"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

Senin, 18 Februari 2013

Penurun dan Penstabil Tegangan DC Dengan Linear Regulator

7805_sm_web.jpg (256×385)


Ketika diperlukan tegangan yang berbeda dari suatu sumber tegangan DC, maka yang terpikir adalah dengan menggunakan hukum pembagian tegangan menggunakan Resistor seperti gambar dibawah ini .

voldiv.gif (493×359)



Berdasarkan rumus , Vout sangat dipengaruhi oleh resistansi/impedansi dari beban yang dipasang. Kemudian munculah solusi dengan menggunakan dioda "terbalik" yang memanfaatkan tegangan breakdown dari dioda yang lazim disebut "ZENER". Umumnya zener dipasang seperti gambar berikut :

220px-Zener_diode_voltage_regulator.svg.png (220×180)
Series_reg.gif (142×96)


Kestabilan dari regulator menggunakan zener ditentukan oleh besar arus yang di alirkan ke beban. Selanjutnya para produsen komponen elektronika merancang komponen regulator tegangan linear dengan memanfaatkan sifat-sifat dari zener. Ada dua jenis linear regulator yaitu Fixed dan Variabel, untuk Fixed regulator umumnya berkode 78xx ( positif regulator) dan 79xx (negatif regulator) sedangkan untuk Variabel regulator contoh yang paling banyak digunakan adalah LM317.

symmetric_power_supply_for_op-amp_applications-1326575268.gif (688×306)
contoh rangkaian regulator +12v  dan -12v


Untuk LM317 lebih flexibel dengan mengatur nilai resistor pada pembagian tegangan di kaki nomer 1


lm317.gif (631×214)
contoh rangkaian regulator variabel menggunakan LM317



IC 78xx maupun LM317 umumnya memiliki rating arus beban maksimum berkisar 1 Ampere, sehingga untuk melayani arus yang lebih dari 1 Ampere diperlukan rangkaian driver arus seperti berikut ini :


increasing-78xx-voltage-regulator-current-1326561206_488_293.gif (488×293)
penggunaan TIP2955 / 2SC2955 (Transistor jengkol) untuk menaikkan rating arus Max 5 Ampere


Bagaimana dengan arus yang lebih tinggi? ya mudah saja dengan melakukan cascade dari transistor daya seperti rangkaian berikut :






SELAMAT MENCOBA
Share:

11 komentar:

  1. Saya sudah mencoba rangkaian tersebut, dengan menggunakan 5 buah Tr TIP2955. Dites beban 1 bh lampu halogen 12V50W, ternyata Transistornya cepat panas, padahal saya mentargetkan untuk mampu bekerja pada arus 20A. Berapa amper kuat arus yang diizinkan pada TR TIP2955, Tipe apakah Transistor yang ampernya lebih besar?

    BalasHapus
  2. Untuk 2n2955 hanya mampu mengalirkan 5 ampere max, untuk itu perlu di paralel penggunaannya, tinggal sambung jadi satu aja

    BalasHapus
  3. mas, mau tanya nih, saya ada rencana mau buat charger hp dari aki sepeda motor, bisa buatkan skema nya ngga mas? trims....

    BalasHapus
  4. Biasanya penstabil linear itu digunakan di apa ya??

    BalasHapus
  5. Bos nyoman maaf ganggu.ane mau nanya kalo buat nurunin tegangan 48v ke 18v pake Transistor bisa gak.kira" pake transistor type brapa.makasih banyak sebelumnya.Ahmad

    BalasHapus
  6. Menurunkan tegangan dengan linear device semacam 78xx , keebihan tegangan akan dibuang menjadi panas...makin jauh beda input dan output makin besar panas nya dan tidak efisien. Untuk menurunkan 48V ke tegangan 18 sebaiknya menggunakan DC-DC converter, dan ini susah dibuat sendiri. Saya pernah menggunakan modul jadi bekas peralatan telekomunikasi / BTS yg inputnya 48V ...jadi sebaiknya mencari DC-DC converter yg sudah paten saja dipasar loak

    BalasHapus
  7. Gan ,kalo yang LM317 biar arusnya bisa gede apakah sama tinggal ditambah transistor yang dipararel...

    BalasHapus
  8. gan saya buat casan di motor pakai ic 7805 supaya ic tidak panas berlebih gimana caranya gan dan tolong di buatkan rangkaiannya.
    makasih.

    BalasHapus
  9. casan HP dari aki motor lumayan tidak efisien, karena menurunkan 12v ke 5 volt secara linear akan membuang panas sekitar 80C ... silahkan gunakan casan mobil yg masuk ke colokan lighter ..lebih sipkarena switching..atau cari aja power suply switching 12v ke 5v

    BalasHapus
  10. Gan, saya ada PS bekas komputer dan ingin menjadikannya sebagai charger accu mobil.
    Apakah bisa jalur PIN 12 Volt 16 Ampere langsung di colokin ke accunya?

    BalasHapus
  11. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Elektronika.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai Elektronika yang bisa anda kunjungi di Informasi Elektronika

    BalasHapus

Kontak Langsung



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

ANTI SPAM !



Blog Ini Mendukung Blogger Indonesia Yang Jujur dan Memberikan Informasi Sebenarnya, Bukan Menyampah Demi $Rp$ Yang Hanya Merendahkan Blogger Indonesia

Site View

Categories

555 (6) 7 segmen (3) adc (3) amplifier (1) analog (9) android (11) attiny (1) attiny2313 (16) blog (1) bluetooth (1) cmos (1) dasar (31) display (2) gcc (1) infrared (2) Input Output (3) jam (6) jualan (10) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (9) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (2) lain-lain (8) lcd (2) led (9) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (48) mikrokontroller (1) mikrotik (4) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) pcb (2) project (33) proyek (1) radio (3) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (2) sms (5) software (16) tachometer (2) telepon (7) televisi (16) transistor (1) troubleshoot (3) tulisan (34) tutorial (67) vu meter (1) vumeter (1) wav player (3) wayang (1) wifi (1)

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika