang samudra yang dahsyat hingga gerakan halus yang ada dalam pikiran kita, hanya memiliki satu penyebab yang sama. Semua energi ini memancar dari satu pusat, satu sumber tunggal - matahari. Matahari adalah mata air yang menggerakkan semua. Matahari memelihara semua kehidupan manusia dan memasok semua energi manusia.


Tesla tahu betul bahwa hampir semua energi berasal dari Matahari, dan hampir semua energi yang dinikmati merupakan hasil konversi energi matahari.


Asumsi bahwa Tesla percaya pada "energi bebas" hanyalah salah satu dari banyak fitnah yang dibuat oleh para ahli teori konspirasi terhadap Nikola Tesla.


"Tapi, lagu pengantar tidur Tesla ..."





Kumparan Tesla bukanlah generator listrik, apalagi perangkat "energi bebas". Telsa merancang kumparan Tesla, salah satunya ditujukan untuk transmisi energi.


Di Menara Wanderclyffe, Nikola Tesla menggunakan generator batu bara.


"Namun, dalam transmisi energi nirkabel, hanya ada satu pengirim, tetapi banyak penerima dengan energi yang sama ..."


Transmisi energi nirkabel mengikuti hukum kuadrat terbalik. Semakin jauh penerima dari emitor, semakin rendah energi yang diterima dan jumlahnya berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Jika banyak penerima, total energi yang diterima ini tidak akan pernah melebihi total energi yang dikirim.


"'Energi bebas' sengaja ditutup-tutupi oleh pihak-pihak tertentu ..."

Ini adalah tema yang sangat umum. Meskipun demikian, kita tidak dapat menikmati "energi bebas" karena "energi bebas" disembunyikan dengan sengaja. Tema ini tidak jauh berbeda bagi kita yang "berkecimpung" dalam teori konspirasi tentang bentuk Bumi.


Padahal, jika Anda memiliki energi yang tidak terbatas, tidak ada alasan mengapa Anda tidak menggunakan energi itu sesuai dengan tujuan Anda. Singkatnya, jika Anda memiliki energi yang tidak terbatas, Anda bisa menjadi elit dunia.


Bagaimana jika "energi bebas" ada?


Benar-benar ada "energi bebas", maka semuanya akan berubah. Semua hukum alam akan ditulis ulang dan akan jauh lebih fenomenal daripada Teori Relativitas Einstein. Penemunya akan menerima Hadiah Nobel, dan mungkin bukan hanya satu.


Jika energi hanya dapat diubah, di manakah mereka berakhir?


Sebagian besar energi tersebut akan berakhir sebagai energi panas / panas dan akan lepas ke angkasa dalam bentuk radiasi infra merah. Oleh karena itu, kita tetap membutuhkan masukan energi dari matahari. Ketika Matahari kehabisan energi, Bumi juga akan kehabisan energi.


Satu jenis energi tidak dapat dibandingkan dengan energi lain setelah diubah, karena jenisnya berbeda. Oleh karena itu, masih ada kemungkinan "energi bebas".


Ini tidak benar. Jumlah energi masukan dapat dihitung dan dan outputnya tidak akan lebih besar daripada inputnya. Hal ini berlaku untuk jenis energi apapun, sebagai input maupun outputnya.


Contohnya, sebuah baterai lithium 9V dengan kapasitas 600 mAh memiliki kandungan energi sebesar 9V × 600 mAh = 19440 joule. Jika baterai tersebut digunakan untuk menjalankan lampu CFL yang mengambil daya sebesar 5 W, maka lampu tersebut akan menyala selama maksimum 19440 joule / 5 watt = 1 jam 5 menit.


Contoh di atas masih mengasumsikan efisiensi 100%. Efisiensi tidak mungkin 100%, sehingga pada kenyataannya tidak akan selama itu.


Satuan Energi

Besar energi diukur dengan satuan Joule. Ini berlaku untuk energi apapun. Untuk energi yang berbeda-beda, cara menghitungnya pun berbeda-beda, namun akan tetap menghasilkan satuan Joule.


Selain Joule, satuan non standard yang sering digunakan sehari-hari adalah: kWh dan kalori.


Daya/power adalah laju energi atau rate of energy. Satuannya adalah Joule/detik, atau Watt. Perangkat yang mengkonsumsi energi listrik biasanya menyebutkan dayanya dalam satuan Watt. Lampu 5 Watt artinya lampu tersebut menkonsumsi energi sebesar 5 Joule setiap detiknya.


Sesat Pemikiran ‘Appeal to Consequences’


‘Free energy’ memiliki daya tarik tertentu. Jika memang benar ada ‘free energy’, maka kita tidak perlu membayar biaya listrik PLN atau bahan bakar untuk kendaraan.


Kata kuncinya adalah ‘jika memang benar’.


Sebagian orang menanggapi hal tersebut secara emosional. Dan pihak-pihak yang menyampaikan informasi mengenai hukum kekekalan energi dianggap sebagai ‘penjahat’, karena tidak sesuai dengan hal yang mereka inginkan.


Ini dinamakan sesat pemikiran appeal to consequences. ‘Free energy’ dianggap ada karena hal tersebut adalah sesuatu yang diinginkan.


Di sini pentingnya mengontrol emosi kita. Dengan mengontrol emosi, kita akan lebih efektif menilai segala sesuatunya secara objektif, seperti halnya dalam kasus ‘free energy’, dan tentu saja kasus ‘Bumi datar’.


Sumber: bumi datar

Share:

Senin, 17 Mei 2021

Iron Dome Israel yang Sangat Canggih - Kayak Gimana Ya Cara Kerjanya ?

Dalam konflik antara Israel dan Palestina, kedua belah pihak telah melakukan serangan udara dan serangan roket. Hampir tiap hari ada saja  video di media sosial menunjukkan roket yang ditembakkan dari Gaza dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome Israel. Tampaknya roket itu mengenai perisai yg sepertinya "tak kasat mata".





Apa itu Iron Dome?

Ini adalah sistem pertahanan udara jarak pendek, darat-ke-udara, yang mencakup radar dan rudal pencegat Tamir yang melacak dan menetralkan setiap roket atau rudal yang ditujukan ke sasaran Israel. Ini digunakan untuk melawan roket, artileri & mortir (C-RAM) serta pesawat terbang, helikopter dan kendaraan udara tak berawak.

Asal mula Iron Dome kembali ke perang Israel-Lebanon 2006, ketika Hizbullah menembakkan ribuan roket ke Israel. Tahun berikutnya, Israel mengumumkan bahwa Rafael Advance Systems yang dikelola negara akan menghasilkan sistem pertahanan udara baru untuk melindungi kota dan penduduknya. Ini dikembangkan dengan Israel Aerospace Industries.




Iron Dome digunakan pada tahun 2011. Sementara Rafael mengklaim tingkat keberhasilannya lebih dari 90%, dengan lebih dari 2.000 intersepsi, para ahli setuju bahwa tingkat keberhasilannya lebih dari 80%. Rafael mengatakan di situs webnya bahwa ia dapat "melindungi pasukan yang dikerahkan dan bermanuver, serta Pangkalan Operasi Maju (FOB) dan daerah perkotaan, dari berbagai ancaman tidak langsung dan udara".


Bagaimana cara kerjanya, dan apa yang membuatnya sangat efektif?

Iron Dome memiliki tiga sistem utama yang bekerja sama untuk menyediakan perisai di area tempat penempatannya, menangani berbagai ancaman. Ia memiliki radar pendeteksi dan pelacakan untuk melihat setiap ancaman yang masuk, manajemen pertempuran dan sistem kendali senjata (BMC), dan unit penembakan rudal. BMC pada dasarnya menjadi penghubung antara radar dan pencegat rudal.




Ini mampu digunakan di semua kondisi cuaca, termasuk siang dan malam.


Pensiunan Marsekal Udara Anil Chopra, yang mengepalai think tank Center for Air Power Studies (CAPS) di New Delhi, menjelaskan bahwa dalam sistem pertahanan udara mana pun ada dua elemen utama. "Salah satunya adalah radar, yang harus memiliki kemampuan untuk melihat benda-benda kecil, dan mampu melacaknya secara akurat."


Dia mengatakan biasanya ada dua hingga tiga radar di sistem pertahanan udara mana pun untuk menemukan dan melacak objek yang masuk. "Saat Anda meluncurkan senjata, radar pelacaklah yang akan membantu senjata mencapai sana." Setelah itu, katanya, "kepala senjata itu sendiri akan mengambil alih".


Setelah rudal ditembakkan, ia "harus bisa bermanuver, harus bisa melihat target kecilnya sendiri dan kemudian pergi dan menembak". Tetapi tidak mungkin untuk mencapai target secara langsung setiap saat, itulah sebabnya “ada sesuatu di setiap rudal yang disebut proximity fuse” yang merupakan “sekering yang dikendalikan laser”. Saat melewati dalam jarak sepuluh meter dari target, ini mengaktifkan dan meledakkan rudal dengan pecahan peluru yang menghancurkan target. "Hulu ledak itu meledak sedemikian rupa sehingga sesuai dengan kecepatan rudal dan targetnya." Kata Chopra.


Berapa harga barang ini?


Setiap baterai, atau satu unit penuh, dapat berharga lebih dari $ 50 juta, dan satu pencegat rudal Tamir berharga sekitar $ 80.000. Sebaliknya, harga roket bisa kurang dari $ 1.000. Sistem tersebut mengirimkan dua rudal Tamir untuk mencegat setiap roket.







Namun, Chopra mengatakan bahwa itu bukan ukuran yang baik untuk menilai efektivitas biaya. "Jika saya harus mengambil ... roket, yang harganya sangat murah, dan saya menembakkan rudal apa pun, maka itu latihan yang mahal."


Tapi itu terbukti jera, katanya. Juga, katanya, efektivitas biaya adalah setiap nyawa diselamatkan. Kedua, lanjutnya, tentang moral bangsa agar tidak terintimidasi oleh roket.


sumber : Indian Express

Share:

Apasih Kebijakan Whatsapp Privacy di Mei 2021 ?

Batas waktu pembaruan kebijakan privasi WhatsApp 2021 telah tiba, dan pengguna sekarang harus menerimanya atau mereka akan kehilangan akses ke semua fitur dan daftar obrolan dalam beberapa minggu mendatang. Solusi untuk ini adalah Anda menerima kebijakan atau beralih ke aplikasi perpesanan lain. WhatsApp tidak akan menghapus akun jika orang tidak menerima kebijakan tersebut, tetapi mereka secara bertahap akan membatasi fitur-fiturnya.





Baru-baru ini, WhatsApp memberi tahu pemerintah melalui kominfo bahwa pengguna dapat berhenti menggunakan aplikasi jika mereka tidak ingin menerima kebijakan privasi yang baru. Perusahaan mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka tidak memaksa pengguna mana pun untuk menerima kebijakan tersebut. Jadi, apa yang terjadi jika Anda tidak menerimanya dan terus menggunakan aplikasi perpesanan? Baca terus untuk mencari tahu.


Apa yang akan terjadi jika Anda tidak menerimanya?


Jika Anda tidak menerima kebijakan privasi baru WhatsApp, maka Anda perlahan akan kehilangan akses ke sebagian besar fitur. Mulai besok, WhatsApp akan mulai mengirimkan pengingat untuk menerima kebijakan baru, dan setelah beberapa minggu, perusahaan akan menonaktifkan beberapa fitur bagi mereka yang tidak menerima pembaruan.


WhatsApp kemudian akan mulai mengirim "pengingat terus-menerus". Setelah ini dimulai, pengguna tidak akan dapat mengakses daftar obrolan WhatsApp mereka dan mereka hanya akan dapat menjawab atau melakukan panggilan suara atau video masuk. Anda akan dapat membaca atau membalas pesan ketika pemberitahuan WhatsApp mengenai ponsel Anda.


Setelah beberapa minggu fungsionalitas terbatas jika Anda tidak menerima kebijakan privasi, maka Anda akan kehilangan akses untuk membuat atau menerima panggilan masuk. Layanan pesan juga akan berhenti mengirim pesan dan panggilan ke telepon Anda. Jadi, Anda harus memutuskan apakah Anda ingin menggunakan WhatsApp atau beralih ke platform lain.





Berencana menghapus WhatsApp dan mengunduh data? Berikut cara melakukannya

Langkah-langkah yang disebutkan di bawah ini untuk ponsel Android. Anda juga dapat mengikuti langkah-langkah yang sama untuk iOS. Setelah Anda menghapusnya, Anda tidak akan bisa mengakses akun WhatsApp Anda. Perusahaan milik Facebook mengatakan perlu waktu hingga 90 hari untuk menghapus informasi WhatsApp Anda.


  • Langkah 1: Pertama Anda perlu membuka WhatsApp dan mengetuk ikon tiga titik, yang terletak di sudut kanan atas.
  • Langkah 2: Ketuk Pengaturan, kunjungi bagian Akun lalu ketuk opsi Hapus akun saya.
  • Langkah 3: Anda kemudian akan diminta untuk memasukkan nomor ponsel Anda dan ketuk Hapus Akun Saya.
  • Langkah 4: Anda akan diminta untuk memilih alasan mengapa Anda ingin menghapus akun Anda di menu tarik-turun.
  • Langkah 5: Ketuk Hapus akun saya.


Anda mengekspor semua obrolan pribadi Anda ke aplikasi pihak ketiga mana pun. Yang perlu Anda lakukan hanyalah membuka obrolan seseorang, dan ketuk tombol bertitik tiga. Anda kemudian perlu mengetuk lagi Lainnya dan pilih Ekspor obrolan. Di sini, Anda akan ditanya apakah Anda juga ingin memasukkan semua file, foto, video, dan media lain yang Anda tukar dengan teman Anda. Setelah Anda mengetuk 'Sertakan media', Anda mendapatkan opsi untuk mengekspor obrolan ke Google Drive, Gmail, atau ke aplikasi lain.


Alternatif WhatsApp




Beberapa pengguna telah beralih ke aplikasi perpesanan lain, termasuk Telegram dan Signal. Saat ini, ini adalah dua aplikasi perpesanan tepercaya yang dapat Anda pertimbangkan untuk dicoba sekarang. Penting untuk dicatat bahwa Telegram menawarkan enkripsi ujung-ke-ujung hanya untuk obrolan rahasia dan video atau panggilan suara satu-satu. Mereka yang peduli tentang keamanan harus mengaktifkan mode obrolan rahasia jika pengguna ingin menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung. Pendiri Telegram Pavel Durov telah menjelaskan mengapa aplikasi tidak menawarkan enkripsi ujung ke ujung untuk semua obrolan. Ini untuk memungkinkan obrolan ini dicadangkan di penyimpanan awan aman milik Telegram. Anda dapat membaca lebih lanjut di sini.


Atau, Anda dapat menginstal Signal, yang juga merupakan aplikasi perpesanan pribadi. Ini adalah salah satu aplikasi terbaik dalam hal fitur privasi. Signal juga menawarkan enkripsi ujung ke ujung untuk semua obrolan. Tidak seperti WhatsApp, Signal tidak mendukung cadangan pihak ketiga dan semua data disimpan secara lokal di perangkat Anda. Itu dapat diakses di berbagai platform - Android, iOS, iPad, Mac, Windows dan Linux.


From : The Indian Express

Share:

Selasa, 09 Februari 2021

I Wish The World Would Restart in 2019 - Then it Happens ! Do i have Psychic Power ?


In a broken and limited english of mine, i will try to write on how i become a 'psychic' by predicting there will be a restart of all earth last year. Or maybe not ? Maybe i was only being overwhelmed by the fear of falling into a deep crisis, doubt and anxiety , triggered by Indonesian business style and the bureaucracy with it's toxic hanky panky corruption. But it is a common secret among business in this archipelago, even my closest friend whom i knew since teenager ,which he was a honest student, has now become a grown man as greedy as others.




I hate it so much to see someone cheating on exams day, the root of it can be seen when i was in 3rd grade, when my math exams got 98 out of 100 marks, while my friend who then became 1st rank on that semester, got perfect 100. He cheat on me by saying " hey this math exam is difficult, will you share me the answer of question number 10 ?" And as i felt all the math exams was not that hard then i gave him the answer, and as i remember it was a disappointment for me. I turned into the enemy of the class by becoming an asshole that will raise hand and speak loudly " Miss Teacher ! Someone is cheating !"



As an electronics designer i love to make things working in perfectly order by simply writing the best code i could. Reset it when it is going to be hang and re-write the code. The nature of it imprint on my deepest consciousness as i always has a tendency to see the reset button in everything. Moreover when i was so incepted by Nolan's movie Inception, I wish i could awake form dreaming by throwing my self into a river. No that is suicidal and i am not that brave to do such thing but somehow it was creating a self believe that there is a shortcut exit button like CTRL+ALT+DEL. And the truth was in 2019 i had a strange wish that the world ( or my world) should restart and re-write the code.


And what a surprise ! it all come true in 2020 ? Did i just became a psychic ? I can predict things now and the world has pushed it own button. Or it just because there are so many others just wishing as i did last year ? Who knows and so do i in 2020 stranded in uncertainty of the world's covid 19 pandemic. But one thing for sure that now i can start re-write the code of my life! Yeeeeeaaaaahhh !


And one thing for sure that in the time of crisis the best way to react is doing no resistance, acceptance and defenselessness. All of it called as "The Law of Least Effort" . Wish me luck friends !


Share:

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (8) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (15) android (12) antares (3) arduino (21) artikel (11) attiny (3) attiny2313 (19) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (45) digital (1) display (3) esp8266 (25) euro2020 (13) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (44) jam (7) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (16) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (7) lain-lain (8) lcd (2) led (14) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (70) micropython (6) mikrokontroller (12) mikrotik (5) mqtt (1) ninmedia (3) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (78) pcb (2) power (1) praktek (2) project (33) proyek (1) python (3) radio (15) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) solar (1) solusi (1) tachometer (2) technology (1) teknologi (2) telegram (2) telepon (9) televisi (145) television (28) transistor (2) troubleshoot (3) tulisan (83) tutorial (80) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika