"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

Jumat, 23 Maret 2018

[Tutorial] Membangun System Distribusi TV Satelit Ke Banyak TV Untuk Kos2an / Hotel /Kantor



Jika pembaca pernah menginap di hotel, tiap kamar pada umumnya dilengkapi perangkat televisi. Siaran yg disajikan beragam, ada hotel yg hanya menampilkan siaran tv lokal dan ada juga hotel yg lebih bagus menyajikan siaran televisi luar negeri FTA / gratis maupun berbayar. Siaran ini diambil dari parabola dan disebarkan melalui perangkat MATV / CATV alias tv kabel analog.  Pernah suatu ketika penulis menginap di hotel yg bekerjasama dengan Telkom / Indihome dan siaran USEETV via iptv yg dipasang di tiap kamar, tentunya STB atau receiver useetv ada menancap dibelakang TV nya. Bayangkan saja jika kamar hotel berkisar 50 kamar, berapa biaya langganan bulanan yang harus dikeluarkan ? 




Beberapa tahun yg silam penulis pernah mendapatkan proyek pemasangan software display informasi  di sebuah hotel. Software ini akan digunakan sebagai konten dari salah satu channel informasi di hotel tersebut. Perangkat pada gambar diatas dinamakan HeadEnd CATV untuk hotel yg terdiri dari sumber siaran dari receiver parabola , kemudian menuju ke RF modulator - combiner - dan diakhiri dengan power amplifier di setiap titik yg dianggap kabelnya kejauhan dan  melemah penerimaannya. Hasil dari siaran TV di kamar kualitasnya sangat diluar harapan jika berada di kamar yg jauh dari "booster" dan si teknisi mengeluh kalau beberapa titik terdapat noise yg menyebabkan siaran bersemut dan berbayang.



Dengan modulator RF untuk MATV analog, jumlah siaran maksimal tidak bisa lebih dari jumlah ch TV pada spektrum VHF - UHF atau jumlah channel pesawat televisi analog yang umumnya berjumlah 60. Itupun jika dipikir-pikir untuk membuat 60 ch dibutuhkan perangkat penerima/decoder + RF Modulator parabola di perangkat HeadEnd berjumlah 60 juga . Akan menjadi kurang ekonomis semisal untuk hotel atau kos - kosan yg berkamar 20 , bisa dibayangkan berapa dana yg dibutuhkan untuk 60 receiver dan modulator? Jika mengurangi channel takutnya kualitas layanan ke hotel dianggap kurang lengkap.


BAGAIMANA KALAU RECEIVER NYA SAJA YG DIBAWA KE KAMAR  ?




Perangkat diatas dinamakan "MULTI SWITCH" yang berfungsi untuk membagi sinyal dari LNB ke beberapa receiver. Umumnya dipasaran terdapat 2 jenis yaitu "passive" dimana tegangan suply yg digunakan berasal dari receiver dan cocok untuk distribusi di rumah yg jarak antar receivernya tidak jauh. Sedangkan tipe lainnya adalah "Active" dimana power supply nya tersendiri dan cocok untuk pemakaian dengan banyak receiver dan jarak distribusi cukup panjang. Jenis yg lainnya adalah "Cascade-able" yg dimaksudkan nantinya sinyal LNB dari MultiSwitch ini dapat di "Repeat ulang" ke MultiSwitch yg lainnya (secara seri). Sehingga yg cascade-able dapat menghemat penggunaan Parabola dan tentunya lebih mudah pengaturan perkabelannya karena dapat dipecah-pecah semisal pemasangan multiswitch yg berbeda di tiap lantai gedung. Ini lebih mudah mengaturnya daripada terpusat di satu ruangan yang bisa jadi akan menyusahkan pengaturan kabel coaxialnya.





Untuk mempersingkat bahasan, saya akan ambil contoh proyek yg baru saja saya kerjakan yaitu system distribusi TV untuk kos2an elite  dengan 20 TV. Mari kita rancang terlebih dahulu diagram system distribusinya.





PERSIAPAN PERANGKAT :

1. PARABOLA jaring 7 feet.



Dipilih 7 feet karena alasan ekonomis dan 2 satelit yg akan dituju cukup bagus untuk 7 feet. Dipasaran parabola jaring 7 feet paling laris adalah  Venus AL7201 new .

2. LNB Dual Out - Polaritas Terpisah / Dual out


Multiswitch akan berfungsi sebagai pemilih / switching polaritas dari masing-masing siaran dari banyak reseiver, sehingga dibutuhkan LNB khusus yg polaritas V dan H nya berada pada port berbeda. Karena satelit yg kita akan tuju adalah palapa dan telkom maka dibutuhkan 2 LNB jenis ini. Dikarenakan kemampuan multiswitch sudah semakin bagus maka sekarang cuukup dibutuhkan LNB 2 out saja


3. Braket / Scalar Ring twin LNB.


Saya pilih Scalar twin LNB model baru yg tanpa pemisah atau ada jalur kosonh ditengahnya...kenapa? Keuntungannya saya jelaskan nanti.

4. Multiswitch  5 x 8/16/24/32 

Kebetulan saja yang 5 x 24 stok lagi kosong jadi saya menggunakan yg 5 x 32 . Kenapa 5 input? karena 4 input untuk LNB ke satelit palapa & telkom dan 1 input untuk antena UHF.



Jadi jika khawatir siaran digital parabolanya diacak maka jalur UHF nya bisa juga di gabungkan menggunakan multiswitch + diplexer.


5.  Kabel Coaxial, F Konektor, Sambungan F conector, Panel  Box dan peralatan pertukangan lainnya



PERAKITAN dan TREKING  ... 


bersambung ke halaman berikut  : KLIK DISINI Ya...




Tertarik memasang parabola distribusi ke kamar hotel/ kos/ kantor  Dengan LOW BUDGET? 
Hubungi kontak kami : 08155737755  - 081331339072 (WA)

coba   
Share:

19 komentar:

  1. Mohon sekalian pencerahan untuk antena UHFnya juga dibahas gan

    BalasHapus
  2. untuk UHF umumnya MultiSwitch terdapat input teresterial, tinggal pasang antena UHF dan masukkan ke input teresterial...disisi RX dan TV nanti di split memakai alat yang brnama DIPLEXER yang berfungsi memfilter power dan sinyal antara rwcwivwr dan input TV

    BalasHapus
  3. Jadi lnb ku band 2 output, dngn menggunakan 22k generator yang dihubungkan ke multiswich berfungsi sebagai pembagi pol v dan h, begitukah kira2 gan?



    BalasHapus
  4. Lokasi di mana Bli Nyoman? Saya punya kosan 15 kamar mau dipasangin tv satelit di tiap kamar.

    BalasHapus
  5. Mantap master keep sharing...ijin nyontek...saget maan proyek kene

    BalasHapus
  6. Mantap master keep sharing...ijin nyontek...saget maan proyek kene

    BalasHapus
  7. apakah lnb dual out dan dual polaritas itu sama om?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berbeda...tapi lnb 2 out bisa berfungsi sebagai lnb 2 polaritas, bukan sebaliknya

      Hapus
  8. Setelah ku baca udah faham semuanya tinggal praktek..
    Makasih info nya & sangat2 membatu..

    BalasHapus
  9. Pak Nyoman salam kenal, nama saya Teguh, apakah saya bisa minta email address dan no kontak bapak? terima kasih.

    BalasHapus
  10. Pak Nyoman, kosan 20an kamar,sy dulunya pake tv kabel kalau sy pasang parabola tiap kamar apa kabel2 nya yg lama yg ke kamar2 diganti atau tetap bisa pakai ? Tq

    BalasHapus
  11. megapa global hilang ya ko kata nya aktifkan pembatas ya

    BalasHapus
  12. Maaf bli.. untuk pengaturan port lnb di receivernya gimana bli, biar bisa dapat semua channel palkom. Saya pasang multi 5*32 nggak bisa dapat semua

    BalasHapus
    Balasan
    1. 5x32 biasanya gini....2 port kiri biasanya palapa seting 22khz OFF , 2 PORT kanan itu untuk telkom nah disetting rx nya 22khz ON ...karena itu telkom cuman POL H (18 volt) maka yg Vertikal(13 V) bisa digunakan untuk satelit lainnya....yg ditengah jangan lupa itu untuk UHF

      Hapus
  13. Mantul gan artikel n tutorialx sangat menuntun &memotifasi para pemula yg pengen terjun PD dunia tehnik instalasi sat parabola TRIms salam sukses all

    BalasHapus
  14. Bli Nyoman ada jual multi switch 4x16.
    Klau ada brpa harga nya?

    BalasHapus
  15. Masuk, pak eko, joss, sangat membantu

    BalasHapus

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (6) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (10) android (11) antares (3) arduino (14) attiny (1) attiny2313 (17) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (35) display (3) esp8266 (3) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (16) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (12) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (4) lain-lain (8) lcd (2) led (9) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (55) mikrokontroller (7) mikrotik (5) ninmedia (2) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (38) pcb (2) praktek (2) project (33) proyek (1) python (1) radio (3) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) tachometer (2) telepon (7) televisi (71) television (5) transistor (1) troubleshoot (3) tulisan (59) tutorial (78) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika