"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

Sabtu, 13 Juni 2020

Migrasi Siaran Televisi dari Satelit Palapa D ke Telkom 4



Q : Ada apa gerangan kok banyak yg rame membicarakan satelit telkom 4 bosku ?
A : Biasa aja masbro .. namanya juga barang elektronik yg gak bisa diservis karena letaknya di 36.000 km diatas katulistiwa. Sekali rusak ya direlakan aja ...
--------------------------------------------------------------------------
Q: Lhoo rusak kah satelit PALAPA D ? Di rumah saya masih lancar kok receiver GOL saya ?
A: Bukan rusak bro, tapi kata orang yg mengerti dunia satelit, Palapa D berakhir masa servisnya tahun 2020 dan bahan bakar roketnya habis ..
--------------------------------------------------------------------------
Q: Bahan bakar ? Bukannya pake listrik dari panel surya ?
A: Benar ! listrik di suply pake panel surya + baterai, akan tetapi tetap dibutuhkan bahan bakar roket pendorong / thruster untuk proses station keeping yaitu menstabilkan posisi satelit agar tetap di 108 derajat Bujur Timur.
--------------------------------------------------------------------------
Q: Saya kira setelah masuk orbit maka satelit akan tetap pada posisinya. Gimana itu penjelasannya?
A: Orbit GEO artinya kecepatan gerak satelit relatif terhadap bumi  sama dengan kecepatan rotasi bumi. Jadi kita gak perlu putar parabola terus menerus seperti orbit LEO atau Eliptical. Akibat dari pengaruh gravitasi bulan dan ternyata bumi tidak sepenuhnya BULAT maka diperlukan pendorong roket agar lokasi satelit terkoreksi.
--------------------------------------------------------------------------
Q: Oalahhh..kalau semisal nih PALAPA D benar-benar roket station keepingnya habis, apa yg terjadi bos?
A: Yang terjadi adalah inclined orbit , artinya posisi satelit dilihat dari bumi membentuk angka 8

Q: Gambar angka 8 itu apa sih bosku ?
A: Itu merupakan pergerakan satelit pada umumnya dilihat dalam jangka waktu sehari (dari sudut pandang titik bumi yg tetap). Jika angka 8 nya masih pada box yg ditetapkan sesuai toleransi maka para pemirsa pengguna parabola dirumah tidak akan mengalami kendala penerimaan.   Ketika bahan bakar roket habis maka angka 8 nya melebihi toleransi sehingga mengganggu transmisi ke pemirsa. Butuh treking secara periodik jika ingin mendapatkan hasil yg bagus seperti yg bos alami tahun 90an pada satelit sinosat (cari siaran CCTV biasanya di rumah  cukong), parabolanya udah segede rumah dan butuh 2 aktuator yg menggerakkan parabola timur barat dan utara selatan.
--------------------------------------------------------------------------
Q: Ooo begitu..jadi Palapa D mau nyungsep kah?
A: Gak juga kok, palapa masih baik-baik saja. Ini dikarenakan elektroniknya masih bagus karena didesain 15 tahun lifetimenya.
--------------------------------------------------------------------------
Q: Kok 2020 kalkulatornya salah ya bos  ? Kan seharusnya dari wikipedia Palapa D diluncurkan tahun 2009 ? 11 tahun saja?
A: Begini, tahun 2009 itu terjadi kesalahan pada 3rd stage roketnya longmarch cina. Jadi satelitnya masih terlalu rendah ke orbit GEO. Untunglah yg buat satelit dapat melakukan improvisasi dengan mendorong kembali pelan-pelan ke orbit GEO menggunakan bahan bakar station keeping tadi. Nah menurut perhitungan bahan bakar yg digunakan mengurangi sisa bahan bakar  5 tahun.
--------------------------------------------------------------------------
Q: Gimana gimana? Jadi nyungsep gak bos ? kan habis bahan bakarnya?
A: Dibilangin kok ngeyel ! masih AMAN !...banyak satelit yg bahan bakarnya habis masih bisa digunakan kok...Tapi ya beresiko loss orbit kayak TELKOM 1 dulu. kalau beruntung kayak palapa B2P dijual ke filipina,  palapa C2 ke PSN , dan masih bisa dipake sampe elektronikanya melemah.
--------------------------------------------------------------------------
Q: Oooo begitu ..yang punya palapa gak pasang satelit baru ?
A: Udah ada penggantinya Palapa Nusantara , diluncurkan april 2020 tapi gagal roketnya  ..nunggu asuransi nya kelar buat penggantinya. Jadi inilah yang menyebabkan banyak penyedia TV satelit migrasi ke satelit TELKOM 4 ( 108E )
--------------------------------------------------------------------------
Q: Bosku mbingungi..katanya Palapa D masih bisa dipake ? Tapi pada migrasi telkom4, Mumet saya ?
A: Masih inget kasusnya Telkom 1 yg dipaksakan kerja diluar lifetime 15 tahun, Loss Contact pada 25 agustus 2017 sekitar jam 5 sore ? Karena itulah para pebisnis TV yg punya kontrak sewa transponder dengan Indosat / Palapa D gak mau memperpanjang sewa. Yang mau perpanjang pasti dikasi harga murah tapi resiko tanggung sendiri !
--------------------------------------------------------------------------
Q: Ohh iya agustus 2017 saya kebanjiran order geser parabola dari Telkom1 ke Telkom 3S..wahh kali ini migrasi lagi bakal banyak duit...
A: Lhhaaa gak ingatkah tahun lalu 2019 kamu udah mengembalikan posisi Telkom3S ke Telkom 4 (kembali ke posisi lama)
--------------------------------------------------------------------------
Q: WAHAHAHAHAH lupa saya...
A: Matanya di uang mulu...masih ada peluang buat cari uang karena ada migrasi PAY TV parabola C band / Parabola besar ke Telkom 4.
--------------------------------------------------------------------------
Q: Gimana itu maksudnya bos ?
A: Para pengguna layanan PAY TV Kvision - Matrix Garuda/Sinema/Mola - Nex Parabola umumnya memakai 1 LNB ke palapa aja. Jadi ada peluang jasa menggeser parabola ke barat dikit.
--------------------------------------------------------------------------
Q: Kalau LNB nya udah ada 2 PALKOM bagaimana ?
A: Ya gak perlu geser, tinggal scan ulang pada receiver nya aja. Atau mau cari tambahan sekiranya palapa benar-benar siarannya habis bisa gunakan LNB ex palapa menuju ke chinasat6B(geser menjauh) atau chinasat 10(geser sampe mepet telkom4)
--------------------------------------------------------------------------
Q: Sip-sip..paham deh bos...yang udah migrasi apa saja nih bos ku ?
A: Dasar males kenapa gak scan aja sendiri...nih aku kasi..











PAY TV : K VISION (3980 V 31000)







PAY TV : MATRIX GARUDA/MOLA (3900V 29800)



PAY TV : NEX PARABOLA  (4180V 29800)





PAY TV : NUSANTARA HD (4109 H 10000)



EMTEK MPEG2 dan MPEG 4




TRANS GROUP






ANTV




WESAL GROUP


TELKOMSAT  (  3720H & 4020 V  SR 32727  SIARAN ISLAMI & TV LOKAL)









TV DAERAH - RRI & TVRI STASIUN DAERAH








SIARAN ROHANI KRISTIANI



MTA



Q: Terimakasih bos atas pencerahannya
A: Sama-sama..kalau ada rejeki bagi-bagi yaa....
Share:

3 komentar:

  1. percakapan imajiner dengan user ya gan hhhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya itu rangkuman dari pertanyaan di group parabola

      Hapus
  2. Terima kasih atas gambaran tentang satelit palapa.

    BalasHapus

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (6) 7 segmen (3) adc (4) amplifier (2) analog (10) android (11) antares (3) arduino (14) attiny (1) attiny2313 (17) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (35) display (3) esp8266 (3) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) iot (16) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (12) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (4) lain-lain (8) lcd (2) led (9) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (55) mikrokontroller (7) mikrotik (5) ninmedia (2) ntp (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (38) pcb (2) praktek (2) project (33) proyek (1) python (1) radio (3) raspberry pi (4) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (3) signage (1) sinyal (1) sms (6) software (18) tachometer (2) telepon (7) televisi (72) television (5) transistor (1) troubleshoot (3) tulisan (59) tutorial (78) tvri (2) vu meter (2) vumeter (2) wav player (3) wayang (1) wifi (3)

Arsip Blog

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika