"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

Kamis, 06 Mei 2021

Pemenang Penyelenggara Multiplexing TV Digital Telah Ditetapkan. Kenapa harus ada MUX ?

 



Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas, sehingga menjadi tantangan yang sangat berat bagi dunia penyiaran terutama televisi. TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik hanya bisa menjangkau 80% dari wilayah NKRI, sehingga sejak jaman Pak Harto diluncurkan satelit Palapa sebagai alat komunikasi dan penyiaran yg dapat menjangkau 100% wilayah. Namun penetrasi perangkat parabola sebagai antena penerima siaran TV satelit dirasa cukup memberatkan masyarakat. Menjadi keniscayaan bahkan suatu kewajiban stasiun TV untuk mendirikan antena pemancar di seantero wilayah Nusantara.

Pada saluran televisi analog, baik terestrial, kabel atau satelit, Gambar dan suara ditransmisikan sebagai layanan program TV tunggal pada suatu frekuensi tertentu, dimana gambar dan audio nya mengisi seluruh bandwith spektrum kanal yang tersedia. Sedangkan saluran televisi Digital dapat disisipkan banyak konten video dan audio dalam format yang umumnya terkompresi, sehingga bandwidth yang 1 saluran TV butuhkan bisa  bervariasi (karena bitrate beragam) yang bisa disediakan untuk setiap saluran frekuensi. 



Jadi lebih hemat biayanya untuk mengirimkan beberapa saluran secara bersama-sama, sehingga mereka berbagi bandwidth pada satu frekuensi yang sama, dan setiap saluran memiliki bitrate yang dibatasi dengan pengaturan khusus. Tujuan akhirnya diharapkan saluran TV yg bergabung dalam 1 pemancar dapat mengisi bandwidth frekuensi / saluran yang disediakan secara efisien. Kita sadar spektrum frekuensi radio merupakan sumber daya yg sangat terbatas dan diperebutkan oleh banyak pengguna, baik untuk televisi, radio, radar, seluler dan sebagainya.


Untuk itu pemerintah melakukan langkah positip untuk mendukung pemerataan penyebaran TV digital menuju ASO (Analog Switch Off) pada november 2022. Pada lokasi yg pemancar TV nya tidak lengkap jaringan TV nasionalnya dan pada daerah yg infrastruktur penyiarannya belum bagus, diadakan seleksi penyelenggara multiplexing TV digital dan akan berdampingan dengan MUX dari LPP TVRI. Hal ini akan mengakibatkan kegairahan pada industri televisi, dimana tv swasta yg memiliki dana sedikit, dapat kebagian spektrum frekuensi dengan menyewa pada pemilik hak multiplexing pada suatu daerah.


Berikut pemenang MUX TV Digital yg ditetapkan KemKomInfo mei 2021, adapun daftar peserta lembaga penyiaran swasta yang telah memenuhi persyaratan di 22 wilayah layanan yaitu:


  1. Wilayah layanan Sumatera Barat-1, jumlah mux yang diseleksi ada 2, pemenangnya adalah ANTV dan Metro TV.
  2. Wilayah layanan Riau-1, jumlah mux yang diseleksi ada 2, pemenang Trans TV dan Tvone
  3. Wilayah layanan Jambi-1, jumlah mux 2, pemenang Indosiar dan Trans TV.
  4. Wilayah Sumatera Selatan-1, jumlah mux 2, pemenang Indosiar dan Trans 7.
  5. Wilayah Bengkulu-1, jumlah mux 2, pemenang Indosiar dan RCTI.
  6. Wilayah Lampung 1, jumlah mux 3, pemengan ANTV, Metro tv, dan Nusantara TV
  7. Wilayah Kep. Bangka Belitung-1, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan Metro TV
  8. Wilayah layanan Bali, jumlah mux 3, pemengan ANTV, Metro tv dan Nusantara TV
  9. Wilayah NTB-1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan SCTV
  10. Wilayah NTT-1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan RCTI
  11. Wilayah Kalimantan Barat-1, jumlah mux 2, pemenang Indosiar dan Trans TV
  12. Wilayah Kalimantan Tengah, jumlah mux 2, pemenang SCTV dan Trans TV.
  13. Wilayah layanan Sulawesi Utara-1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan Trans TV
  14. Wilayah Sulawesi Tengah, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan SCTV
  15. Wilayah layanan Sulawesi Selatan 1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan RCTI
  16. Wilayah Sulawesi Tenggara 1, jumlah mux 2, pemenang Metro TV dan SCTV
  17. Wilayah Gorontalo-1, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan Trans TV
  18. Wilayah Sulawesi Barat-1, jumlah mux 1, pemenang RCTI
  19. Wilayah Maluku-1, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan Tvone
  20. Wilayah Maluku Utara-1, jumlah mux 1, pemenang Trans TV/
  21. Wilayah Papua-1, jumlah mux 2, pemenang RCTI dan Trans 7
  22. Wilayah layanan Papua barat 4, jumlah mux 1, pemenang SCTV.


Ketentuan MUX Digital

Penyelenggara multiplexing TV digital di setiap wilayah layanan harus mengalokasikan 50 persen dari slot multiplexing berbasis teknologi Standard Definition (SD) sebagai infrastruktur penyelenggara penyiaran atau konten di luar grup yang bersangkutan.



Jika penyelenggara multiplexing memilih menggunakan teknologi High Definition (HD), maka yang bersangkutan dapat melakukan penyesuaian penggunaan teknologi tersebut.


Cakupan siaran MUX yg telah ditetapkan sebagai berikut : 

No

Provinsi

Wilayah Layanan

Cakupan Kabupaten/Kota

 

1.

Sumatera Barat

Sumatera Barat-1

- Kabupaten Solok

- Kabupaten Sinjunjung

- Kabupaten Tanah Datar

- Kabupaten Padang Pariaman

- Kabupaten Agam

- Kota Padang

- Kota Solok

- Kota Sawahlunto

- Kota Padang Panjang

- Kota Bukittinggi

- Kota Pariaman

 

2.

Riau

Riau-1

- Kabupaten Kampar

- Kota Pekanbaru

 

3.

Jambi

Jambi-1

- Kabupaten Batanghari

- Kabupaten Muaro Jambi

- Kota Jambi

- Kabupaten Sarolangun

 

4.

Sumatera Selatan

Sumatera Selatan-1

- Kabupaten Ogan Komering Ilir

- Kabupaten Banyuasin

- Kabupaten Ogan Ilir

- Kota Palembang

 

5.

Bengkulu

Bengkulu-1

- Kabupaten Bengkulu Tengah

- Kota Bengkulu

 

6.

Lampung

Lampung-1

- Kabupaten Lampung Selatan

- Kabupaten Lampung Tengah

- Kabupaten Lampung Timur

- Kabupaten Pesawaran

- Kabupaten Pringsewu

- Kota Bandar Lampung

- Kota Metro

 

7.

Kepulauan Bangka Belitung

Kepulauan Bangka Belitung-1

- Kabupaten Bangka Tengah

- Kota Pangkal Tengah

 

8.

Bali

Bali-1

- Kabupaten Jembrana

- Kabupaten Tabanan

- Kabupaten Badung

- Kabupaten Gianyar

- Kabupaten klukung

- Kabupaten Bangli

- Kabupaten Karangasem

- Kabupaten Buleleng

- Kota Denpasar

 

9.

Nusa Tenggara Barat

Nusa Tenggara Barat-1

- Kabupaten Lombok Barat

- Kabupaten Lombok Tengah

- Kabupaten Lombok Timur

- Kota Mataram

 

10.

Nusa Tenggara Timur

Nusa Tenggara Timur-1

- Kabupaten Kupang

- Kota Kupang

 

11.

Kalimantan Barat

Kalimantan Barat-1

- Kabupaten Mempawah

- Kabupaten Kubu Raya

- Kota Pontianak

 

12.

Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah-1

- Kabupaten Pulang Pisau

- Kota Palangkaraya

 

13.

Sulawesi Utara

Sulawesi Utara-1

- Kabupaten Minahasa

- Kabupaten Minahasa Utara

- Kota Manado

- Kota Bitung

- Kota Tomohon

 

14.

Sulawesi Tengah

Sulawesi Tengah-1

- Kabupaten Sigi

- Kota Palu

 

15.

Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan-1

- Kabupaten Takalar

- Kabupaten Gowa

- Kabupaten Maros

- Kabupaten Pangkajene Kepulauan

- Kota Makassar

 

16.

Sulawesi Tenggara

Sulawesi Tenggara-1

- Kabupaten Konawe

- Kabupaten Konawe Selatan

- Kabupaten Konawe Utara

- Kabupaten Kepulauan

- Kota Kendari

- Konawe

 

17.

Gorontalo

Gorontalo- 1

- Kabupaten Gorontalo

- Kabupaten Bone Balango

- Kabupaten Garontalo Utara

- Kota Gorontalo

- Kabupaten Boalemo

 

18.

Sulawesi Barat

Sulawesi Barat-1

Kabupaten Mamuju

 

19.

Maluku

Maluku-1

- Kabupaten Seram Bagian Barat

- Kota Ambon

 

20.

Maluku Utara

Maluku Utara-1

- Kabupaten Halmahera Barat

- Kota Ternate

 

21.

Papua

Papua-1

- Kabupaten Jayapura

- Kabupaten Keerom

- Kota Jayapura

 

22.

Papua Barat

Papua Barat-1

- Kabupaten Manokwari

- Kabupaten Manokwari Selatan

- Kabupaten Pegunungan Arfak

 


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (8) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (13) android (12) antares (3) arduino (16) artikel (5) attiny (2) attiny2313 (18) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (41) display (3) esp8266 (3) euro2020 (11) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (23) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (15) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (7) lain-lain (8) lcd (2) led (13) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (56) mikrokontroller (10) mikrotik (5) ninmedia (2) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (66) pcb (2) praktek (2) project (33) proyek (1) python (1) radio (13) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) solar (1) solusi (1) tachometer (2) technology (1) teknologi (2) telepon (9) televisi (135) television (21) transistor (2) troubleshoot (3) tulisan (81) tutorial (80) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika