"Kembali Ke Dasar Elektronika Digital ... "

  • IC Timer 555 yang Multifungsi

    IC timer 555 adalah sirkuit terpadu (chip) yang digunakan dalam berbagai pembangkit timer, pulsa dan aplikasi osilator. Komponen ini digunakan secara luas, berkat kemudahan dalam penggunaan, harga rendah dan stabilitas yang baik

  • Animasi LED Dengan IC 4017

    IC 4017 adalah IC 16-pin CMOS dekade counter dari seri IC CMOS 4000. Sangat berguna jika ingin membuat animasi lampu atau LED secara sederhana seperti led berjalan, tulisan berjalan , counter/timer dan masih banyak kegunaan lainnya

  • Bermain DOT Matrix - LOVEHURT

    Project Sederhana dengan Dot Matrix dan Attiny2313. Bisa menjadi hadiah buat teman atau pacarmu yang ulang tahun dengan tulisan dan animasi yang dapat dibuat sendiri.

  • JAM DIGITAL 6 DIGIT TANPA MICRO FULL CMOS

    Jika anda pencinta IC TTL datau CMOS maka project jam digital ini akan menunjukkan bahwa tidak ada salahnya balik kembali ke dasar elektronika digital , sebab semuanya BISA dibuat dengan teknologi jadul

  • BIKIN PCB SEDERHANA TAPI GA MURAHAN

    Bikin PCB itu ga susah kok..dengan software EAGLE CAD dan teknik sterika kamu dapat membuat PCB untuk berbagai project elektronika mu ...

Selasa, 16 Juli 2019

Cara Bayar Tiviplus Melalui Aplikasi Kugo Ninmedia




Setelah 2 bulan masa trial siaran premium tiviplus di ninmedia, sejak 10 juli 2019 penikmat layanan tv parabola mini ninmedia kini dikenakan bayaran perbulan melalui system prabayar / voucher / topup seperti layaknya mengisi saldo pulsa HP. Bagaimana cara mengisi saldo dan mengaktifkan paketnya ? Ikuti langkah berikut




Pastikan aplikasi kugo anda telah terisi profil yg benar, dan receiver rekomendasi ninmedia yang anda gunakan sudah ter "Pairing" sehingga siaran Galaxy sudah bisa dibuka. Masih bingung cara pairing? bisa dibaca disini . Tekan tulisan " TOPUP " pada aplikasi ninmedia sampai muncul layar nominal topup.




Ketikkan jumlah rupiah yg akan di topup minimal 50rb dan maksimal 900rb.


Muncul layar invoice dan lanjut ke tombol bayar untuk menyelesaikan proses topup.


Dua pilihan cara bayar akan dimunculkan, tapi sebaiknya gunakan jalur Bank saja karena lebih gampang bisa lewat e-banking smartphone.


Selanjutnya kita akan memeperoleh nomer virtual account dari bank CIMB niaga / Doku . Lakukan transfer ke nomer yang tertera dan nominal yg sesuai invoice.




Gunakan cara transfer lewat ATM , E banking atau SMS banking. Jangan lupa transfer antar bank dikenakan biaya administrasi Rp. 6500 .



Dan kini saldo kugo akan bertambah sehingga bisa membeli paket TIVIPLUS. Cukup aktivasi salah satu paket seharga 20rb saja anda bisa mendapatkan paket komplit selama sebulan. Promo ini berlaku hanya di juli 2019. 


Share:

Jumat, 12 Juli 2019

Mencari siaran gratis di satelit JCSAT-4B punya BIGTV yg mau kolaps





Lippo Star (sekarang berubah nama menjadi JCSAT 4B) mengorbit di posisi 124 derajat bujur timur, dengan masa aktif mencapai 15 tahun. Satelit telekomunikasi yang dibuat oleh Lippo Group bekerja sama dengan perusahaan asal Jepang, SKY Perfect JSat Corporation dan Mitsui Corporation, sukses diluncurkan dari Guyana Prancis, Selasa (15/5/2012) sore waktu setempat, atau Rabu (16/6/2012) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.




Lippo Star diluncurkan dari Ariane Launch Complex nomor 3 (ELA-3) milik Arianespace, di Kourou, Guyana Perancis. Satelit yang secara teknis bernama JCSAT-13 tersebut akan langsung beroperasi mulai tahun ini, dengan masa aktif mencapai 15 tahun.
"Mission success," lapor pihak Ariane, sebagaimana ditulis di situsnya, begitu roket Ariane-5 ECA yang selain membawa Lippo Star juga VINASAT-2, itu resmi meluncur. Berbobot 4,350 ton dan dibuat oleh Lockheed Martin Commercial Space System, Lippo Star mengorbit di posisi 124 derajat bujur timur, atau kira-kira lurus dengan kepulauan Jepang. Disebutkan, satelit bermuatan 44 KU-Band transponder ini memiliki daya cakup cukup luas, meliputi seluruh Indonesia, benua Asia, serta wilayah Oceania pada umumnya.



Big TV dipancarkan melalui satelit JCSAT-4B/ LIPPOSTAR-1 dan saat Big TV masih mengudara memiliki 184 saluran yang menjadikan Big TV sebagai televisi satelit berbayar yang memiliki saluran terbanyak di Indonesia. Big TV juga memudahkan pelanggan dengan adanya dua pilihan layanan yaitu per-bulan (post-paid) dan prabayar (pre-paid) yang berupa voucher, sistem pemakaian voucher ini mirip seperti saat mengisi pulsa ponsel tetapi harus membeli dekoder dan parabola terlebih dahulu. Paket per-bulan yang ditawarkan terdiri dari Big Fun (96 saluran SD + 15 saluran HD), Big Sun (106 saluran SD + 21 saluran HD), Big Star (125 saluran SD + 28 saluran HD) dan Big Universe (140 saluran SD + 30 saluran.

Dengan persaingan pay tv yg ketat akhirnya BIGTV menghentikan menerima pelanggan baru mulai desember 2018 dan pada akhirnya dibulan juli 2019 hanya mengudara pada 1 transponder berkualitas siaran standar defininition secara FTA. Nah inilah menyebabkan sisa siaran yg gratis ini menjadi sasaran pecinta siaran satelit gratis di Indonesia


PERSIAPAN YANG DIPERLUKAN

Pada proses ini, saya menggunakan system pemasangan LNB “offset-focus dan offset-offside”. Kami menggabungkan kedua satelit yaitu satelit SES9 dan JCSAT4B dengan SES9 sebagai focus dan JCSAT4B sebagai offside. Bahan-bahan yang perlu disiapkan adalah sebagai berikut :

1.     Parabola minimal 45cm (sudah ter lock di satelit SES 9 matrix garuda bisa dibaca dulu disini)
2. LNB ku band
3. Bracket LNB ku band
4. Receiver parabola mpeg4
5. Diseqc switch
6. Aluminium / besi plat kecil sebagai pegangan LNB kedua dengan panjang kira-kira 12-15 cm
7. Mur dan baut ukuran 10






PRAKTEK MENCARI JCSAT 4B DI PARABOLA SES9 (MATRIX GARUDA) 


Prosesnya adalah sebagai berikut :

1. Tambahkan transponder satelit JCSAT4B pada receiver. Frekuensinya adalah 12490 Polaritas H symbol rate 30000.

2. Pasang kabel LNB ke LNB, sebelumnya jangan pasangkan dulu LNB ke LNB Bracket Holder (tempat LNB) karena disini kita menggunakan system offset-offside pada satelit JCSAT4B. Fokus parabola pada LNB utama sudah mengarah (Lock) ke satelit SES9.



3. Lakukan tracking dengan cara memegang LNB menggunakan tangan, arahkan LNB kearah disc parabola.

4. Taruh LNB tepat dibawah LNB SES9, lalu geser kekanan secara sejajar sejauh kurang lebih 12-15 cm, dan arahkan LNB sedikit sedikit ke kiri dan sedikit condong ke bawah.



5. Jika sudah dapat sinyal, maka silakan membuat variasi  untuk tempat LNB JCSAT4B.

6. Pasangkan besi variasi ke baut LNB Clamp lalu kencangkan, dan pasang LNB untuk satelit JCSAT4B ke LNB Clam variasi yang telah Anda buat tadi. Pasang LNB konektor menghadap kearah antara jam 6 dan jam 7.
7. Pasangkan kabel LNB. Disini saya membuat variasi seperti gambar dibawah. Anda bisa menirunya atau memodifikasinya menjadi lebih baik.




8. Pasangkan kabel LNB SES9 ke disec 1, dan pasangkan kabel LNB JCSAT4B ke disec 2, dan sambungkan kabel dari receiver ke port receiver.



9. Kencangkan semua baut dan mur, dan rapikan kabelnya.
10. Jika sinyalnya sudah tidak berubah lagi, lakukan scan transponder untuk mendapatkan siaran tv nya.
11. Jika sudah selesai scan, maka kita akan mendapatkan saluran tv kurang lebih seperti gambar dibawah.






Terdapat sekitar 52 channel  FTA (walaupun beberapa channel doble) yg dapat dinikmati secara cuma cuma alias Free To Air. Selamat mencoba.


Disusun bersama :
Elfonda Miken F.
Moch. Widi F.
M. Muhyidin
Raka Dzaky A.R.

PKL- JULI 2019
INDOTECH
SURABAYA






Share:

Selasa, 02 Juli 2019

Praktek Instalasi TV Satelit Untuk Banyak Kamar di Rumah Mewah




Apa itu ANTENA PARABOLA?
Antena parabola adalah sebuah antena berdaya jangkau tinggi yang digunakan untuk komunikasi radio, televisi dan data dan juga untuk radiolocation (RADAR), pada bagian UHF and SHF dari spektrum gelombang elektromagnetik. Panjang gelombang energi (radio) elektromagnetik yang relatif pendek pada frekuensi-frekuensi ini menyebabkan ukuran yang digunakan untuk antena parabola masih dalam ukuran yang masuk akal dalam rangka tingginya unjuk kerja respons yang diinginkan baik untuk menerima atau pun memancarkan sinyal. Antena parabola berbentuk seperti piringan. Antena parabola dapat digunakan untuk mentransmisikan berbagai data, seperti sinyal telepon, sinyal radio dan sinyal televisi, serta beragam data lain yang dapat ditransmisikan melalui gelombang. Fungsi antena parabola yang umum diketahui oleh masyarakat di Indonesia adalah sebagai alat untuk menerima siaran televisi satelit.




Dalam praktek kali ini kita akan melakukan instalasi parabola ke 8 buah TV dan sesuai permintaan dari pemilik rumah harus mendapatkan siaran Lokal - Berita Internasional - Olahraga - Film dan yang paling penting adalah GRATIS tanpa bulanan. Untuk itu kami pilihkan beberapa satelit FTA maupun encrypted (biss / tandberg / powervu) namun bisa dibuka dengan receiver tertentu.

Asiasat 7

Terletak di bujur 105.5 E , menampilkan siaran yang berasal dari hongkong - shanghai - india - pakistan. Siaran utama yg dicari para pencari sinyal adalah siaran olahraga di Sony Ten

Asiasat 5

Terletak di bujur 100.5 E dan siaran umumnya berasal dari jazirah arab. Satelit ini menjadi tujuan treking untuk mencari FEED siaran olahraga LIVE.

Chinasat 11

Posisi di 98 E dan merupakan rumah untuk siaran gratis nasional NINMEDIA



Measat 3

Letak satelitnya di 93E Terdapat satelit ku band tujuan para treker gratisan untuk layanan tv lokal GARMEDIA dan untuk C band nya terdapat feed siaran untuk BBC Earth , History, Hits,  TV 1/2/3 malaysia dan masih banyak lagi.





Thaicom 5/8

Berada di 78 E merupakan satelit favorit asal thailand dengan tayangan PPTV HD sebagai andalan untuk menonton bola, MotoGP serta film terbaru.



Apstar 7



Satelit yang berada di 76.5 E tempat siaran premium gratis FTV, E!, AXN, SONY dan lainnya

Intelsat 19 / 20



Satelit yg berlawanan arah, IS 19 (166 E )  IS 20 ( 68.5 E )   merupakan satelit sumber siaran TV berbayar di asia pasifik, terutama discovery network group. Terdapat juga siaran untuk kawasan India (IS 20) dan Australia-pasifik (IS 19) jadi ratusan siaran gratis dapat dinikmati  



PROSES PERAKITAN PARABOLA BESAR






Pada proses ini, di perlukan sedikitnya 2 orang untuk merakit parabola besar, karena pada parabola besar memiliki diameter 2 meter. Sebelumnya siapkan peralatannya dulu seperti kunci pas ukuran 10, 14, 17, 19, bor listrik, obeng

1. Dish parabola ini terdiri dari 4 bagian. Satukan ke empat bagian tersebut. Dimulai dari lubang baut yang berada di tengah, kemudian secara berurutan semakin ke luar.

2. Pada lobang pertama di tulang parabola, pasanglah besi dudukan untuk ring dish parabola. 

3. Jika semua dudukan ring parabola sudah selesai, pasang besi penjepit tulang parabola, tepat di tengah-tengah dish.

4. Jika sudah, pasangkan batang poros (AS timur barat) dengan ring parabola.



5. Pasangkan ring tersebut ke dish parabola.



6. Jangan lupa memasang washer (ring baut). Bantalan ini digunakan untuk menahan baut dari terlalu menekan ring, sehingga penyok.

7. Pasangkan mounting parabola pada dudukan parabola ke poros tiang

8. Pasang tiang parabola dan sesuaikan dengan lokasi apakah mau disenderkan ditembok
(menggunakan klem pipa U) atau berdiri di atas dek. Masukan mounting parabola ke tiang, kemudian pasang baud inklinasi.




9. Pasangkan baud inklinasi yang mengatur kemiringan utara selatan , jika lokasi anda di selatan katulistiwa (jawa) maka baut inklinasi berada di selatan, begitu sebaliknya untuk lokasi parabola di utara katulistiwa seperti manado.


10. Baut Azimuth (panjang) bersatu dengan mounting tiang. Baut ini mengatur kemiringan timur barat dari parabola. 



11. Baut Azimuth bersatu dengan ring dish antenna parabola. Usahakan posisi pada ring dapat diubah suai sehingga saat treking barat timur tidak terasa keras.



12. Buat besi penyangga pada ring miring agar dapat terbaud baik.

13. Atur agar baud tidak terhalang sehingga mounting  dapat beergerak bebas dan tegak lurus.



14. Pasangkan tiang LNB, scalar ring, dan LNB dengan kedalaman 38 dan posisi skew 0 derajat lurus dengan barat timur (gunakan acuan kompas). Salah satu tiang LNB diusahakan menghadap ke timur atau barat (pilih salah satu) agar menjadi acuan treking. Untuk memasangkan tiga tiang LNB ini, mungkin Anda harus menundukkan sementara dishnya.



 
15. Pasangkan baut untuk mengunci posisi dish pada tiang, gunakan kompas untuk menjadi acuan arah timur barat dan utara selatan yang pas.





16. Selanjutnya adalah mencari sinyal. Geserkan ke timur dan ke barat. Jika sudah mendapatkan sinyal maka kencangkan baut pada besi miring yang menyatu pada tiang. Untuk memperbaiki sinyalnya agar lebih bagus, maka geser ke utara dan ke selatan dengan menggunakan baut inklinasi. Jika dirasa sudah cukup, kencangkan semua baut tadi.



17. Disini kami mencari sinyal dari satelit Asiasat7. Berikut adalah hasil scan dari Asiasat7 dengan receiver Matrix Burger k5s software upgrade terbaru 




18. Lakukan hal yg sama untuk parabola ke 2 yang akan menuju Intelsat 19 (condong ke timur)



PROSES PERAKITAN PARABOLA KECIL




Parabola kecil ini akan mencari siaran lokal pada Measat 3B (garmedia) dan Chinasat 11 (ninmedia) . Pada proses ini di perlukan sedikitnya 1-2 orang untuk merakit parabola kecil, Berikut adalah langkah cara merakit parabola kecil

1. Pasang pipa utama. Gunakan bor untuk menempel sepatu penyangga juga arm / lenganya.  Dikondisikan pipa yang terhubung ke mounting / bagian atas harus tegak lurus



2. Rakit parabola dengan teliti, tiap baut dan bagian kecil lainnya

3. Pasang parabola pada tiang penyangga. Lihat kompas.  Arahkan ke barat sedikit serong ke utara (pulau jawa ,bali ,Lombok) atau untuk daerah lain lihat peta arahkan ke 98 derajat bujur timur , tepat garis katulistiwa untuk mencari satelit Chinasat 11 (LNB Fokus) dan Measat 3B (LNB off focus).




4. Pasang LNB & kabel. Arah konektor (skew) mengarah ke arah jam 4. Kami menggunakan LNB Monoblock dengan spesifikasi spesial yaitu LO 11.300 agar bebas tanpa 22khz generator saat menuju multiswtch (akan dibahas di tulisan lanjutan di bawah)


5. Pasang resiver ke tv. Transponder untuk Ninmedia adalah 12500V43200 - 12560V43200 dan untuk garmedia 12436H31000

6. Akan muncul bar signal intensitas & kualitas sinyal. Kualitas sinyal yang harus diperhatikan diusahakan diatas 80%




7. Gerakan parabola pelan2 arah barat utara timur selatan juga kemiringan. Jika ada pergerakan sinyal langsung diburu dan dicari sebesar mungkin sinyalnya

8. Kencangkan baut semua sambil lihat sinyal biar tidak turun lagi. Lakukan Scan pada transponder satelitnya sehingga siaran dapat disaksikan




PENDISTRIBUSIAN SATELIT KE BANYAK TV


Praktek selanjutnya adalah melakukan pendistribusian siaran dari banyak satelit, kebetulan pemilik rumah meminta 2 parabola besar dan 1 parabola kecil, menuju 8 TV dalam rumah gedongan yg sangat mewah ini. Jika hanya memasang 1 TV saja maka cukup menggunakan diseqc 1.0 untuk maksimum 4 satelit dan diseqc 1.1 untuk maksimum hingga 16 satelit. Untuk itu dibutuhkan alat yang bernama MULTISWITCH dan yg saya pilih adalah 9 x 8 dengan spesifikasi 4 satelit  ( 4 polaritas V dan 4 polaritas H ) , 1 antena TV , dan 8 receiver


Secara jelasnya dapat dilihat pada diagram berikut




Dari gambar diatas maka dapat dilihat bahwa diperlukan polaritas V dan H tersendiri dari  tiap satelit yang akan dituju. Sehingga dibutuhkan LNB khusus yg memiliki 2 output V dan H atau cukup menggunakan LNB 2 OUT biasa saja karena sudah otomatis menjadi V dan H .




Untuk2 parabola besar kami arahkan 1 ke satelit Intelsat 19 dan 1 lagi combo dua satelit dalam 1 parabola yaitu ke arah asiasat 7 dan asiasat 5 yg kebetulan berdekatan. Sedangkan untuk parabola kecil kebetulan pada multiswitch tersisa 2 buah port lagi,  1 polaritas V untuk ninmedia dan 1 polaritas H untuk Garmedia. Jadi lengkap 5 satelit dapat didistribusikan ke 8 televisi. 




Seperti pembahasan sebelumnya yang bisa dibaca disini  , maka dibutuhkan alat bernama 22khz generator agar LNB UNIVERSAL dapat meng "ON" kan LO atas 10600 (untuk ninmedia dan garmedia, garuda ku gak perlu 22 khz generator , khusus LNB ku vs Multiswitch) . Setelah tulisan saya yg revolusional diatas ini heboh, menyebabkan stok 22khz generator habis dimana-mana. Untuk itu para produsen parabola mengimpor produk baru yaitu LNB MONOBLOCK dengan LO single 11300 MHz, sehingga tidak diperlukan pemasangan 22khz generator lagi untuk multiswitch. Sayangnya hanya transponder diatas 12000 yg dapat beroperasi sehingga hanya cocok untuk Garmedia dan Ninmedia, dan akan tidak berguna untuk matrix garudaku.

Jadi setingan di receiver untuk 5 satelit seperti berikut :


ASIASAT 7
PORT V & H  : DISEQC 1    22khz  OFF
ASIASAT 5
PORT V & H  : DISEQC 1    22khz  ON
INTELSAT19
PORT V & H  : DISEQC 2    22khz  OFF
NINMEDIA
PORT V          : DISEQC 2    22khz ON 
GARMEDIA
PORT H          : DISEQC 2    22khz ON 



Semoga bermanfaat ...



Disusun bersama :
Elfonda Miken F.
Moch. Widi F.
M. Muhyidin
Raka Dzaky A.R.

PKL- MEI 2019
INDOTECH
SURABAYA
Share:

Kontak Penulis



12179018.png (60×60)
+628155737755

HP: 081331339072
Mail : ahocool@gmail.com

Site View

Categories

555 (6) 7 segmen (3) adc (3) amplifier (1) analog (9) android (11) attiny (1) attiny2313 (16) blog (1) bluetooth (1) cmos (2) crypto (2) dasar (35) display (2) gcc (1) iklan (1) infrared (2) Input Output (3) jam (6) jualan (12) kereta api (1) keyboard (1) keypad (3) kios pulsa (2) kit (6) komponen (12) komputer (3) komunikasi (1) kontrol (2) lain-lain (8) lcd (2) led (9) led matrix (6) line tracer (1) lm35 (1) memory (1) metal detector (4) microcontroller (48) mikrokontroller (1) mikrotik (5) ninmedia (1) paket belajar (19) palang pintu otomatis (1) parabola (25) pcb (2) project (33) proyek (1) radio (3) remote (1) revisi (1) rfid (1) robot (1) rpm (2) rs232 (1) script break down (3) sdcard (3) sensor (1) sharing (2) sms (5) software (18) tachometer (2) telepon (7) televisi (50) television (1) transistor (1) troubleshoot (3) tulisan (41) tutorial (69) vu meter (1) vumeter (1) wav player (3) wayang (1) wifi (1)

Diskusi


kaskus
Forum Hobby Elektronika