"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

Jumat, 05 Juli 2013

Trik : Membuat Komputer Server Langsung Menyala Setelah Listrik Mati menggunakan ic 555 + 4017


Sebuah komputer server yang handal umumnya memiliki perangkat tambahan berupa UPS yang dapat memberikan tenaga cadangan ketika listrik mati. Masalahnya UPS yang umum dijual memiliki baterai / aki yang kecil dan hanya bertahan beberapa menit saja. Setelah listrik kembali menyala siapakah yang akan menyalakan si server (kalau tidak ada orang yang menjaga) ? Apalagi servernya tidak tersedia fasilitas auto power on di motherboardnya seperti halnya server high end sekelas sun atau dell, dan biasanya server kelas rakyat (biasanya untuk server pulsa) ini menggunakan komputer "jangkrik" .

Di internet terdapat beberapa saran untuk menyambung / short beberapa pin, tapi ini hanya berlaku pada motherboard tertentu saja dengan power supply yang tentunya support juga. Jadi kali ini kita akan membuat rangkaian yang akan melakukan fungsi seperti penekanan ke tombol power pada motherboard PC sesaat setelah listrik menyala kembali.  Perhatikan rangkaian sederhana berikut yang menggunakan prinsip timer 555 dan counter 4017.

klik untuk memperjelas
optocoupler dapat diganti dengan relay 5V


Prinsip dari rangkaian diatas adalah membuat delay pulsa ONE SHOT (sekali hidup) yang akan mentriger switch si motherboard seperti halnya ketika terjadi penekanan pada tombol power. Pada umumnya komputer akan on jika pin (PW+) dari motherboard terhubung ke ground (kaki satunya itu adalah ground tetapi umumnya diberi nama PW-).





Bagaimana dengan power/catu ke rangkaian? Jangan khawatir, power standar ATX dilengkapi tegangan 5V standby, jadi manfaatkan saja kabel berwarna ungu sebagai +5V (catuan vcc ke rangkaian) dan kabel hitam sebagai GND. Pada motherboard terdapat konektor header dan kabel 2 buah yang akan menuju ke tombol power. Carilah header yang bertuliskan PW+ dan PW- (atau GND) dan kemudian buatlah connector dengan menggunakan blackhousing, atau jika ada sisa konektor yg memiliki 2 kabel dapat juga digunakan.

Konektor dihubungkan ke Header motherboard (PW+ ,  PW- /GND) dan ke header pada rangkaian yg terhubung dengan optocoupler/relay. Switch power diparalel dengan kabel ini melalui header yg terhubung  paralel atau disambung langsung. Pada rangkaian yang dicontohkan diatas menggunakan OPTOCOUPLER bukan memakai RELAY jadi tidak boleh kebalik antara (+) power on dengan (-) , sebab optocoupler prinsipnya Dioda/searah. Sedangkan jika menggunakan relay maka tidak perlu kawatir terbalik arahnya (bebas yang mana saja).

Dan hasilnya anda akan tidak khawatir server tidak menyala yang mungkin menyebabkan transaksi server pulsa anda terhambat. Kerugian dapat ditekan hanya dengan bermodalkan bahan-bahan sederhana yang tidak mahal ya kira-kira habis 30 ribu rupiah saja.


SELAMAT MENCOBA
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Kontak Langsung



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

ANTI SPAM !



Blog Ini Mendukung Blogger Indonesia Yang Jujur dan Memberikan Informasi Sebenarnya, Bukan Menyampah Demi $Rp$ Yang Hanya Merendahkan Blogger Indonesia

Site View

Categories

555 (6) 7 segmen (3) adc (3) amplifier (1) analog (9) android (11) attiny (1) attiny2313 (16) blog (1) bluetooth (1) cmos (1) dasar (31) display (2) gcc (1) infrared (2) Input Output (3) jam (6) jualan (10) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (9) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (2) lain-lain (8) lcd (2) led (9) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (48) mikrokontroller (1) mikrotik (4) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) pcb (2) project (33) proyek (1) radio (3) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (2) sms (5) software (16) tachometer (2) telepon (7) televisi (16) transistor (1) troubleshoot (3) tulisan (34) tutorial (67) vu meter (1) vumeter (1) wav player (3) wayang (1) wifi (1)

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika