Semua Tentang Belajar Teknologi Digital Dalam Kehidupan Sehari - Hari

Senin, 24 Januari 2022

Antena Digital Paling Jernih - Fleco AT56 - Bisa Indoor atau Outdoor

 


Dalam migrasi teknologi televisi analog ke digital, fungsi antena tidak berubah dari era sebelumnya yaitu menangkap sinyal radio yg diradiasikan oleh pemancar televisi ke udara. Namun keunggulan dalam teknologi televisi digital, sinyal dapat diolah sedemikian rupa sehingga dapat mentolerir sinyal lemah dan banyak gangguan sehingga tetap menghasilkan kualitas siaran yang jernih. Seperti yang saya bahas pada tulisan ini mengenai antena indoor untuk televisi digital yang paling jernih dan ekonomis yang saya temui.

Menurut wikipedia, fungsi antena dalam televisi adalah untuk mencegat gelombang radio dari stasiun televisi yang diinginkan dan mengubahnya menjadi arus bolak-balik frekuensi radio kecil yang disalurkan ke tuner televisi lalu mengekstraksi sinyal televisi. Antena terhubung ke televisi dengan kabel khusus yang dirancang untuk membawa arus radio, yang disebut saluran transmisi. Antena sebelumnya menggunakan kabel datar yang disebut 300 Twin Lead. Standar saat ini adalah kabel koaksial 75 , yang kurang rentan terhadap interferensi, yang dicolokkan ke konektor F atau konektor Belling-Lee (tergantung wilayah) di bagian belakang TV.




Di sebagian besar negara, siaran televisi diperbolehkan dalam pita frekuensi sangat tinggi (VHF) dari 47 hingga 68 MHz, yang disebut pita rendah VHF atau pita I di Eropa; 174 hingga 216 MHz, disebut pita tinggi VHF atau pita III di Eropa, dan dalam pita frekuensi ultra tinggi (UHF) dari 470 hingga 698 MHz, disebut pita IV dan V di Eropa. Batas setiap band agak berbeda di negara yang berbeda. Gelombang radio dalam pita-pita ini merambat melalui garis pandang; mereka terhalang oleh perbukitan dan cakrawala visual, membatasi area penerimaan stasiun televisi hingga 65–95 km (40–60 mil), tergantung pada medan apakah banyak gedung atau berbukit.


Analog vs digital


Pada televisi analog standar sebelumnya, yang digunakan sebelum 2006, pita VHF dan UHF memerlukan tuner terpisah di penerima televisi, yang memiliki input antena terpisah. Panjang gelombang gelombang radio sama dengan kecepatan cahaya (c) dibagi frekuensi. Pita frekuensi di atas mencakup rasio panjang gelombang 15:1, atau hampir 4 oktaf. Sulit untuk merancang antena tunggal untuk menerima rentang panjang gelombang yang begitu luas, dan ada celah oktaf dari 216 hingga 470 MHz antara frekuensi VHF dan UHF. Jadi antena yang terpisah secara tradisional (atau pada antena luar ruangan, set elemen terpisah pada boom dukungan tunggal) telah digunakan untuk menerima saluran VHF dan UHF.


Mulai tahun 2006, banyak negara di dunia beralih dari penyiaran menggunakan standar televisi analog lama ke televisi digital (DTV) yang lebih baru. Namun umumnya frekuensi siaran yang sama digunakan, sehingga antena yang sama yang digunakan untuk televisi analog lama juga akan menerima siaran DTV baru. Penjual sering mengklaim untuk memasok antena "digital" atau "televisi definisi tinggi" (HDTV) khusus yang disarankan sebagai pengganti antena televisi analog yang ada; paling-paling ini adalah informasi yang salah untuk menghasilkan penjualan peralatan yang tidak dibutuhkan, paling buruk itu dapat menipu pemirsa dengan antena digital yg dianggap seperti parabola berbayar yg bisa menangkap siaran seluruh dunia. Aslinya ya seperti teknologi tv analog, jumlah siaran TV yg ditangkap sesuai dengan tower pemancar dari stasiun TV yg tersedia di daerah anda tinggal.





Banyak jenis antena dijual di pasaran, namun yang paling disukai dalam era digital ini adalah antena indoor, yg cukup dipasang di tembok kamar. Memang ini sedikit mustahil bagi anda yg mempunyai rumah yg lokasinya dipinggiran atau temboknya begitu tebal, namun tidak ada salahnya mencoba sebelum memasang antenanya di luar rumah.




Keunggulan dari antena merek FLECO ini adalah ukurannya yg mungil dan telah dilengkapi booster yg cukup dicolokkan ke salah satu port usb pada pesawat televisi, atau menggunakan charger HP yang tidak terpakai. Jika sinyal kurang bagus maka dapat menaruhnya diatas genteng atau tembok diluar rumah asalkan kabel dan sambungannya tidak sampai terbuka dan terpapar cuaca. Tidak disarankan untuk menyambung kabel walaupun menggunakan konektor sambungan ( I connector) karena akan berpengaruh pada noise/ gangguan sekitar, kecuali berani memasang booster pada lokasi di luar rumah / didekat antena.



Jadi jika terpaksa menambahkan kabel, maka yg dipanjangkan adalah kabel ke arah TV, bukan memotong kabel antenanya. Sedangkan untuk power nya mutlak menggunakan adaptor usb yg diletakkan dekat antena  namun terlindung dari cuaca.



 


Hasilnya cukup memuaskan untuk lokasi pemancar sekitar 15 km dan dapat menangkap semua siaran digital di wilayah Surabaya dengan jernih walaupun antenanya ditaruh dalam rumah. Padahal saat dicoba untuk menangkap siaran analog semutnya gak ketulungan banyaknya.




Untuk informasi kami telah review beberapa merek STB digital yg sudah ada di pasaran dan anda kini bisa bandingkan sesuai fasilitas dan keunggulannya :


Matrix Apple     - Polytron PDV 600T2   - Venus Cabe Rawit  - Evinix H-1  - Akari ADS-2230


Bagi anda yg berada di lokasi lain di Nusantara dapat juga membaca update perkembangan  migrasi TV digital di  kota-kota besar seluruh Indonesia :

Surabaya  MNC  ,  EMTEK , VIVA )

Malang

Jember 

Kediri

Jombang & Mojokerto

Madiun

Jogja

Semarang

Banjarmasin

Makasar

Medan

Palembang

Perbatasan Malaysia

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (8) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (15) android (12) antares (6) arduino (22) artikel (11) attiny (3) attiny2313 (19) audio (5) baterai (5) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (46) digital (10) display (3) esp8266 (25) euro2020 (13) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (46) jam (7) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (17) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (7) lain-lain (8) lcd (2) led (14) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) lora (4) MATV (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (70) micropython (6) mikrokontroller (13) mikrotik (5) mqtt (3) ninmedia (3) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (85) pcb (2) power (1) praktek (2) project (33) proyek (1) python (5) radio (15) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) solar (1) solusi (1) tachometer (2) technology (1) teknologi (2) telegram (2) telepon (9) televisi (162) television (28) transistor (2) troubleshoot (3) tulisan (85) tutorial (92) tv digital (3) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika