"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

  • IC Timer 555 yang Multifungsi

    IC timer 555 adalah sirkuit terpadu (chip) yang digunakan dalam berbagai pembangkit timer, pulsa dan aplikasi osilator. Komponen ini digunakan secara luas, berkat kemudahan dalam penggunaan, harga rendah dan stabilitas yang baik

  • Animasi LED Dengan IC 4017

    IC 4017 adalah IC 16-pin CMOS dekade counter dari seri IC CMOS 4000. Sangat berguna jika ingin membuat animasi lampu atau LED secara sederhana seperti led berjalan, tulisan berjalan , counter/timer dan masih banyak kegunaan lainnya

  • Bermain DOT Matrix - LOVEHURT

    Project Sederhana dengan Dot Matrix dan Attiny2313. Bisa menjadi hadiah buat teman atau pacarmu yang ulang tahun dengan tulisan dan animasi yang dapat dibuat sendiri.

  • JAM DIGITAL 6 DIGIT TANPA MICRO FULL CMOS

    Jika anda pencinta IC TTL datau CMOS maka project jam digital ini akan menunjukkan bahwa tidak ada salahnya balik kembali ke dasar elektronika digital , sebab semuanya BISA dibuat dengan teknologi jadul

  • BIKIN PCB SEDERHANA TAPI GA MURAHAN

    Bikin PCB itu ga susah kok..dengan software EAGLE CAD dan teknik sterika kamu dapat membuat PCB untuk berbagai project elektronika mu ...

Tampilkan postingan dengan label tvri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tvri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Agustus 2019

Menonton LIGA INGGRIS di TVRI Digital DVB T2 - UHF



Hebat juga  nih gebrakan bapak dirut TVRI Helmi Yahya dengan hadirnya liga inggris di televisi ber "plat merah". Mungkin kalau dipikir sekaya apa sih TVRI hingga dapat membeli harga hak siar yg selangit dari sumber dana APBN pemerintah?  Menurut penulis ini merupakan keahlian loby bapak dirut yg merupakan orang lama di dunia televisi, mulai dari menjadi pembatu  ratu kuis jaman 80an ibu Ani Sumadi dengan kuis TVRI semacam aksara bermakna, siapa dia, berpacu dalam melodi dan yg paling saya ingat GITA REMAJA dengan host saudaranya bang helmi yaitu penyanyi country yg kelak menjadi dubes selandia baru Tantowi yahya. Bung helmi kemudian terkenal sebagai penggila NBA dan menjadi host acara NBA di SCTV di era 90an, dan kemudian di era 2000an bung helmi memiliki production house Triwarsana dengan tetap berfokus pada acara kuis dan variety show. Nah dari latar belakang pengalaman di dunia broadcasting inilah menjadikan bung helmi yahya dengan mudah meloby mola tv sebagai pemilik hak siar EPL 3 musim 2019-2021, untuk membagi hak siar 2 pertandingan liga inggris tiap pekan nya khusus lewat jalur teresterial / antena tulang ikan.



Lalu bagaimana untuk menonton liga inggris di TVRI bagi pengguna parabola? Nasib buruk menimpa para pengguna parabola jaring palapa karena dapat dipastikan TVRI tidak mendapatkan hak siar dan wajib melakukan enkripsi terhadap "sumber" siaran di satelit Palapa D. Dan tidak main - main MOLA mensyaratkan tvri melakukan enkripsi atau pengacakan sinyal menggunakan " ACAKAN MAUT " sehingga para penonton sepakbola yg biasa naik BIS sangat kecewa dan berbalik menghujat di medsos TVRI  (sebelumnya TVRI dipuji karena berani menghadirkan EPL dan karena tvri selama ini hanya pake acakan BISS maka harapannya gampang dibuka). Mau gak mau pengguna parabola harus membeli paket MOLA TV melalui MATRIX GARUDA atau menggeser parabolanya ke Satelit Thaicom thailand atau satelit lainnya.





Waduhh siaran TVRI di rumah saya buram nih ! Semenjak TVRI surabaya mematikan transmisi VHF dan fokus di 26 UHF, TV saya gak pernah mendapatkan gambar yang jernih. Lhooo kan ada DIGITAL ? Aaaaa iya saya ambil lagi receiver digital DVB T2  yg saya beli di tahun 2012. Tidak terasa sudah lama ya saya membelinya dan  debu di STB ini sangat tebal dan kusam, semuram progress migrasi Televisi Digital yang tidak pernah kelar dan menjadikan Indonesia sebagai satu satunya negara yang masih bertahan dengan TV teresterial ANALOG. 


Gambar STB nya saya ambil saat masih kinclong aja ya biar gak terlalu baper...hehehe...nah mari kita lanjutkan pencarian TVRI DIGITAL di kota surabaya menggunakan antena kreasi anak-anak magang dari SMK 2 kediri, antena ini berupa log periodic antena yg polanya dapat diunduh di  http://bit.do/log_period_antena_patern

1. Print pola pada kertas 



2. Gunting pola kertas dan siapkan aluminium foil / seng bekas / plat nomor bekas. Gunting aluminium foil sesuai pola kertas tadi.


3.  Buat dua buah elemen antena dan sisakan beberapa bagian yg terbuka logamnya untuk tempat terminal kabel coaxial





4. Rekatkan atau pasangkan aluminium foil tadi pada karton / kardus bekas / triplek seperti pada gambar berikut. Dapat menggunakan double tape atau isolasi bening.


5. Sambungkan kabel coaxial (serabut dan inti tembaga) pada elemen antena, jangan sampai tersambung / konslet antara serabut dan inti tembaga. Ikat dengan kawat agar kabel yang terasa kaku tidak bergerak sehingga tidak merobek aluminium foil.


6. Sambung konektor antena  ke kabel coaxial dan cek siaran pada saluran TV analog.






7. Ambil SET TOP BOX digital DVBT2 dan lakukan scan pada saluran digital. Untuk surabaya pada bulan agustus 2019 terdapat 3 MUX tv digital yg aktif yaitu TVRI (35 UHF) TRANS (27 UHF) dan METRO TV (25 UHF)


8. Cek siaran TVRI NASIONAL dan TVRI SPORT HD , apabila masih mengalami break-up / seperti cd rusak lakukan perbaikan posisi antena sampai siaran jernih tanpa putus.






Bagaimana ? Sudah siapkah anda menonton Liga Inggris di TVRI dengan kualitas lebih jernih?

Share:

Selasa, 08 Januari 2019

Menengok Kembali TV Digital Teresterial di Surabaya


Tidak terasa sudah 10 tahun sudah kehadiran TV Digital Teresterial di kota Surabaya dan saya sebagai pemerhati televisi seharusnya sudah bisa menikmati ratusan siaran TV digital karena digital migration - analog switch off seharusnya sudah selesai di 2018. Tapi rupanya saya hanya bermimpi karena kenyataanya program perpindahan nya tidak begitu mulus. Mari kita tengok kondisi TV digital di tahun 2019 di wilayah seputaran kota Surabaya. Tulisan ini disusun bersama anak PKL dari SMKN 2 Kediri yg kebetulan sedang praktek di tempat kami.

Pengertian Televisi Digital
             
Televisi digital atau DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi.

Pengertian Televisi Digital Terestrial      

Siaran televisi digital terestrial adalah siaran yang menggunakan frekuensi VHF/UHF seperti halnya penyiaran analog, tetapi dengan modulasi sinyal yang digital. Sistem ini menyediakan transmisi digital satu arah melalui jaringan tranmisi berbasis darat (land-based transmitter) yang bisa diterima antena TV UHF konvensional.

Mengapa siaran TV analog akan digantikan oleh TV digital ?

"Karena saat ini dunia bersama-sama beralih ke digital, maka teknologi analog akan menjadi usang dan mahal pengoperasiannya."

Penggunaan frekuensi penyiaran analog pun tidak akan mendapatkan proteksi internasional. Digitalisasi berdampak pada efisiensi pita frekuensi radio sebagai sumber daya terbatas. Selain itu pada siaran TV digital mempunyai banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh perangkat siaran TV analog.



Perkembangan Teknologi TV Digital

Di era teknologi digital saat ini terus berkembang setiap saat, penemuan-penemuan terbaru yang mungkin akan menghilangkan penemuan lama. Tahun 2019 ini Indonesia akan terus melakukan migrasi penyiaran televisi analog ke penyiaran digital. Migrasi teknologi analog ke digital ini tidak hanya sekadar mengikuti perkembangan teknologi baru, tetapi lebih pada upaya efisien-si penggunaan frekuensi. Selain itu, juga meningkatkan peluang usaha, bisnis, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat. Teknologi yang berkembang dengan pesat saat ini salah satunya adalah teknologi telekomunikasi. Beragam bentuk teknologi dan kecanggihannya setiap saat terus berubah sesusai kebutuhan. Keuntungan perkembangan teknologi bermacam-macam, salah satunya pengguna / konsumen sudah bisa menikmati informasi tanpa batas. Hal tersebut terjadi ketika zaman sudah maju dan selalu ada penemuan terbaru dibidang teknologi.

"Borosnya" Televisi analog menjadi pemicu utama migrasi ke televisi digital, selain kesepakatan negara-negara untuk Telekomunikasi Internasional (ITU) juga karena teknologi analog dinilai akan semakin mahal pengoperasiannya. Secara bertahap, teknologi ini akan usang dan tergeser. Yang lain adalah frekuensi sumber daya terbatas. Mengingat 1 siaran TV analog membutuhkan 1 frekuensi dan kian lama semakin padat. Perangkat TV Analog menggunakan tabung katoda sebagai display, sementara TV Digital menggunakan panel layar datar seperti LCD, plasma, atau LED. Akibatnya, TV Analog cenderung lebih besar dan tebal dibandingkan dengan TV Digital jaman now. TV Analog juga mengonsumsi daya yang lebih banyak dibandingkan dengan TV Digital. Hal ini lah yang membuat Kominfo untuk migrasi ke TV Digital. TV Digital dinilai lebih unggul dari TV Analog.

Televisi digital bisa digunakan untuk siaran interaktif, layanan komunikasi dua arah seperti menggunakan jaringan internet. Kebutuhan daya pancar televisi digital juga lebih kecil. Penyiaran televisi digital menyebabkan tersedianya saluran siaran yang lebih banyak. Selanjutnya penyiaran secara digital akan menjadi sebuah trend yang mencerminkan sebuah kemajuan negara di bidang teknologi.

Perbandingan TV Analog Dan TV Digital

Seperti yang kita ketahui, sekarang ini terdapat TV digital dan analog, kedua tv tersebut cukup mempunyai perbedaan. Berikut ini perbedaan antara TV digital dan Tv analog :


1. Perbedaan yang paling mendasar adalah penerimaan gambar lewat pemancar. Pada system analog, semakin jauh pesawat televisi dari stasiun pemancar televisi maka sinyal akan semakin melemah dan penerimaan gambar akan semakin buruk. Sedangkan TV digital dioptimalkan penerimaan akan bagus walau lokasi jauh dari pemancar tv. 
 
Ilustrasi pantulan multipath


2. Televisi digital mengatasi problem MULTIPATH pada kota-kota besar akibat pantulan sinyal ke gedung tinggi. Pada system analog maka sinyal asli dan pantulan akan diterima perangkat televisi sebagai phase yg berbeda sehingga menimbulkan efek "ghosting" atau gambar berbayang / dobel. Dengan teknologi digital hal ini dapat diperbaiki dengan sinyal prosesing yg lebih canggih dan hasilnya siaran yg diterima jernih.

3. TV analog, hanya dapat memproses sinyal analog, sedangkan tv digital dapat memproses sinyal analog dan digital.

Keunggulan TV Digital

Untuk sekarang ini hampir semua negara didunia telah berbondong-bondong untuk mengganti dari TV analog menuju ke TV digital, sedangkan Indonesia sedang berproses untuk pengalihan dari TV analog ke digital. Pemerintah akan menghapuskan system TV analog dan menggantinya menjadi TV digital dan tentunya pemerintah  telah mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan dari tv digital, sehingga keunggulan tersebut menjadikan alasan mendasar pemerintah untuk melakukan migrasi selain alasan keharusan dari badan PBB yang mengatur frekuensi (ITU) .Beberapa keunggulan dari TV digital yaitu:

1. TV digital memungkinkan pengiriman gambar dengan akurasi dan resolusi yang cukup tinggi(Hight Definition). Tv digital dapat menghasilkan gambar yang jernih, stabil, dan tanpa efek bayangan walaupun pesawat penerima dalan keadaan goyah/bergerak dengan kecepatan yang cukup tinggi. Sedangkan TV analog menghasilkan akurasi dan resolusi rendah gambar tidak sejernih TV Digital (Standart Definition)

(klik gambar biar lebih jelas)



2. Dalam satu Kanal TV digital mampu memiliki hingga puluhan channel yang beragam, dari channel yang beragam tersebut, terdapat channel yang gratis dan channel yang berbayar.

3. Mengurangi terhadap efek noise (gangguan gambar dan  suara pada televisi)


Kelemahan TV Digital

1. Harus menyiapkan peralatan tambahan STB atau upgrade ke TV baru yg support DVB T2
2. Siaran bersifat 1 atau 0 artinya ada dan tiada siaran sesuai kekuatan sinyal di dapat dilokasi.
3. Harga TV yg support siaran digital masih dibilang cukup tinggi untuk kalangan tertentu
4. Belum semua stasiun TV menyediakan format siaran digital



Alat dan Bahan Pemasangan Antena  TV Digital

Untuk alat dan bahan pemasangan antena yang dibutuhkan sudah lengkap ada ketika membeli antena mungkin hanya membutuhkan alat seperti :
- Obeng untuk menguatkan baut mur
- Kawat dalam pemasangan penempatan antena




Lalu untuk perakitan antena,setiap antena memiliki bentuk yang berbeda beda. Jadi perakitan antena bisa kalian ikuti di panduan manual book / buku panduan.
       


Apa itu Set Top Box dan kenapa membutuhkan Set Top Box?
     


Set Top Box adalah alat untuk mengkonversi sinyal digital menjadi gambar dan suara yang dapat ditampilkan di pesawat TV yg belum mengadopsi sistem digital. Set top box dibutuhkan untuk membaca sinyal digital dan merubahnya ke dalam bentuk composit (CVBS / RCA / AV) maupun HDMI. Tanpa set-top-box, gambar dan suara tidak akan muncul di TV.

Tata Cara Instalasi Set Top Box

1. Bagian belakang STB terlihat jek atau colokan ANT IN, yang biasanya kita temukan pada bagian pesawat televisi di sisi belakang, maka koneksi dari antena UHF ke TV itu kita cabut, lalu kita pindah  ke ANT IN (antena input) pada STB DVB T2. Lalu kita lihat juga ada colokan RCA Video (warna kuning), Colokan Audio L (Left) yang warna putih, dan Audio Right (warna merah), maka kita ambil saja kabel RCA bawaan STB (seperti halnya kabel vcd / dvd), lalu kita hubungkan sesuai warnanya. Terus selanjutnya lihat kabel power ada di sisi kanan bawah pada foto dibawah dan hubungkan ke jala jala listrik PLN.





2. Pada foto dibawah  terlihat jelas koneksi kabel RCA sesuai warna atau gunakan port HDMI jika tersedia input HDMI di TV. Sedangkan antena UHF dihubungkan ke ANT IN .



3. Langkah selanjutnya mari kita hubungkan kabel power Televisi dan kabel power  ke stop kontak seperti foto diatas. Lalu pencet tombol Power di televisi dan di STB.



4. Diatas tampak hasil dari pencarian otomatis dari sinyal televisi digital dan didapatkan hasil seperti berikut ( update agustus 2020 )

 

Frekuensi

Nama TV

 

1.

506 MHz

(25 UHF)

MetroTV

MetroTV HD

Magna channel  HD

BBS TV

 

 

2.

522 MHz

(27 UHF)

Trans TV

Trans 7

CNN Indonesia HD

CNBC Indonesia HD

 

 

3.

586 MHz

( 35 UHF)

TVRI SPORT HD 

TVRI 3

TVRI JATIM

TVRI NASIONAL

INSPIRA TV (off)

 

 


5. Hasil saat kita pindah pindah saluran akan tampak jendela keterangan seperti itu


Bagaimana perkembangan TV Digital Teresterial di daerah kamu? Ayo tuliskan di komentar dibawah ya...

Share:

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (6) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (10) android (11) antares (3) arduino (14) attiny (1) attiny2313 (17) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (35) display (3) esp8266 (3) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (16) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (12) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (4) lain-lain (8) lcd (2) led (9) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (55) mikrokontroller (7) mikrotik (5) ninmedia (2) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (38) pcb (2) praktek (2) project (33) proyek (1) python (1) radio (3) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) tachometer (2) telepon (7) televisi (72) television (5) transistor (1) troubleshoot (3) tulisan (59) tutorial (78) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika